Tolak Anggapan Anak adalah Investasi Masa Depan Orang Tua, Wendy Walters: Bukan Hubungan Bisnis!

Tanggapan Wendy Walters anak adalah investasi

Komentar soal memiliki keturunan pada pasangan yang sudah menikah sering dianggap sebagai bentuk perhatian dan hal yang diwajarkan. Komentar tersebut sering dikaitkan dengan anggapan anak sebagai investasi masa depan karena akan mengurus orang tua. Padahal hal tersebut sebenarnya cukup mengganggu privasi, apalagi biasanya komentar semacam itu datang dari banyak pihak baik keluarga, tetangga dan lingkungan pertemanan.

Advertisement

Bahkan, di kalangan seleb komentar soal keturunan juga datang dari warganet. Seperti yang dialami Wendy Walters, istri Reza Arap. Sejak menikah pada 21 Februari 2021 lalu, Wendy mengaku sangat sering mendapat komentar soal momongn dari warganet. Keputusan menunda memiliki keturunan bersama sang suami membuat Wendy berusaha mengabaikan hal tersebut. Namun, tampaknya kesabaran Wendy sudah habis saat disinggung soal tujuannya menikah dan anggapan anak sebagai investasi orang tua. Hal tersebut akhirnya membuat Wendy angkat bicara.

Bagi Wendy menjadi orang tua adalah pekerjaan seumur hidup yang membutuhkan kesiapan mental

Kegeraman Wendy terhadap komentar soal momongan bermula saat ia mengunggah tanggapan kekagumannya pada ibu-ibu yang mengurus anaknya sendiri. Pasalnya Wendy baru saja membantu kerabatnya yang mengurus bayi baru lahir. Unggahan di Instastory Wendy pada Sabtu (28/8) tersebut mengundang komentar warganet yang berpendapat bahwa memiliki keturunan bukan hal yang mudah, karena orang tua harus berkorban waktu dan pikiran untuk mengurus anak.

Advertisement

Hal tersebut pun disetujui Wendy, karena ia dan suami memang belum siap mental untuk memiliki anak sehingga mereka memutuskan menundanya lebih dulu. “Betul, makanya kenapa kemarin gue sempat undur punya anak karena gue dan suami belum siap untuk urus anak. Urus anak tuh pekerjaan seumur hidup, kalau dipaksa untuk punya anak cuma kareka ikutin omongan orang, tapi deep down belum siap, kasihan anaknya,” tulis Wendy.

Wendy berpendapat bahwa tujuan setiap pasangan yang menikah bukan hanya soal memiliki keturunan, apalagi menurutnya anak nggak meminta untuk dilahirkan

Advertisement

Tanggapan Wendy soal menunda keturunan ternyata justru mengundang komentar sinis dari warganet. “Jadi ngapain nikah Mbak, kalau belum siap punya anak, kalau dari kemarin doanya ditunda dulu, nanti didengar Allah bener-bener- nggak punya anak lo Mbak, punya anak itu untuk teman cerita, yang ngurus kita nanti udah tua,” tulis warganet melalui DM Wendy. Komentar tersebut tampaknya membuat Wendy geram, padahal biasanya ia mengaku sering mengabaikan komentar semacam itu.

Akhirnya Wendy pun angkat bicara dang mengungkapkan pendapatnya. “Siapa bilang nikah cuma supaya punya keturunan? Kalau ada yang memang nggak bisa punya keturunan atau nggak mau punya keturunan kenapa? Mau punya anak atau enggak itu pilihan setiap orang, nggak usah di-judge pakai kalimat begini,” tulis Wendy pada Insta Story yang ia repost juga di akun Twitter pribadinya @_wendywalters. Selain itu, Wendy juga mengungkap bahwa ia nggak setuju dengan anggapan bahwa anak adalah investasi orang tua di masa depan. Sebab, anak dianggap sebagai pihak yang akan mengurus orang tuanya saat mereka sudah bewasa dan orang tua sudah renta.

“Anak nggak minta dilahirkan kok, dan hubungan orang tua anak tuh bukan ‘hubungan bisnis’ yang harus ada timbal balik,” tulis Wendy.

Wendy mengaku sakit hati membaca komentar warganet, ia pun menegaskan bahwa anak bukan investasi dan komentar tersebut bisa melukai pasangan

Wendy beri penegasan soal anggapan anak adalah investasi | Credit @_wendywalters on Twitter

Komentar soal keturunan dan anggapan bahwa anak adalah investasi masa depan orang tua adalah hal sensitif yang kerap diterima pasangan muda. Sayangnya, hal tersebut justru diwajarkan di masyarakat kita. Nggak heran jika Wendy merasa sakit hati dengan komentar semacam itu dari warganet. Wendy pun mengaku bahwa ia sangat terganggu dan menegaskan bahwa anak bukan investasi orang tua. “Jujur sih, gue ke-triggred baca story sebelumnya. Tolong ya, anak bukan investasi.”

Di akhir unggahannya, Wendy juga menegaskan bahwa setiap pasangan yang sudah menikah memiliki keputusan masing-masing sehingga orang lain nggak perlu untuk mengatur mereka. “Dan bukan hak siapa pun untuk atur pasangan yang sudah menikah untuk cepat-cepat punya anak. Gue yang belum punya anak aja bisa sakit hati bacanya, apalagi yang berjuang buat punya anak dan belum dikasih,” ujar Wendy memikirkan perasaan pasangan yang sedang berjuang memiliki keturunan.

Tanggapan Wendy tersebut tampaknya menggundang kegeraman dari warganet lain terupa di Twitter yang ramai memberikan komentar

komentar warganet | on Twitter @_wendywalters

Komentar soal anak memnag hal sensitif yang bisa menyinggung banyak pihak. Nggak heran jika komentar sinis warganet di unggahan Wendy tersebut juga membuat banyak orang di Twitter ikut geram. Mereka mengaggap banyak orang yang senang ikut campur memberikan komentar soal keturunan berkedok perhatian dan ingin menasihati.

“Wkwk, aku yang didiagnosa sulit punya anak sedih banget baca komen mbaknya. Salah banget ya gak punya anak? Harus banget punya anak ya biar nanti ada yang ngurusin pas tua. Kan bisa urus diri sendiri kan, masa bergantung sama anak. Mau nangis banget,” tulis seorang warganet. Banyak pula yang geram karena menganggap anak adalah investasi orang tua. “Biasanya yang begini nanti anaknya gede disuruh gantian cari uang buat orang tuanya iming-iming balas budi cihh,” tulis seorang warganet.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE