Kisah Sukses Billy Boen, CEO Young on Top yang Passionate Banget Ajak Anak Muda Melek Investasi

Billy boen YOT

Menjadi seseorang yang sukses di usia muda mungkin jadi impian banyak orang. Bermanfaat bagi orang lain jadi tujuan beberapa di antaranya. Berbekal tujuan mulia inilah, Billy Boen akhirnya mantap mendirikan Young on Top pada tahun 2009. Sebelumnya, ia telah sukses menjadi seorang pegawai kantoran yang akhirnya memutuskan menjadi pengusaha dan mendirikan sebuah ekosistem yang membawahi 6 perusahaan dan akan terus bertambah.

Advertisement

Berawal dari sebuah buku, Billy Boen kini telah memiliki komunitas dengan ratusan anak muda di Indonesia yang dibimbing dan digerakkan untuk menjadi generasi penerus terbaik negeri ini. Salah satu caranya adalah lewat wawasan berinvestasi, terutama untuk anak-anak muda nih.  Bahkan kabar terbarunya, Billy Boen kini berkecimpung di bisnis peternakan kambing yang sobat Hipwee juga harus tahu nih potensinya.

Beberapa waktu lalu, Hipwee Sukses berhasil mewawancarainya untuk mengulik bagaimana lika liku perjalanan kariernya sampai sejauh ini. Simak yuk cerita lengkapnya!

Mengawali karier setelah lulus S2, jenjang karier yang dilalui Billy rasanya cukup cepat. Ia mampu jadi General Manager di usia relatif sangat muda, yaitu 26 tahun!

Hard Rock/ Credit: Billy Boen via www.instagram.com

Lulus S2 dari West Georgia State University, Amerika dengan fokus Brand Management, Billy kembali ke Indonesia dan selama 8,5 tahun bekerja di beberapa perusahaan. Ia menangani merek Nike, Umbro, dan yang menciptakan merek League. Kemudian Billy pindah kerja dan pada tahun 2005, dipercaya menjadi General Manager (GM) Oakley Indonesia di usia 26 tahun. Kala itu ia jadi GM Oakley termuda di dunia. Setelahnya, ia pindah ke MRA Group (holding) dan dipercaya untuk memimpin Hard Rock Cafe dan Haagen Dazs dengan total karyawan 500 orang lebih.

Advertisement

Di tahun 2009, berawal dari terbitnya “Young On Top” yang  ada di jajaran buku National Best Seller, Billy memilih untuk banting setir jadi seorang entrepreneur. Dari sana ia juga belajar bahwa hidup nggak melulu untuk kesuksesan semata tapi juga harus bermanfaat bagi orang lain. Berangkat dari nol, sekarang YOT menjadi sebuah brand, komunitas, holding company dengan sebuah ekosistem.

Di antara pencapaian yang sudah diraih, membangun YOT itu sendiri merupakan sebuah pencapaian yang rewarding bagi Billy

YOT x Hipwee/ Credit: Billy Boen via www.instagram.com

Kini komunitas YOT memiliki lebih dari 600.000 anak-anak muda inspiratif yang sudah ada di 24 kota. YOT juga sudah berhasil memperbesar ekosistem anak-anak muda ini dengan melahirkan karier portal terbesar di Indonesia dengan 6,2 juta pengguna, investasi di bizhare.id yang memiliki lebih dari 34.000 investor muda, investasi di maingame.com yang memiliki ratusan ribu gamers, dan Hipwee yang merupakan portal media yang menjembatani kebaikan anak muda Indonesia.

Untuk mencapai itu semua, passion tentu merupakan hal yang sangat penting. Billy mengungkapkan bahwa kerja sesuai passion, berasa nggak kerja. Sejak kuliah, setiap hari Sabtu dan Minggu, dia ingin segera menyambut Senin dan terbangun di hari itu dengan excited. Passion-nya dari kecil adalah Brand Management. Hingga detik ini, semua perusahaan yang ia miliki, ia jalankan layaknya memimpin brand.

Advertisement

Menerima uang dalam jumlah besar tak berarti bisa menghamburkannya begitu saja. Bahkan hanya menyimpan rasanya juga masih kurang. Makanya Billy selalu getol mengajak anak muda untuk berinvestasi!

Harus investasi/ Credit: Billy Boen via www.instagram.com

Investasi itu sangat penting, menurut Billy. Kalau kita cuma nabung uang kita di bank, nilai uangnya pasti tergerus inflasi. Satu-satunya cara agar uang kita nggak tergerus inflasi adalah dengan berinvestasi yang return-nya di atas tingkat inflasi. Untuk yang baru mau investasi, menurut Billy bisa cari investasi yang aman. Investasi yang aman selain reksadana, bisa juga dengan investasi ke perusahaan yang kredibilitas pemiliknya dan manajemennya sudah terbukti, bisnis modelnya juga mudah dimengerti.

“Kalau pemilik dan manajemennya terkenal hebat, tapi bisnis modelnya kamu nggak ngerti, sebaiknya jangan invest. Kalau bisnis modelnya kamu ngerti tapi pemilik dan manajemennya nggak punya kredibilitas, jangan invest“, ungkap Billy kepada Hipwee.

Tak hanya membangun ekosistem YOT, kini Billy juga kini telah merambah bisnis ternak kambing lo. Ssst, ada bocoran untukmu yang ingin investasi aman dan banyak cuan!

Ternak kambing/ Credit: Billy Boen via www.instagram.com

Bisnis ini didirikan Agustus 2019 karena Billy tahu bisnis ternak kambing ini sangat menguntungkan. Kenapa? Karena kebutuhan daging kambing untuk konsumsi domestik aja nggak pernah bisa tertutupi! Ini juga sebuah kesempatan untuk bisa berbisnis dengan sahabat dan sebagian manajemen di perusahaannya yang sudah bareng dia dari dulu. Integritas, kredibilitas, dan kapabilitas mereka dalam mengelola bisnis-bisnis Billy sudah diketahui. Apalagi, sejak Oktober 2020 ini, PT Ternak Kambing Indonesia (Teki) mengakuisisi peternakan kambing di Magelang yang sudah berpengelaman lebih dari 10 tahun, dan menjadikan pemiliknya sebagai CEO Teki ini.

Billy duduk sebagai Komisaris di perusahaan ini. CEO-nya punya pengalaman 10 tahun, CFO-nya adalah CFO Grup YOT, direkturnya adalah advisor Billy di Grup YOT. Semuanya punya kredibilitas yang sudah nggak diragukan lagi. Nah, ini kesempatan sebenarnya untuk SoHip untuk mulai investasi. Yang tertarik, tinggal investasi via bizhare.id. Minimum investasinya pun Rp500,000.

Fixed return yang dijanjikan adalah 9%/tahun, untuk periode investasi 2 tahun. Di akhir tahun ke-2, modal plus keuntungan 18% akan dikembalikan kepada para investor. Bayangkan, bunga deposito bank itu sekitar 4.5% per tahun! Jadi apa yang ditawarkan oleh Teki itu kurang lebih 2 kali lipat dari bunga per tahun deposito bank. Nah investasi di Teki bisa banget tuh jadi pilihan! Mau kan uangnya nggak tergerus sama inflasi dan dapat return-nya jauh lebih tinggi daripada bunga deposito bank manapun di Indonesia?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE