Daftar Masa Simpan Kosmetik Kesayanganmu. Yuk Cek, Koleksimu Udah Kedaluwarsa Belum?

Masa simpan kosmetik

Kapan terakhir kali kamu menggunakan make up? Jangan-jangan sejak pandemi, make up-mu hanya didiamkan saja. Kalau kamu tiba-tiba perlu memakainya, jangan lupa sebelumnya cek dulu apakah produk make up kamu masih layak untuk dipakai atau sudah kedaluwarsa ya, girls! Make up yang sudah tak layak pakai, jika dipakai, justru akan berdampak buruk untuk kulit wajahmu. Maka dari itu, penting untuk kamu mengetahui masa simpan make up sesuai dengan jenisnya.

Advertisement

Waktu kedaluwarsa pada kosmetik seringkali tidak kita temukan pada produk kosmetik, sebagai gantinya kamu biasanya akan menemukan simbol PAO (Period After Opening) dengan angka yang tertera. Angka itulah yang menunjukkan waktu penggunaan terbaik setelah kosmetik dibuka. Namun, jika kamu tidak menemukannya, ini dia beberapa panduannya.

1. Lipstik, lip cream, dan lip gloss punya masa simpan yang berbeda bergantung dengan bentuknya

Lipstik batang | Photo by Kaboompics .com from Pexels

Dilansir dari laman Good Doctor, masa penyimpanan lipstik yang berbentuk batang atau padat antara 8-24 bulan. Namun, jika lipstikmu sudah mengalami perubahan tekstur, warna, dan bau, maka sebaiknya jangan digunakan kembali. Untuk lip cream yang berbentuk cair dan diaplikasikan dengan aplikator, kamu perlu menggantinya setahun setelah dibuka. Hal itu karena aplikator lebih mudah terkontaminasi dan menyebabkan kedaluwarsa.

Berbeda dengan lip cream, masa penyimpanan lip gloss bisa lebih lama, yakni sekitar 12-18 bulan setelah kemasan dibuka. Lip gloss yang kedaluwarsa juga akan berubah tekstur dan berbau tak sedap. Jenis lip product ini teksturnya juga akan lebih lengket dan sulit diaplikasikan ke bibir jika sudah tak layak pakai. Penggunaan lip product yang kedaluwarsa jika dipaksakan bisa menyebabkan luka pada bibir.

Advertisement

2. Masa simpan foundation bubuk lebih lama dibandingkan dengan foundation cair karena kandungan airnya yang berbeda

Foundation bubuk | Photo by Pixabay from Pexels

Foundation cair yang disimpan dalam bentuk botol pompa, biasanya bertahan lebih lama dibandingkan dengan botol biasa. Foundation yang dikemas dengan botol biasa hanya bertahan sekitar 6-12 bulan setelah dibuka. Tetapi, foundation dengan kemasan botol yang dipompa bisa bertahan lebih lama.

Foundation bubuk tentu saja lebih sedikit kandungan airnya. Maka dari itu, masa simpan foundation bubuk lebih lama hingga 24 bulan. Foundation yang kedaluarsa akan beraroma tidak sedap, berubah tekstur menjadi lebih cair atau menggumpal, serta berubah warna. Pemakaian foundation yang kedaluwarsa berpotensi menyebabkan infeksi yang serius.

3. Eye liner yang berbentuk pensil bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan eye liner gel ataupun cair

Advertisement

Eye liner | Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Dilansir dari laman Halodoc, eye liner pensil bisa bertahan hingga enam bulan lamanya. Namun, kamu bisa memakainya sampai habis jika kamu rutin mempertajam eye liner dan membersihkan pensil dengan tisu beralkohol. Hal itu dilakukan agar eye liner tidak berisiko menginfeksi mata. Eye liner pensil menunjukkan tanda kedaluwarsa kalau muncul titik putih di sekitarnya.

Berbeda dengan eye liner pensil, eye liner yang berbentuk gel akan bertahan setelah 2 bulan kemasan dibuka, sedangkan eye liner cair akan bertahan setelah 3-4 bulan kemasan dibuka. Eye liner cair yang kedaluwarsa akan mengeluarkan bau yang tak sedap dan berbahaya jika digunakan.

4. Sama-sama berbentuk powder: bedak tabur, blush, dan eye shadow memiliki daya simpan yang cukup lama

Eye shadow | Photo by Kampus Production from Pexels

Ketiga jenis kosmetik ini memiliki daya simpan yang cukup lama, yakni 1-2 tahun. Produk berbentuk powder semacam ini lebih tahan lama karena bakteri sulit untuk berkembang. Namun, kamu perlu hati-hati dengan aplikator yang digunakan. Produk kosmetik ini menunjukkan tanda kedaluwarsa jika teksturnya menjadi lebih keras dan sulit diaplikasikan.

5. Maskara akan berubah tekstur jika menunjukkan tanda kedaluwarsa, aplikatornya bisa menjadi tempat virus berkembang

Aplikator maskara | Photo by Breakingpic from Pexels

Masa simpan maskara yang baik adalah 3 bulan setelah kemasan dibuka. Aplikator maskara menjadi tempat kuman dan bakteri berkembang. Sama seperti kebanyakan make up lainnya, maskara akan mengering, berubah tekstur dan berbau tak sedap jika sudah kedaluwarsa. Jika kamu tetap memaksakan menggunakan maskara yang sudah tak layak pakai, mata kamu bisa terinfeksi.

Ternyata beda jenis make up, beda juga masa penyimpanannya ya. Supaya kamu tetap ingat, kamu bisa menuliskan tanggal pertama kali membuka produk. Kalau sudah menunjukkan tanda-tanda kedaluwarsa, jangan merasa tak enak untuk membuangnya, atau kulit wajahmu akan menjadi korbannya. Jadi kira-kira, make up milikmu sudah kedaluwarsa atau belum, SoHip?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE