Nggak Main-Main, Uya Kuya Ingatkan Perawatan Covid itu Mahal. Biaya RS-nya sampai Rp130 Juta

Uya Kuya terinfeksi Covid

Baru-baru ini presenter Uya Kuya membagikan pengalamannya setelah dinyatakan positif Covid-19 sejak 10 Januari lalu. Ia, istri serta anak kedua mereka, Nino Kuya juga dinyatakan positif. Namun, bedanya Uya mengalami gejala cukup berat hingga membuat dirinya tak sadarkan diri.

Advertisement

Melihat kondisi yang semakin memburuk, suami dari Astrid Kuya ini langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sayangnya, saat itu diakui keluarga mereka sempat kesulitan mencari rumah sakit sebelum akhirnya berhasil ditempatkan di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta.

Kondisi yang lemah hingga tak sadarkan diri, Uya mengaku hampir setiap hari menangis ketika obat masuk ke dalam darahnya

Sebelum keluarga mereka dinyatakan negatif Covid-19. Uya Kuya harus berjuang untuk sembuh dari virus yang satu ini. Pasalnya kondisnya saat itu sudah sangat lemah hingga menyebabkan tak sadarkan diri. Dokter sampai memasang oksigen untuk mengurangi dampak yang lebih parah nantinya.

Advertisement

“Itu dia (Uya) dipasang oksigen, setiap kali dia (rasio oksigen) turun bunyi. Dua malam nggak bisa tidur, karena setiap dia tidur satu rasio oksigen itu turun terus. Aku pernah dirawat di rumah sakit, tapi tidak pernah sesering ini dokter datang,” ujar Astrid dalam Youtube Uya Kuya TV, Senin (15/2/2021).

Uya pun menyebut sempat kesakitan ketika obat masuk ke dalam darahnya. Selama di rumah sakit, ayah Cinta ini sempat muntah dan harus diinfus obat dengan harga yang tergolong mahal.

“Abis itu masuk obat ke dalam darah itu sakit, sampai nangis. Setiap hari nangis saking sakitnya, itu perih banget kayak disayat-sayat. Ini penyakit yang kejam nggak kayak orang bilang biasa-biasa,” kata Uya Kuya.

Advertisement

Uya Kuya mengingatkan jangan main-main dengan virus ini. Terlebih bukan hanya berbahaya, juga menguras pengeluaran untuk perawatan

Sebenarnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan jika pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tidak akan dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Namun ada syaratnya, yakni hanya untuk rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan pemerintah dan mau menerima rujukan pasien Covid-19. Kasus yang dialami Uya Kuya, ia memilih sendiri rumah sakit di luar tanggung jawab pemerintah ditambah kondisi rumah sakit yang penuh dimana-mana.

“Intinya jangan sampai kena Covid-19. Covid-19 itu mahal, ini bukannya apa ya, mau tahu guys biaya gue selama 9 hari di rumah sakit Rp130 juta sekian dan Astrid Rp103 juta. Mahal, jadi jangan main-main dan jangan bercanda sama penyakit ini,” papar Uya Kuya.

Dalam kesempatan itu, ayah dua anak ini juga menjelaskan Covid-19 bukan hanya berbahaya bagi orang tua atau orang yang punya penyakit bawaan. Sebab terbukti di usianya saat ini justru ia dinyatakan positif virus corona.

“Covid ini berbahaya, efeknya gila. Sampai sekarang gue masing ngos-ngosan. Dan jangan bilang Covid berbahaya cuma untuk orang tua atau penyakit bawaan saja. Teman gue usia 32 meninggal karena Covid,” sambung Uya.

Ia pun menjelaskan kini sekeluarga sudah dinyatakan negatif dan bisa berkumpul kembali. Terinfeksi virus corona membuat Uya lebih peduli dan perketat lagi protokol kesehatan karena Covid-19 tak pandang bulu untuk menginfeksi.

“Kami bersyukur kepada Tuhan dapat cobaan ini, sebagai intropeksi diri. Bahwa saya seketat ini, keluarga kita yang prokes ketat aja masih bisa kena,” tutup Uya Kuya.

Yuk sama-sama tekan penyebaran virus corona sehingga pandemi cepat berakhir di Indonesia. Terapkan protokol kesehatan yang kuat, sayangi keluarga dan tenaga medis yang sudah berjuang, ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE