Dulu Pernah Jadi Pengemis dan Diamankan Dinas Sosial, ini Surat Menyentuh Marshanda untuk sang Ayah

Surat Marshanda untuk ayah

Masing-masing orang memiliki hubungan dan cerita tersendiri dengan orang tuanya. Ada yang beruntung bisa merasakan kasih sayang kedua orang tua hingga mereka dewasa dan berkeluarga, ada pula yang harus hidup tanpa kasih sayang lengkap karena orang tua mereka bercerai atau telah meninggal dunia. Sama seperti yang dirasakan oleh artis Marshanda, yang hanya merasakan kehadiran sang ayah hanya sampai dirinya berusia 5 tahun aja.

Advertisement

Baru-baru ini, Marshanda meluapkan perasaannya kepada sang ayah, Irwan Yusuf. Ia menulis sebuah puisi dan surat untuk ayahnya yang berulang tahun pada 18 Agustus lalu. Meski jarang hadir di kehidupannya secara fisik, tapi Caca tetap bisa merasaka kehadiran ayahnya lewat perasaan.

Marshanda mengenang masa kecilnya saat masih bersama sang ayah. Meski sepanjang hidupnya, Caca terbilang langka mendapatkan kasih sayang seorang ayah, namun ia tetap bersyukur memiliki Irwan di hidupnya

View this post on Instagram

“My August 18th” I have lost so much that I love I understand nothing’s ever belong to me But tonight I cherish our time together I cherish all of our short little steps together But if having you close to me was meant to be that short in my life I want you to know I am grateful to have our relationship Even within your absence, I feel you exist And I think of you I look for pictures with you in it And I thought I am over the phase of missing you and crying because of that. But I guess this time I just feel you. I hope you know. I think of you. On your birthday. I hope you know. I love you. I accept you. Forever you’re in that deep deep part of my heart. And I hope I am in yours, too. I hope your soul smiles when you read this. It’s August 18th. You’re my August 18th. Happy birthday, Papa. ——————————— I wrote this on August 18th 2020 and regret not posting it that very day. Now I decided to share this letter I made for Papa. Because I hope someone will read this and tell my dad about this poem I wrote for him. So, he’d know how much he Still means to me. How much I still remember him. And how deep in my heart, the place where I keep my everlasting love for him. I dont know why, it’s written in our story that we should be separated in this lifetime, Pa. And we’re only together in a few of old photographs. We are together as one, very vividly, in my memories. However you are. Know, you are forgiven. You’re doing your best every single time. Don’t ever feel like a failure. You’re not. You’re my dad. And I love you so much more than you know. I accept you. With all your beauty and all your flaws. This moment i hope you feel this. And remember me. And smile again. If forever is what it takes to remember you, than I say it’s ok. If having you means having you only in my memories, it is okay. I am grateful. Thank you for spending the first five years of my life being the warm, funny, loving person that you were for me. Thank you. For being born, for still being alive in your nonexistence in my life. I accept you. Your past. Your journey. Our story. I hope my love gives you a bit of joy in another breath you take. After reading this letter I made for you.

A post shared by ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ MARSHA (@marshanda99) on

Dalam postingannya tersebut, Marshanda menuliskan puisi di hari ulang tahun ayahnya satu bulan yang lalu. Namun ia baru berani mengunggah puisi itu sekarang. Caca mengenang masa lalunya bersama sang ayah. Meski kebersamaan mereka hanya sebentar saja lantaran orang tua Caca bercerai saat umurnya 5 tahun, namun kenangan tersebut akan terus ada. Caca juga telah memaafkan masa lalu sang ayah. Bagi Caca, Irwan nggak gagal sebagai ayah. Ia beruntung bisa menghabiskan 5 tahun pertama kehidupannya bersama sosok yang hangat, lucu, dan penyayang itu. Meski sangat jarang hadir secara fisik, namun Caca masih bisa merasakan rasa sayang ayahnya lewat perasaan. Caca berharap bagaimana pun dan di mana pun sang ayah berada, ia bisa mengetahui perasaan sang anak yang sebenarnya.

Advertisement

Kehidupan Irwan Yusuf memang bagaikan roda yang terus berputar. Berasal dari keluarga kaya raya, ia sempat jatuh miskin bahkan menjadi pengemis

sudah berpisah sejak Marshanda berusia 5 tahun via www.instagram.com

Pada 2016 lalu, publik dikejutkan dengan sebuah berita yang menyebutkan bahwasanya dinas sosial baru aja mengamankan seorang pengemis yang mengaku sebagai ayah Marshanda. Dan ternyata benar, ia adalah Irwan Yusuf. Kedua orang tua Caca bercerai saat usianya masih 5 tahun. Sejak saat itu, Caca jarang mendengar kabar ayahnya. Dahulu, kehidupan sang ayah terbilang mewah. Bahkan saat masih menikah dengan Ryanti Sofyan, keluarga mereka tinggal di kawasan elit di Menteng, Jakarta Pusat. Sosok Irwan pernah kembali muncul di media saat Marshanda mengalami bipolar disorder.

Setelah kehidupannya berputar 180 derajat, Irwan diketahui pernah bekerja di bengkel hingga akhirnya bengkel tersebut bangkrut. Hidupnya pun semakin terlunta-lunta bahkan tidur di area pemakaman. Ia juga mengandalkan rasa kasihan dari orang-orang untuk menyambung hidupnya hingga akhirnya Irwan diamankan Dinas Sosial Jakarta Selatan. Kabar terakhir menyebutkan kalau sang ayah kini tengah mondok di salah satu pesantren yang ada di Malang.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE