Hati-Hati, Kandungan Skincare ini Nggak Boleh Dipakai Berbarengan lo! Apa Aja?

skincare yang tidak boleh digabung

Menjaga kesehatan dan kecantikan kulit salah satunya bisa dilakukan dengan menggunakan produk perawatan kulit atau skincare. Dengan skincare, kita bisa memilih berbagai produk yang sesuai dengan masalah kulit masing-masing. Meski harganya nggak bisa dibilang murah, banyak wanita rela mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk mendapatkan berbagai macam skincare yang memberikan hasil maksimal.

Advertisement

Nggak jarang, mereka menggunakan lebih dari satu produk dengan harapan akan menimbulkan efek yang dahsyat. Namun, perlu diketahui ada beberapa kandungan di dalam skincare yang nggak dianjurkan untuk dipakai secara bersamaan. Apa saja kandungan itu? Coba simak artikelnya berikut ini.

1.Vitamin C dengan AHA/BHA, pasalnya keseimbangan pH kulit bisa terganggu

AHA/BHA dan Vit C tak boleh digabungkan | Photo by Chelsea shapouri on Unsplash

Dilansir dari hellosehat, Alpha Hidroxy Acids (AHA) dan Beta Hydroxy Acids (BHA) berfungsi untuk mengeksfoliasi, sedangkan Vitamin C berfungsi untuk melindungi kulit. Namun, keduanya sama-sama memiliki kandungan asam aktif. Sehingga jika digabungkan, kedua kandungan ini khasiatnya justru tidak akan maksimal, bahkan bisa mengganggu keseimbangan pH kulit hingga menimbulkan iritasi. Kalau kamu ingin menggunakan kedua skincare dengan kandungan kedua bahan ini, gunakan Vitamin C ada siang hari dan AHA/BHA pada malam hari ya!

2.Retinol dipasangkan dengan AHA/BHA, eksfoliasi pada kulit justru akan berlebihan

Menggabungkan retinol dan AHA/BHA akan berpotensi over eksfoliasi | Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Retinol berfungsi untuk mempercepat regenerasi kulit, sedangkan AHA/BHA termasuk kadungan untuk eksfoliasi. Mengutip dari SehatQ, apabila keduanya digunakan secara bersamaan, eksfoliasi pada kulit justru berlebihan sehigga berpotensi merusak skin barrier, menimbulkan kemerahan, hingga iritasi. Kamu bisa menggunakan AHA/BHA  di siang hari dengan perlindungan sunscreen dan retinol di malam hari atau menggunakannya di hari yang berbeda.

Advertisement

3.Benzoyl Peroxide dengan retinol, keduanya justru mematikan zat aktif satu sama lain

Menggabungkan benzoyl peroxide dan retinol justru mematikan zat aktifnya | Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Benzoyl peroxide menurut alodokter adalah obat untuk mengatasi masalah jerawat. Retinol juga merupakan kandungan yang dikenal dapat mengobati jerawat. Namun, penggunaan keduanya secara bersamaan justru akan mematikan zat aktif satu sama lain, bahkan bisa juga membuat kulit kemerahan dan mengelupas. Alternatif yang bisa kamu ambil yaitu dengan menggunakan benzoyl peroxide pada siang hari dan retinol di malam hari.

4. AHA/BHA dengan niacinamide, keduanya merupakan kandungan yang bersifat asam

Jika tak ingin iritasi, jangan gabungkan niacinamide dengan AHA/BHA | Photo by Christin Hume on Unsplash

AHA/BHA  yang bermanfaat untuk eksfoliasi tidak disarankan  digunakan secara bersamaan dengan niacinamide. Niacinamide adalah zat yang berfungsi mengatasi bekas jerawat, melembapkan, dan juga meredakan iritasi. Keduanya merupakan kandungan yang bersifat asam, sehingga jika digabungkan justru akan mengurangi kinerja keduanya dan kulit bisa menjadi iritasi.

5.Retinol dan vitamin C, keduanya bekerja pada kadar pH yang berbeda

Retinol dan Vit C tidak akan bekerja maksimal jika digabungkan | Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Retinol dan vitamin c sama-sama merupakan active ingredients. Retinol bekerja dalam kadar pH yang lebih tinggi, sedangkan vitamin c bekerja dalam pH yang lebih rendah. Jika keduanya digabungkan, tentu tidak akan bekerja secara maksimal. Vitamin C bisa dipakai di pagi hari, sedangkan retinol malam hari jika ingin mendapatkan manfaat keduanya sekaligus.

Advertisement

6. Salicylic Acid + Retinol, kulit berjerawatmu justru akan semakin memburuk

Bukan menyembuhkan jerawat, menggabungkan keduanya justru memperburuk kulitmu | Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Salycylic acid bermanfaat untuk mengobati jerawat dan meregenerasi kulit, sedangkan retinol merupakan turunan vitamin A yang berfungsi merangsang pergantian sel kulit dan mengurangi tanda penuaan. Jika digunakan secara bersamaan, kulit akan lebih sensitif, kamu bisa mengalami iritasi seperti kemerahan, kering, dan bisa memperburuk kulit kamu yang berjerawat.

Wah, ternyata kandungan skincare sangat kompleks dan perlu kita pahami ya, SoHip. Jangan sampai kita asal coba-coba dan justru menimbulkan efek buruk di kulit wajah kita. Selain berhati-hati menggabungkan kandungan perawatan kulit, kita tentu perlu memperhatikan reaksi kulit kita sendiri. Mulai gunakan skincare dengan kandungan yang kecil terlebih dahulu dan lakukan patch test sebelumnya ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE