10 Jenis Kain Bahan Baju ini Sering Disebutkan di Online Shop. Cermati Perbedaan dan Karakteristiknya Agar Tak Tertipu

Bahan kain baju di online shop

Siapa nih yang suka banget belanja baru di toko daring alias online shop?

Advertisement

Iya, benar sekali. Belanja baju di online shop memang biasanya harganya lebih murah dibandingkan saat harus beli di toko. Selain itu, sering kali lebih banyak diskon serta promosi tertentu yang menggiurkan. Modelnya pun bagus-bagus. Bahkan, stok ukuran dan warnanya pun lebih banyak dibandingkan bila berbelanja di tokonya langsung.

Tapi, sayangnya kalau membeli pakaian di toko daring, kita nggak bisa langsung memegang barangnya dan nggak bisa tahu kualitas bahannya. Meski penjual sudah mencantumkan di bagian deskripsi, tapi kita sebagai pembeli nggak mengenal juga jenis kain yang digunakan. Akibatnya, ekspektasi pembeli nggak sesuai dengan realita dari barang tersebut saat sudah sampai di tangan. Jadinya pun malah kecewa. Nah, biar nggak salah beli, cermati deh jenis-jenis kain baju toko daring ini.

1. Baju dengan model sweater sering kali menggunakan bahan bernama ‘baby terry‘. Bahan ini memang terkenal hangat saat digunakan dan juga tebal

Tebal dan hangat, kain baby terry sering dipakai untuk membuat sweater atau jaket via soscilla.blogspot.com

2. Kain ‘balotelli‘ cocok dipakai untuk membuat baju yang tidak menerawang seperti busana muslim. Bahannya pun cukup lembut dengan tekstur yang khas

Kain balotelli punya tekstur khas via harga.web.id

Advertisement

3. Selain balotelli, kain ‘wolfis‘ juga kerap dipakai untuk baju seperti gamis lo. Kain ini terbuat dari polyester. Teksturnya halus dan mudah ‘jatuh’ ketika sudah jadi baju

Sebenarnya namanya ‘Woll Peach’ tapi di Indonesia lebih populer dengan istilah ‘Wolfis’ via mouwo.blogspot.com

4. Kalau kain ‘katun’ nih yang paling umum dan nyaman dipakai. Teksturnya lembut dan mudah menyerap keringat. Saat dipakai pun kain tidak terasa panas

Ingat kan dengan seragam sekolah? Nah kain katun ini adalah kain kemeja seragam via hargajadi.web.id

5. Ada juga yang menulis bahan ‘katun stretch‘. Bahan ini ingin mengombinasikan bahan katun yang menyerap keringat dan nggak panas tapi sifatnya mudah melar

Kain katun stretch biasanya mirip seperti kain kaos yang bisa melar via www.malangkaos.com

Advertisement

6. Kain ‘satin’ punya tampilan yang mengkilap dengan tekstur lembut dan mudah jatuh. Biasanya sih kain ini cantik kalau dipakai sebagai gaun

Kain satin punya tampilan mengkilap yang cocok dipakai untuk gaun pesta atau dalaman kain brokat via washingfactory.com

7. Sedangkan kain ‘brokat’ mirip seperti kain bordir dengan ornamen tertentu. Karena menerawang, biasanya sih ditambah kain furing untuk dalaman

Biasanya, kain brokat digunakan untuk membuat kebaya dan juga luaran baju via hargano.com

8. Kain ‘scuba‘ bisa dibilang tebal dan elastis. Enaknya, kain ini nggak mudah kusut. Sayangnya sih kalau dipakai terasa agak panas

Kain scuba bahannya tebal dan elastis. Sering kali dipakai untuk membuat rok yang potongannya pas badan via shopee.co.id

9. Di online shop juga banyak pakaian dengan bahan ‘wedges‘. Bahannya yang tebal, kaku, namun agak melar cocok buat baju formal seperti blazer atau gaun

Kain wedges terbilang tebal dan kaku tapi lembut. Tampilannya mengkilat via id.carousell.com

10. Bahan ‘crepe‘ punya tekstur seperti kulit jeruk. Variannya pun banyak dari yang teksturnya kasar sampai halus, paling tebal hingga menerawang, dan sebagainya

Yang khas dari kain crepe adalah teksturnya yang mirip seperti kulit jeruk via www.malangkaos.com

Lagi-lagi, setiap bahan juga punya tingkatan kualitasnya tersendiri. Meski sama-sama katun, ada beda-beda jenis serta seratnya lagi. Penjelasan di atas cuma jadi gambaran aja sehingga saat membeli baju di toko daring, nggak terkecoh dengan bahan pakaiannya lagi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE