Nama Pertama 6 Perusahaan Besar Dunia. Jadi Makin Sukses meski Namanya Sederhana

perusahaan ganti nama

Ternyata para perusahaan bukan hanya fokus pindah dari manual ke digital saja tapi perusahaan mobil sekelas Volkswagen juga mengalami perpindahan dari mobil biasa ke mobil listrik. Uniknya bukan sampai di situ saja, seorang reporter USA menyatakan bahwa perusahaan ini melakukan rebranding dengan mengganti nama dari Volkswagen menjadi Voltswagen. Dilansir dari CNN, pergantian dari huruf “k” ke “t” nggak akan mengubah komitmen merek ini untuk membuat kendaraan terbaik di kelasnya untuk dikemudikan semua orang.

Advertisement

Ternyata perusahaan besar yang mengganti namanya bukan hanya merek Volkswagen saja lo tapi ada juga beberapa yang lain. Uniknya pergantian nama ini justru membuat merek-merek tersebut malah jadi makin sukses hingga sekarang. Kita simak yuk apa saja!

1. Sebelum nama Google seterkenal sekarang ternyata mesin pencarian ini sempat memiliki nama yang agak unik yaitu BackRub

Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin sempat menamai penemuannya dengan BackRub. Nama ini dipilih karena program tersebut digunakan untuk menganalisis ‘back links’ dari berbagai situs untuk mengetahui seberapa penting situs tersebut. Baru pada tahun 1997, nama tersebut dirasa kurang bagus. Mereka kemudian melakukan workshop untuk mencari nama paling cocok. Dilansir dari Business Insider, nama Google berasal dari seseorang bernama Sean Anderson yang mengusulkan nama Gogoolplex yang kemudian disingkat jadi Googol dengan arti 1 digit diikuti 100 angka 0.

2. Yahoo! terdengar singkat dan mudah diingat, ternyata dulunya nama situs pencarian ini adalah Jerry’s Guide

Yahoo!/ Credit: Dennizn on Deposit Photos via id.depositphotos.com

Dua mahasiswa Stanford kala itu membuat direktori berisi situs-situs hingga terbentuk sebuah indeks. Mereka kemudian menamainya dengan “Jerry’s guide to the world wide web” dari salah satu pendiri. Akan tetapi, mereka kemudian mengubah namanya menjadi “Yet Another Hierarchical Officious Oracle” atau disingkat menjadi Yahoo! yang lebih mudah untuk diucapkan. Domain yahoo.com pun mulai dibuat pada tahun 1995.

Advertisement

3. Pepsi ditemukan oleh seorang apoteker bernama Caleb Bradham, makanya namanya dulu adalah “Brad’s Drink”

Bradham merupakan seorang apoteker, ia membuat minuman berkarbonasi yang diberikan nama sesuai dengan namanya yaitu Brad’s Drink dan menjualnya di apotek tempatnya bekerja. Ia percaya akan kesehatan, energi, dan kebaikan untuk pencernaan akan minumannya yang manis dan berbuih. Awalnya minuman ini dibuat dari enzim pepsin dan kacang kola. Komposisi ini yang menginspirasi Brad untuk mengganti nama jadi Pepsi Cola.

4. Gara-gara domainnya sudah dipakai, Facebook awalnya memiliki nama The Facebook lo

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2004 ini awalnya memiliki nama The Facebook dan menggunakan domain thefacebook.com. Nama ini dipilih karena kala itu domain facebook.com sudah dimiliki oleh orang lain. Namun, akhirnya Mark Zuckeberg sebagai pendiri memilih untuk menebus domain tersebut dengan harga $200.000 dan secara resmi mengganti namanya menjadi Facebook pada tahun 2005 sampai menjadi situs yang booming.

5. Kelihatannya hanya langkah sederhana tapi langkah Apple Computers menghilangkan nama belakangnya malah membuat mereka sukses

Apple Computers/ Credit: Author unknown on Wikimedia via commons.wikimedia.org

Advertisement

Perusahaan sebesar Apple pun pernah menjadi perusahaan kecil pada awalnya. Ketika didirikan oleh Steve Jobs dan rekan-rekannya pada tahun 1976, namanya adalah Apple  Computers. Akan tetapi, mereka mengambil langkah untuk menghilangkan kata “computers” di bagian belakang untuk menujukkan bahwa brand ini akhirnya tak hanya memproduksi komputer saja tapi juga produk-produk yang lainnya.

6. Sebelum memiliki nama sesederhana Nike, ternyata merek produk olahraga ini memiliki nama cukup panjang yaitu Blue Ribbon Sport

Nike pada tahun 1964 memulai bisnisnya dengan nama Blue Ribbon Sport. Sayangnya, seiring berjalannya waktu para pendirinya mengalami konflik dan harus ada perpisahan. Hal ini membuat Blue Ribbon Sport mengalami rebranding menjadi Nike yang inspirasinya didapatkan setelah Jeff Johnson mendengar nama Dewi Kemenangan dalam mitologi Yunani.

Meskipun banyak yang bilang tentang ‘apalah arti sebuah nama’ tapi bagi perusahaan nama adalah salah satu identitas penting dan merupakan bagian penting dari branding. Makanya kalau di jalan merasa nama kurang mewakili usaha yang terus berkembang, banyak yang memutuskan untuk menggantinya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE