Beberapa hari kemarin adalah hari diumumkannya nama-nama pelajar yang lolos SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Jika ada yang lolos, tentu ada juga yang gagal. Memang, masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) jadi impian banyak orang. Namun, kamu perlu pahami bahwa kadang-kadang usaha yang sudah kamu lakukan mati-matian nggak selalu sebanding dengan hasilnya. Sedih dan kecewa karena nggak lolos SBMPTN itu hal yang wajar kok. Tapi, kesedihanmu itu jangan sampai berlarut-larut dan harus disikapi dengan positif. Salah satu sikap positif yang dianjurkan adalah memilih langkah apa yang akan diambil.

Daripada bingung dan galau, mending kamu mulai pertimbangkan tindakan yang bakal kamu lakukan saat nggak lolos SBMPTN. Tenang, Hipwee punya beberapa jalan lain menuju masa depanmu!

1. Tak apa gagal SBMPTN, kamu masih bisa berjuang di seleksi jalur mandirinya universitas yang kamu kejar

lewat jalur mandiri via twitter.com

Advertisement

Selama musim pendaftaran PTN ini, nggak hanya SBMPTN saja yang harusnya kamu andalkan, masih ada seleksi jalur mandiri dari masing-masing kampus yang bisa kamu ikuti. Jalur seleksi mandiri ini nggak semuanya pakai ujian tulis, ada juga PTN yang menggunakan nilai rapor maupun nilai SBMPTN untuk seleksi mandirinya. Memang sih, biaya kuliahnya nanti bakal lebih mahal dari biaya kuliah jika kamu masuk melalui jalur reguler, tapi kalau kamu ingin mengejar mimpimu masuk PTN, nggak ada salahnya mencoba. Jadi pastikan kamu sudah mendaftar, ya!

2. Nggak ada salahnya kamu mempertimbangkan kuliah diploma, kalau sudah lulus nanti kan bisa lanjut ke sarjana

kuliah diploma via vokasi.stiami.ac.id

Selain mencoba mengikuti seleksi jalur mandiri di PTN incaran kamu, cobalah mempertimbangkan untuk ambil pendidikan diploma. Meski tingkatannya di bawah sarjana, bukan berarti diploma itu ecek-ecek lho. Diploma bahkan memiliki pengalaman lapangan yang lebih banyak dibanding sarjana. Selain memilih prodi yang benar-benar kamu minati, pilihlah juga prodi yang setara dengan jurusan sarjana yang ingin kamu tempuh nanti setelah lulus dari diploma. Misalnya, jika kamu kelak ingin belajar di S1 Ekonomi, maka kamu bisa mengambil D3 Akuntansi terlebih dahulu.

3. Kompromikan impianmu masuk PTN dengan mencoba kuliah di universitas swasta. Banyak kok universitas swasta yang kualitasnya lebih baik ketimbang PTN

kuliah swasta via www.cod4forums.com

Betul, masuk PTN memang jadi impian banyak orang. Bukan hanya soal akreditasinya, tapi juga biayanya yang lebih bersahabat dibanding swasta. Tapi jika nyatanya kamu belum diberi jalan untuk bisa masuk PTN, apa kamu bakal nyerah gitu aja? Kompromikan impianmu untuk mencoba kuliah di universitas swasta. Banyak banget universitas swasta yang berkualitas dan sesuai dengan segala potensi, kecerdasan, minat dan passion kamu untuk bergabung. Sambil belajar saja dulu daripada nganggur, kalau masih punya obsesi untuk masuk PTN, tahun depan kamu bisa mencoba lagi, ‘kan?

4. Ikut kursus atau bimbingan belajar yang disesuaikan dengan minat agar lebih terasah keterampilanmu

ikut kursus via kelashobi.com

Advertisement

Jangan sedih kalau kamu belum bisa kuliah tahun ini, kamu bisa menuntut ilmu dan mencari pengalaman lain di luar lingkungan pendidikan formal kok. Ada banyak lembaga kursus atau pun bimbingan belajar yang bisa kamu ikuti. Mulai dari bahasa asing, ilmu statistik, komputer, hingga keterampilan lain yang ingin kamu asah juga sesuai dengan minatmu. Percayalah, belajar itu bisa di mana saja kok, nggak harus di lembaga formal. Coba cek di sini, siapa tahu ada yang cocok.

5. Atau, jika kamu lebih suka lingkungan yang lebih fleksibel, fun, dan nggak mau terikat waktu, berkomunitaslah!

berkomunitas via audiopromedia.co.id

Hilangkan stigma bahwa berkomunitas itu nggak hanya sekadar kumpul-kumpul tanpa tujuan. Asalkan kegiatannya jelas dan positif, kamu justru bisa mendapatkan banyak wawasan dan pengalaman di sana. Misalnya, jika kamu hobi menulis, bergabunglah di komunitas menulis; jika kamu hobi menggambar, bergabunglah di komunitas menggambar. Orang-orang yang bergabung dalam komunitas tentu akan saling memotivasi satu sama lain. Kesedihanmu akan kegagalan bakal tergantikan dengan atmosfer baru yang bisa jadi wadah menyalurkan hobi dan tentunya menyemangati.

6. Kenapa nggak mengisi waktu dengan mencari pekerjaan tetap atau paruh waktu? Kantongmu malah jadi terisi alih-alih nganggur

bekerja sesuai keterampilan via saveasbrand.com

Ada banyak pekerjaan yang membutuhkan karyawan tanpa embel-embel ‘lulusan sarjana’. Meski jenis pekerjaannya nggak sesuai dengan yang kamu inginkan, kamu justru bisa belajar hal baru dari sana. Orang yang sudah pernah bekerja akan memiliki pola pikir yang berbeda. Mereka akan lebih menghargai waktu, tenaga, dan yang pasti uang. Harapannya, setelah bekerja nanti, kamu akan lebih mandiri. Tapi ingat, jangan sampai kamu terlena dengan tujuan utamamu yakni kuliah. Jika musim pendaftaran sudah kembali bergulir, perjuangkan lagi impianmu masuk PTN incaran.

Jangan patah semangat, teruslah berjuang. Kesuksesan bisa ditemukan di mana saja, asalkan kamu gigih memperjuangkannya. Semoga kiat-kiat di atas bisa membantu melupakan kesedihanmu, ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya