Setelah Tahu Fakta-Fakta Ini, Kamu Akan Menyesal Pernah ‘Nyicip’ Tester Makeup. Ewh!

Fakta tester makeup

Belanja makeup, apalagi langsung ke counter-nya memang hal yang menyenangkan buat mengisi waktu luang. Terlebih, kamu bisa cuci mata sekaligus update harga terbaru dari makeup incaranmu sehingga kamu bisa membagikannya ke teman-teman atau followers-mu. Hmm, bukan hal asing juga kalau di tiap toko makeup pasti ada banyak tester berjejeran, sehingga memudahkanmu untuk memutuskan jadi beli makeup-nya atau nggak.

Advertisement

Namun sayang, ada banyak sekali fakta mengenaskan soal tester makeup yang ternyata belum diketahui. Hipwee Style pun ada di sini untuk memberitahumu supaya lebih berhati-hati, serta bijak saat belanja makeup. Yuk, simak!

Icip-icip bedak atau sponge foundation yang warnanya sudah cokelat dan berbau menyengat sama saja bunuh diri. Bukan cuma jerawat, penyakit kulit lain seperti jamur dan kudis bisa saja menimpamu

tester bedak via www.halodoc.com

Seperti yang dikutip dari halodoc.com, endapan kotoran, keringat dan debu bisa menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan komedo hingga jerawat. Apalagi kalau kamu terlalu sering memanfaatkan tester bedak atau foundation ini, kondisi wajahmu yang semula baik-baik saja berisiko mengalami masalah ke depannya.

Puluhan, ratusan bahkan ribuan orang sebelum kamu sudah terlebih dulu menjajal tester makeup tersebut. Faktanya, kamu nggak tahu apakah mereka sedang dalam keadaan sehat atau sebaliknya

penyakit via www.halodoc.com

Di bagian ini, Hipwee Style ingin membuatmu lebih paham dan aware terhadap risiko penularan penyakit yang bisa saja diakibatkan oleh tester makeup, khususnya lewat media ludah. Misalnya, salah satu calon pembeli yang sedang terjangkit flu berat menjajal lipstik dan nggak sengaja terkena cairan ludahnya, tentu risiko penularannya tinggi sekali. Bukan cuma flu, penyakit lain seperti difteri pun bisa tertular jika imunitasmu sedang nggak prima.

Advertisement

Virus-virus yang tak kasat mata tadi jelas membahayakan kalau kamu terlalu sering memanfaatkan tester makeup, terutama saat penyebarannya sudah sampai ke jaringan wajah sehingga menyebabkan luka parah

Menjajal eyeshadow, eyeliner atau maskara juga berisiko bahaya. Sayangi matamu sejak dini, daripada bahan kimia yang tercampur di dalam makeup mata yang bercampur dengan virus-virus tak kasat mata bisa melukainya!

makeup mata via www.halodoc.com

Siapa sangka, mencoba eyeshadow yang diaplikasikan dengan aplikatornya pun berisiko melukai jaringan matamu? Sama halnya dengan eyeliner atau maskara yang notabene mudah kering, sehingga mampu menyimpan bakteri atau virus dari pemakai sebelumnya. Please, hati-hati!

Kondisi makeup yang kadaluarsa atau sudah lama kotor juga nggak pernah kamu tahu. Memangnya, siapa sih yang mau peduli dengan kelayakan tester selain kamu sendiri? 🙂

kondisinya gimana? via www.halodoc.com

Jarang banget ada produsen atau penjual yang mempedulikan kebersihan tester makeup-nya, sampai ia benar-benar habis alias kosong. Entah berdebu atau bahkan sudah rusak, hal ini seperti bukan hal besar yang perlu dipikirkan. Untuk itu, jaga-jaga sendiri aja, ya!

Advertisement

Solusinya simpel. Kamu boleh saja mencicipi tester makeup, asal…

solusinya via www.halodoc.com

  • Saat ingin tahu bagaimana warna sebuah lipstik di kulitmu, coba saja di tangan lalu sandingkan tanganmu dekat bibirmu. Nggak perlu mengoles, kamu sudah bisa tahu kok kecocokannya plus teksturnya
  • Kalau bedak atau foundation, cukup colek pakai tanganmu saja lalu tes aromanya, apakah menyengat atau nggak
  • Khusus makeup mata, manfaatkan juga jarimu untuk mencobanya. Sama kok hasilnya, nggak perlu diaplikasikan betulan ke kulitmu.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang makmum yang taat :)

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE