Lebih dari setengah berat badan manusia adalah air. Tak bisa dimungkiri bahwa hampir semua sistem yang berjalan dalam tubuh kita juga bergantung terhadap air. Nggak heran kalau banyak digembor-gemborkan anjuran agar jangan sampai tubuh kekurangan air. Sekurang-kurangnya, kita diharuskan untuk minum 8 gelas air putih per hari. Jika tak sampai batas cukup saja bisa berbahaya, begitu juga dengan yang berlebihan.

1. Terlalu banyak minum air putih bisa merusak komposisi darah dan menganggu sistem peredaran darah

Jalur peredaran darah via obatgagalginjal.biz

Darah memiliki plasma darah dengan kadar kekentalan secara fisiologis dalam tubuh yang terukur. Bila kamu terlalu banyak minum, maka dikhawatirkan akan mengganggu kadar kekentalan darah. Secara lebih luas akan mengganggu sistem peredaran darah dalam tubuh kita. Yup, darah terlalu kental nggak baik, terlalu encer juga bikin masalah. Memang harus pas kadar kekentalannya.

2. Volume darahmu akan meningkat drastis yang berakibat terganggunya kinerja jantung

Mengganggu kinerja jantung via nationalgeographic.co.id

Advertisement

Terlalu banyak minum air putih juga dapat meningkatkan volume darah yang berakibat pada terganggunya kinerja jantung dan sistem pembuluh darah kita. Volume air yang meningkat akan seiring dengan meningkatnya tekanan pada sistem pembuluh darah yang tertutup yang dikontrol oleh jantung. Kondisi ini juga akan membuat organ ginjal bekerja ekstra keras untuk mengurangi jumlah air dalam sirkulasi darah dalam tubuh.

3. Selain jantung, asupan air yang telalu banyak juga menambah beban kerja ginjal dari yang seharusnya

Menambah beban kerja ginjal via necturajuice.com

Berkaitan dengan poin sebelumnya, bila banyak cairan yang harus disaring, maka beban yang diterima ginjal akan semakin besar. Fungsi ginjal adalah untuk menyaring kelebihan limbah dan air dari aliran darah. Jika kamu minum terlalu banyak, maka akan ada lebih banyak darah juga yang harus dibersihkan ginjal. Bila hal ini terjadi terlalu sering maka glomerulus (yang berfungsi untuk menyaring darah) bisa rusak yang menyebabkan berbagai penyakit ginjal.

4. Tubuh mengalami hiponatremia, yaitu kondisi abnormal dimana darah kekurangan kadar natrium atau kadar garam

Natrium adalah mineral elektrolit yang membantu mengatur jumlah kadar air di dalam dan di sekitar sel-sel tubuh. Bila terlalu banyak minum air, akan menyebabkan natrium dalam tubuh menjadi encer. Yang terjadi selanjutnya adalah, volume darah menurun sehingga tekanan darah juga ikut menurun, namun denyut jantung meningkat tajam.

Secara normal konsentrasi natrium dalam darah berkisar antara 135 – 145 milmol/liter. Namun dalam kondisi hiponatremia, konsentrasi natrium ini kurang dari 135 milmol/liter. Akibatnya kadar cairan dalam tubuh akan meningkat, dan sel-sel dapat mengalami pembengkakan.

Efek samping dari kondisi hiponatremia minimal dapat menyebabkan mudah mengantuk. Namun apabila terjadi secara cepat, kekurangan natrium ini bisa berakibat pada intoksikasi atau keracunan air yang berakibat pada mual, sering buang air kecil, disorientasi mental, pingsan, kejang-kejang, batang otak terganggu, sistem pernafasan terganggu, dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Intoksikasi adalah akibat lanjut dari pembengkakan pada sel otak akibat dari ketidakseimbangan elektrolit.

Mulai sekarang, yuk kita mulai untuk hidup sehat dengan minum 8 gelas air putih atau setara dengan 2 liter per hari. Jangan sampai kurang, apalagi berlebihan. Meminumnya pun tidak boleh sekaligus dan berturut-turut dalam waktu bersamaan, setidaknya usahakan untuk segera minum saat kamu merasa haus. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya