8 Ciri-ciri CV Fresh Graduate yang Bakal Dianggurin Doang. Perbaiki Dulu, Malu sama Saingan!

CV fresh graduate

Jadi fresh graduate di tengah masa pandemi dirasa jauh lebih sulit. Pesaing job seeker-nya nggak cuma dari sesama fresh graduate saja, tapi juga para pekerja yang jadi korban PHK. Meski begitu, bukan berarti kamu tak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai keinginan. Selain lebih giat mencari lowongan kerja dan apply di banyak platform, kamu juga mesti menyiapkan CV yang jauh lebih menjual. Meski belum berpengalaman, CV fresh graduate bisa dibuat menarik kok. Kalau nggak percaya, tinggal cek saja beberapa contoh CV fresh graduate tanpa pengalaman di tautan ini.

Advertisement

Membuat CV fresh graduate menarik bukanlah hal yang sulit apalagi sekarang banyak website yang menyediakan template CV yang beragam. Tips membuat CV fresh graduate tak bisa sepenuhnya berhasil jika kamu masih sering melakukan kesalahan-kesalahan sepele yang kerap tak disadari. Tapi bukan berarti bisa dijadikan pemakluman, sebab kesalahan kecil ini imbasnya lumayan besar lo! Bisa jadi ini yang bikin CV-mu nggak dilirik. Nah, apa saja sih kesalahan membuat CV yang sering dilakukan fresh graduate?

1. Sekalipun kecil, salah ketik atau typo cukup fatal di mata HRD. Untuk meminimalisir kemungkinan hal ini terjadi, cek kembali CV-mu sebelum dikirim

salah ketik | credit: ing via www.ing.uc.cl

Ibarat kata, CV adalah wajah pertamamu yang akan dilihat perekrut. Kalau dari awal kamu sudah melakukan kesalahan, ya perekrut akan enggan memanggilmu wawancara. Kesalahan akan makin fatal jika kamu salah ketik di bagian identitas baik nama, alamat, apalagi nomor telepon. Bagaimana tidak, kesalahan ini bisa saja membuatmu tak bisa dihubungi kembali meski sebenarnya perekrut tertarik untuk memperkerjakanmu.

Solusinya:

Advertisement

Selalu teliti lagi CV-mu sebelum dikirim dan pastikan nggak ada salah ketik. Kalau perlu, kamu bisa minta tolong teman untuk mengecek hasil ketikan CV-mu.

2. CV fresh graduate yang menarik juga bisa turun nilai jualnya kalau desainnya berlebihan. Lebih baik gunakan desain atau template CV yang minimalis saja

desain simpel | credit: Pinterest via www.pinterest.ca

Jangan lagi cari contoh CV fresh graduate tulis tangan, mending cari contoh summary CV fresh graduate dalam bentuk file digital. Di zaman modern ini, CV tulis tangan sudah sangat jarang dipakai, sebab kebanyakan proses rekrutmen dilakukan secara daring. Apalagi di masa-masa social distancing seperti sekarang.

Advertisement

Solusinya:

Kalau mau melamar di bidang kreatif, gunakan CV yang sudah didesain, jangan polosan saja. Tapi desainnya juga mesti disesuaikan. Template dengan warna minimalis akan lebih aman, atau cocokkan lagi dengan profesi yang mau dilamar.

3. Salah satu contoh CV fresh graduate SMA yang malas dilirik ialah yang halaman banyak. Tapi ternyata nggak melulu kudu satu lembar lo!

halaman CV | credit: karirpad via www.karirpad.com

Baik CV fresh graduate bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia, mestinya nggak lebih dari dua lembar, kecuali kalau kamu memang sudah berpengalaman. Mungkin kamu bermaksud untuk memasukkan beberapa hal penting di CV, tapi nyatanya kebanyakan perekrut hanya melihat CV sekilas saja. Daripada mesti menaruh banyak informasi nggak penting, mending ringkas lagi CV-nya.

Sebagai gambaran, berikut penjabaran isi dari dua lembar CV yang dianjurkan:

  • Lembar pertama berisi ringkasan informasi penting dari dirimu yang paling menjual. Tapi tetap kaitkan dengan posisi yang dilamar, ya!
  • Di lembar kedua, tuliskan informasi tambahan yang mendukung halaman pertama, misal sertifikat.

