Ikut Tanggapi Kasus Viral Babi Ngepet, Raditya Dika Beri Pesan: Orang di Rumah Aja Bisa Punya Uang

Raditya Dika soal babi ngepet

Masih menjadi topik hangat, kasus viral babi ngepet di Depok terus diperbincangkan hingga sekarang. Bahkan beberapa figur publik ikut bersuara lantaran tak terima seseorang dituding menjalankan ritual babi ngepet. Karena dianggap nggak bekerja, orang itu dikambinghitamkan dalam kasus babi ngepet tersebut. Alhasil beberapa tetangga menuduhnya gara-gara ia nggak pernah terlihat bekerja, tapi memiliki uang.

Advertisement

Sebelumnya, komika Bintang Emon mencuitkan kegeraman soal korban yang dituduh babi ngepet. Menyusul Bintang Emon, Raditya Dika pun memberikan tanggapan. Komika sekaligus aktor tersebut membuat pesan menohok. Dalam waktu singkat, pesan Raditya Dika mendapat banyak dukungan.

Ingatkan jaman telah berubah, Raditya Dika menjelaskan kemungkinan orang tetap punya uang meski cuma di rumah aja

Santernya berita soal babi ngepet itu, membuat Raditya Dika tergugah untuk buka suara. Ia berharap masyarakat tidak termakan berita yang belum terbukti kebenarannya. Apalagi sampai ikut-ikutan menuding seseorang di Depok yang menjalani ritual babi ngepet seperti dituduhkan tetangga-tetangganya. Melalui Instagram pribadinya, Radit menuliskan pesan cukup panjang. Ia mengingatkan zaman telah berubah. Akibatnya, orang dapat bekerja dari rumah, tanpa harus pergi ke kantor.

Advertisement

“Jaman udah berubah. Orang dari rumah aja bisa kok punya uang. “Gig economy” adalah pola kerja baru dimana orang ga perlu ngantor tapi cukup menukar keahlian mereka dengan uang,” terang Radit, Kamis (29/4).

Lebih lanjut, Radit mencontohkan beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah. Misalnya, ilustrator freelance dengan klien dari luar negeri, konsultan dengan modal zoom meeting seharian, makelar yang menghubungkan pembeli dan penjual, YouTuber, atau orang yang melakukan trading saham. Menurutnya, semua pekerjaan itu adalah ‘buah’ dari kemajuan teknologi. Di akhir tanggapannya, Radit menuliskan ‘sentilan’ yang cukup lucu..

“Bekerjalah dengan cerdas sampai tetanggamu mengira kamu memelihara babi ngepet,” pungkas Radit.

Setelah bikin heboh di jagat maya, kasus viral babi ngepet ternyata memang hasil rekayasa. Pelaku kini telah ditangkap polisi

Seperti yang dikatakan Radit, ada baiknya masyarakat nggak percaya kabar yang belum jelas kebenarannya seperti kasus babi ngepet di Depok. Usai diselidiki oleh pihak yang berwenang, kasus itu ternyata cuma rekayasa. Padahal kasus itu telah menelan korban yakni seseorang yang terlihat pengangguran, tapi kaya menjadi sasaran tuduhan para tetangganya.  Menukil Kompas, pelaku yang berinisial AI sengaja membeli babi secara online dengan harga 900 ribu rupiah. Pelaku yang berperan sebagai tokoh masyarakat di kawasan Sawangan Depok itu berpikir untuk mencari solusi atas keluhan beberapa warga yang kehilangan uang sekitar 1-2 juta. Akhirnya, ia membuat skenario tentang babi ngepet.

“Saya akuin itu adalah salah yang sangat fatal. Ini hanya rekayasa pribadi saya sendiri, hanya untuk menyelesaikan apa yang disolusikan kepada saya,” ujar AI.

Ia memastikan semua kabar yang beredar selama beberapa hari belakangan in adalah hasil rekayasa. Mulai dari kabar soal delapan orang bugil demi menangkap babi, desas-desus soal orang yang tidak menapakkan kaki, sampai babi yang memakai ikat kepala merah. Akui kesalahannya, AI pun meminta maaf dan mengatakan khilaf. Sama seperti AI, seorang ibu berinisial W yang sempat menuding tetangganya sebagai babi ngepet pun meminta maaf. Ia telah menggiring opini masyarakat untuk menuding tetangganya yang nggak bersalah.

Dari kasus tersebut, sebaiknya kita memang lebih berhati-hati dalam menerima semua informasi, ya. Sebelum ikut berkomentar kita perlu mencari tahu informasi secara menyeluruh. Supaya nggak terkena kabar hoaks~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE