5 Panduan Praktis Bergabung ke Dunia Metaverse. Butuh Apa Aja?

Mengulik cara kerja dan apa saja yang bisa dilakukan di metaverse

Sekitar lima tahunan silam, obrolan tentang metaverse sekadar guyonan yang sering kali diremehkan. Seolah masa depan metavarse terlalu di angan saja, mustahil terjadi sunguhan. Namun, belakangan ini kita melihat sendiri ramai-ramai orang membicarakan metaverse.

Ketika Mark Zuckerberg membuat keputusan besar dengan mengubah nama Facebook menjadi Meta, makin banyak orang yang penasaran dengan metaverse. Pasalnya, istilah ini yang bikin Mark rela melakukan rebranding sampai mempertaruhkan nama Facebook yang sudah tenar dengan sesuatu yang belum pasti. Bahkan, Mark telah menghabiskan 10 miliar dolar AS demi bergabung ke metaverse. Wow, tindakan yang berisiko tinggi, ya~

Eits, meski masih diliputi ketidakpastian, bukan cuma Mark yang beralih ke dunia metaverse, lo, SoHip. Tahu nggak kalau bank-bank di Indonesia juga udah bersiap hijrah ke dunia baru ini? Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi bahkan juga menghadirkan hajar aswad di metaverse sampai-sampai muncul dugaan kalau umat muslim bisa menunaikan ibadah haji di ruang digital.

Istilah metaverse memang familier di telinga kita. Bahkan, nggak sedikit orang yang melirik ruang digital ini sebagai ruang usaha sekaligus investasi di masa depan. Sayangnya… masih banyak orang juga yang bertanya-tanya tentang metaverse dan seluk-beluknya.

Nah, terjun ke dunia metaverse tanpa bekal pengetahuan ibarat mati konyol. Kamu yang tertarik bergabung ke metaverse sebenarnya sah-sah aja. Namun, memahami cara kerjanya jadi modal utama. Jadi, kamu udah paham nih dengan semua konsekuensi bila sungguhan masuk ke sana.

Makanya, simak ulasan ini dulu, SoHip. Hipwee Premium udah kupas tuntas apa aja yang bisa kamu lakukan di metaverse sampai langkah praktis bergabung ke dalamnya. Cermati yuk, langkah-langkahnya!

1. Kenali dulu konsep metaverse biar nggak bingung sewaktu mulai menggunakannya

Sederhananya, metaverse merupakan ruang digital yang memungkinkan kita untuk bermain, bekerja, bertemu, sampai melakukan transaksi jual-beli layaknya di dunia nyata. Ruang ini bisa tercipta berkat bantuan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). Kalau kata Mark Zuckerberg, metaverse ibarat ruang internet yang bisa kamu masuki, bukan sekadar melihat dari layar aja.

Konon, metaverse sangat membantu sistem kerja dari rumah seperti di masa pandemi sekarang. Coba bayangkan, alih-alih rapat atau kuliah lewat aplikasi video conference, kamu bisa masuk ke kantor atu kelas virtual yang ada di metaverse. Kehadiranmu  bisa diwakili oleh sosok avatar secara virtual. Simpelnya sih, dengan bermodal internet, kacamata VR, dan avatar, kamu udah bisa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa keluar rumah.

2. Beragam aktivitas bisa dilakukan di metaverse. Bisa nonton konser nggak, ya?

Metaverse memungkinkan banyak unsur kehidupan yang persis seperti di dunia nyata. Nggak heran kalau kamu bisa bertemu dengan orang lain, bekerja, atau berbelanja di ruang digital ini. Secara umum, berikut ini adalah ragam aktivitas yang bisa dilakukan di metaverse:

  • Menonton konser
  • Melakukan perjalanan online
  • Melihat karya seni
  • Mencoba pakaian digital yang dibeli sebelum dikirim ke rumah
  • Melakukan transaksi jual-beli
  • Rapat
  • Bekerja
  • Peluang investasi digital memungkinkanmu bisa membeli tanah virtual

“Kalau beli sesuatu di metaverse, bayarnya pakai apa dong?”

Tentunya, kamu nggak bisa pakai mata uang yang ada di dunia nyata. Gunakan aset kripto sebagai alat pembayarannya. Sejauh ini udah ada beberapa aset kripto yang tergabung ke metaverse, yakni Decentraland (MANA) dan Sandbox (SAND).

Aktivitas di Metaverse

Apa yang bisa kita lakukan di Metaverse? | Illustration by Hipwee

3. Modal awal bergabung ke metaverse nggak cukup kalau cuma pakai laptop aja~

Tim Dalam Artikel Ini