4. Biasanya CV fresh graduate sarjana dibuat terlalu polos alias nggak ada promosi dirinya. Padahal hal ini sangat penting lo! Sekalipun belum memiliki pengalaman, coba tonjolkan keahlimu di dalam CV

tonjolkan diri | Yahoo via consent.yahoo.com

Kamu bisa menuliskan keahlian atau potensi diri di kalimat awal CV. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perekrut hanya melihat CV-mu sekilas, jadi penempatan dan kalimat yang digunakan harus benar-benar menjual. Tapi bukan berarti mesti panjang, buatlah sesingkat mungkin tanpa bertele-tele.

Contohnya:

Saya seorang fresh graduate yang suka menulis. Beberapa tulisan saya ada yang pernah diterbitkan di platform online. Di samping itu, saya juga memiliki blog pribadi yang selalu update setiap minggu.

5. Terlalu banyak memasukkan informasi yang nggak sesuai juga bisa membuat CV-mu nggak dilirik lo! Mending masukkan informasi yang hanya berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar

terlalu banyak informasi | credit: Taylor CVs via twitter.com

Salah satu informasi nggak penting yang sering dimasukkan ialah riwayat pendidikan dari sekolah dasar atau SD. Informasi ini memang relevan, tapi tak begitu penting bagi rekruter. Kalau belum ada pengalaman kerja, mending masukkan pendidikan terakhirmu saja, misalnya SMA tau S-1.

Bagi perekrut, CV fresh graduate IT atau jurusan lain yang menarik ialah yang berisikan soft skill, hard skill, pencapaian seperti pretasi atau penghargaan, dan juga pengalaman di bidang terkait.

Solusi:

Sebisa mungkin berikan informasi yang menarik dan relevan dengan posisi yang di lamar. Jangan semua info dimasukkan.

6. Memakai satu CV untuk semua lamaran pekerjaan. Padahal mestinya tetap dibedakan sekalipun yang dilamar masih satu rumpun bidang pekerjaan

satu CV untuk semua | credit: pnpersonnel via www.pnpersonnel.co.nz

Misalnya CV fresh graduate hukum untuk LSM tak bisa disamakan dengan CV untuk melamar di bagian kreatif sebuah start up. Beberapa informasi di dalam CV justru jadi nggak relevan dengan pekerjaan yang dilamar.

Solusinya:

Untuk beberapa poin seperti keterampilan, prestasi, dan pengalaman, baiknya sesuaikan CV dengan pekerjaan dan perusahaan yang mau dilamar. Kalau perlu desainnya pun dibuat berbeda.

7. Penggunaan tata bahasa yang nggak sesuai juga dapat mengurangi nilaimu di mata perekrut. Kalau sekiranya memang belum mampu membuat CV fresh graduate English, mending pakai bahasa Indonesia saja deh~

tata bahasa | credit: be funky via www.befunky.com

Karena CV merupakan dokumen yang bersifat formal, maka bahasa yang digunakan pun harus baku. Kalau kamu membuat CV dalam bahasa Inggris, grammar-nya pun mesti tepat. Selain ejaan kamu juga perlu memperhatikan font yang dipakai.

Solusinya:

Pastikan CV ditulis sesuai EYD yang sudah ditetapkan supaya kelihatan lebih profesional. Hindari penggunaan bahasa gaul dan pilih font yang jelas tapi tetap sesuai gayamu, hindari penggunaan font yang terlalu ribet supaya CV bisa dibaca dengan jelas.

8. Membuat CV fresh graduate yang nggak sesuai format perusahaan yang dilamar. Cermati betul syarat-syarat dan aturan yang diberikan perusahaan, biar lamaran kerjamu dilirik dan dipanggil wawancara

nggak sesuai format | credit: skillroads via skillroads.com

Aturan sepele ini ternyata kerap dilakukan fresh graduate lo! Nah, yang paling sering sih format halaman atau jumlah halaman yang nggak sesuai. Misalnya perusahaan hanya mensyaratkan CV fresh graduate SMK maksimal satu halaman, tapi kamu malah mengirimkan CV dua halaman atau bahkan lebih. Sesepele itu sebenarnya tapi masih banyak yang sering keliru dan acuh.

Solusinya:

Perhatikan syarat dengan benar apalagi kadang ada perusahaan yang justru meminta CV polos tanpa desain supaya enak dibaca. Perhatikan juga format CV yang diminta. Kalau perusahaan meminta CV fresh graduate doc, ya kirim dalam format doc saja.

Membuat CV fresh graduate itu mudah, tapi bikin yang menjual dan tepat sasaran memang butuh perhatian khusus. Coba cek CV-mu, kalau ternyata kesalahan di atas masih dilakukan, segeralah perbaiki. Semangat terus ya kamu, semoga lekas dapat pekerjaan yang diinginkan!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE