Sulam Alis vs. Pakai Pensil Alis Terus, Lebih Baik Mana? Ini 6 Fakta yang Harus Kamu Tahu!

Sulam alis vs pensil alis

Punya alis yang tipis atau bahkan hampir gundul? Kondisi ini bisa bikin cewek-cewek merasa kurang percaya diri. Lalu mereka melakukan berbagai cara supaya alisnya kelihatan lebih tebal. Mulai dari memakai obat penumbuh alis, menggambar alis dengan pensil khusus, sampai melakukan sulam alis.

Advertisement

Mungkin kamu sudah pernah dengar tentang sulam alis, yaitu proses yang dilakukan para ahli untuk menggambar alis di atas kulit. Mereka menggunakan tinta yang menembus kulit supaya tahan lebih lama. Hasilnya juga alami dan bisa bikin penampilan cetar terus! Namun, sebetulnya lebih baik sulam alis atau menggambar alis secara manual sih? Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Yuk simak dulu perbandingannya~

1. Sulam alis bisa mempercepat waktu dandan. Sedangkan menggambar alis secara manual butuh waktu cukup lama

Memang butuh skill sih | Photo by cottonbro via www.pexels.com

Harus buru-buru dandan sebelum pergi? Tenang, alis kita bakal selalu on point kalau sudah melakukan sulam alis. Jadi kita hanya perlu memakai bedak, lipstik, dan make-up lainnya yang dirasa perlu. Lebih hemat waktu! Sedangkan kalau menggambar alis secara manual, kita butuh tambahan waktu 5-15 menit setiap kali berdandan. Kalau lagi buru-buru, bisa miring tuh hasilnya!

2. Kalau pengen sulam alis yang bagus, kita tinggal memilih tempat yang terpercaya. Sedangkan kalau menggambar alis sendiri, butuh keahlian dandan cukup tinggi

Semakin banyak salon yang menawarkan jasa ini | Photo by Sarb Emanuel via www.pexels.com

Walaupun nggak bisa berdandan, siapapun bisa melakukan sulam alis. Tinggal siapkan bujet dan pilih tempat yang terpercaya, langsung jadi deh! Sedangkan buat menggambar alis secara manual, kita butuh pengalaman dan keahlian dandan yang cukup tinggi. Jangan heran kalau hasil awalnya miring atau nggak seimbang. Seiring berjalannya waktu, pasti hasilnya bisa simetris kok.

Advertisement

3. Sulam alis butuh bujet yang lumayan banyak. Sedangkan kalau menggambar alis sendiri, cukup beli pensil alis dengan harga variatif

Salon kan mahal 🙁 | Photo by Adam Winger via unsplash.com

Biaya sulam alis bervariasi banget, tergantung dari proses dan tempatnya. Biasanya sih mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Mahal juga ya! Perlu nabung dulu nih sebelum bisa sulam alis. Sedangkan kalau menggambar alis secara manual, kita tinggal membeli pensil alis yang harganya tentu lebih murah. Bahkan ada yang harganya 10 ribuan aja dan baru habis setelah 1-2 bulan.

4. Berbeda dengan menggambar alis sendiri, sulam alis mempunyai efek samping yang lebih banyak. Bahkan bisa merusak lapisan kulit

Risikonya lebih besar | Credit: Glo Rose, CC BY-SA 4.0 via commons.wikimedia.org

Apa yang terjadi kalau kulit nggak cocok dengan pensil alis yang dipakai? Biasanya bakal terjadi alergi seperti gatal atau bentol-bentol. Sedangkan untuk sulam alis, efek sampingnya lebih banyak dan bahaya. Bahkan sebagian orang tetap bisa merasa sakit walaupun kulitnya sudah diolesi krim anestesi.

Saat sulam alis, kulit kita bakal disayat tipis dengan pena yang ujungnya tajam seperti silet dan sudah diolesi tinta. Proses penyayatan itu bisa merusak kulit epidermis kita, bahkan bisa merusak saraf kulit sehingga membuat peredaran darah nggak lancar. Pertumbuhan alis juga bisa terganggu dan kulit bisa mengalami iritasi. Untuk mengurangi risiko itu, pastikan kamu memilih tempat sulam alis yang terpercaya.

Advertisement

5. Kalau hasil sulam alisnya kurang bagus, kita bisa malu karena hasilnya bertahan cukup lama. Sedangkan kalau salah saat menggambar alis, bisa langsung dihapus

Tinggal pilih, mau yang koreksinya gampang atau susah | Photo by Chalo Garcia via unsplash.com

Hasil sulam alis bisa bertahan selama 6 bulan sampai 2 tahun. Jadi kalau hasilnya kurang bagus, bakal repot nih. Kita harus keluar bujet cukup banyak buat menghapus dan melakukan sulam alis lagi. Sedangkan kalau menggambar alis pakai pensil, nggak perlu khawatir kalau hasilnya nggak sesuai keinginan. Tinggal cepat-cepat dihapus dan digambar ulang aja.

6. Keuntungannya, kamu nggak perlu sering-sering re-touch kalau melakukan sulam alis. Berbeda dengan pakai pensil alis yang butuh dipakai berkali-kali

Harus terus re-touch | Photo by cottonbro via www.pexels.com

Kalau sudah sulam alis, kita hanya perlu re-touch kalau warnanya memudar. Jadi nggak perlu repot-repot alisan selama beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun. Sedangkan kalau menggambar alis secara manual, hasilnya bakal hilang setiap kali kita menghapus make-up. Jadi harus digambar terus deh~

Kesimpulannya, sulam alis cocok buat kamu yang suka kepraktisan dan punya bujet lumayan banyak. Sedangkan kalau pengen hemat, gambar aja alis sendiri dan lama-lama kamu bakal semakin ahli melakukannya. Jadi kedua pilihan ini sama bagusnya, tergantung kebutuhanmu aja.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE