Bocoran 5 Cara Terapkan Sistem Gratis Ongkir yang Nggak Bikin Olshop Merugi. Oh, Jadi Gini~

sistem gratis ongkir

Siapa yang nggak tergoda ketika melihat barang yang diincar memberikan promo gratis ongkir? Walaupun ada toko lain yang menawarkan harga asli plus ongkir dengan total yang sebenarnya sama saja dengan toko tersebut namun embel-embel kata gratis rasanya lebih menarik perhatian. Makanya, para seller juga jadi lebih gemar menerapkan metode yang satu ini biar makin banyak yang tertarik untuk membeli di tokonya.

Advertisement

Kamu mungkin juga ingin menerapkannya kalau bisa tapi setelah dihitung-hitung kok keuntungan yang didapatkan jadi makin kecil atau bahkan kamu nggak mendapatkannya sama sekali saat nekat ngasih gratis ongkir ya? Lalu kenapa toko lain bisa? Ternyata ada alasan di sebaliknya yang mungkin belum kamu tahu. Nah, simak yuk bagaimana toko lain bisa menerapkan promo ini!

1. Metode yang satu ini mungkin umum diterapkan; menaikkan harga sebelum memberikan potongannya

Untuk mendapatkan margin yang besar artinya harga perlu dinaikkan dulu sampai titik tertentu. Akan tetapi, menaikkan harga ini nggak bisa sembarangan lo, salah-salah produkmu malah ditinggalkan begitu saja. Yang perlu dilakukan sebelum menetapkannya adalah riset harga pasaran, mencari supplier dengan harga terendah namun kualitas bagus, dan menaikkan harganya dengan masuk akal. Jika sudah maka kamu bisa mengalokasikannya ke biaya ongkir.

2. Biasanya gratis ongkir diberikan ketika margin yang ditetapkan sudah menutup biaya kirim juga

Gratis ongkir/ Credit: VadimVasenin on Deposit Photos via depositphotos.com

Biasanya produk-produk seperti ini sudah ditetapkan memiliki margin yang cukup besar hingga bisa menutup biaya pengiriman yang juga paling besar se-Indonesia. Misalnya dengan margin Rp100.000,00, jika biaya pengirimannya paling besar adalah Rp70.000,00 maka toko masih bisa mendapatkan sisa Rp30.000,00. Makanya kadang toko tertentu akan menerapkan gratis ongkir dengan minimal pembelian tertentu supaya untung yang didapatkan juga sudah cukup menutup. Selain itu bisa juga memilih produk pilihan yang memang bisa dijual dengan margin yang cukup besar.

Advertisement

3. Jika ternyata margin tak mampu menutup ongkir paling jauh maka bisa juga menerapkan gratis ongkir wilayah tertentu

Promo yang satu ini tergolong paling aman, tetap ada embel-embel kata gratis walaupun hanya diterapkan ke beberapa daerah saja. Caranya adalah dengan melihat seberapa besar margin yang ada dan menetapkan batas aman biaya ongkir tertentu hingga kamu merasa keuntungan sudah cukup didapatkan. Selain itu, jika tak ingin menetapkan jarak wilayah, kamu bisa juga menetapkan nominalnya misalnya dengan “Nikmati gratis ongkir hingga Rp20.000,00”

4. Biasanya promo gratis ongkir paling sering ditawarkan oleh marketplace, kamu bisa memanfaatkannya juga

Marketplace atau bahkan ekspedisi biasanya akan menawarkan subsidi gratis ongkir namun khusus untuk transaksi yang terjadi di marketplace tersebut sehingga toko tak perlu rugi. Akan tetapi, artinya kamu harus menggiring para konsumen untuk membeli melalui aplikasi atau situs marketplace yang bersangkutan supaya mereka bisa menikmati keuntungan gratis ongkir.

5. Bisa juga promo gratis ongkir ini dimasukkan ke dalam biaya marketing oleh sebuah toko, jadi sudah masuk hitungan biaya

Advertisement

Promo/ Credit: tiarachardz on Freepik via www.freepik.com

Sebelum menentukan harga, tentunya bukan cuma biaya produksi saja yang dihitung tapi juga biaya marketing dan lain sebagainya. Nah, ongkir ini bisa dimasukkan ke dalam biaya marketing atau promosi bersama dengan campaign yang lain. Akan tetapi, biasanya promo seperti ini hanya dilakukan sesekali saja untuk menjangkau audience yang lebih besar atau demi memperkenalkan produk bagi toko yang baru buka.

Trik menerapkan gratis ongkir namun tetap nggak rugi tersebut bisa kamu tiru tipis-tipis buat mendapatkan hati konsumen sekaligus menjangkau audience yang lebih besar. Soalnya nggak bisa dimungkiri, kata gratis layaknya penuh mantra yang bisa menarik hati siapapun yang melihatnya~

Gabung dan Berlangganan Newsletter

Berlangganan Newsletter dari Kita Mulai Bersama

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE