8 Kebiasaan yang Bikin Pori Pori Besar di Wajah Makin Menganga. Selama ini Kamu Nggak Sadar?

Pori pori besar

Selain komedo dan jerawat, pori-pori besar di wajah juga menjadi salah satu momok yang umumnya membuat para perempuan (bahkan laki-laki) merasa kehilangan rasa percaya diri. Rasanya tiap ngaca tuh sakit banget deh lihat pori-pori besar di hidung terutama — yang menganga minta makan dan membuat wajah jadi terlihat nggak rata. Berbagai macam cara mengecilkan pori-pori wajah agar terlihat mulus sudah dilakukan, tapi hasilnya selalu nihil dan pori pori besar dan komedo tetap saja betah mangap lebar.

Advertisement

Sebenarnya, selain ditangani dengan produk skincare untuk pori-pori besar, ada beberapa hal sepele yang harusnya kamu hindari agar pori pori pori besar setelah pakai skincare nggak makin terlihat nyata. Ini dia kebiasaan sepele penyebab pori-pori besar di hidung yang harus banget kamu hindari mulai sekarang.

1. Malas membersihkan muka padahal suka banget pakai BB cream, foundie, atau bedak jenis apa pun

pakai foundie | credit: freepik via www.freepik.com

Wajah yang tak ber-makeup saja sudah rentan memiliki pori pori besar dan berjerawat kalau malas dibersihkan, tapi pemakaian foundation, BB cream, atau bedak mengandung bahan-bahan kimia efeknya lebih besar lagi. Semakin sering menggunakan produk-produk ini dan malas membersihkannya sampai tuntas, maka akan semakin besar pula kemungkinan pori-porimu terlihat lebih besar karena tersumbat kotoran dan minyak yang menjadi komedo.

2. Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak. Padahal susu, mentega, dan gorengan adalah makanan yang perlu dibatasi, apalagi kalau kulitmu tipe berminyak

makan gorengan | credit: Eisenmenger via www.freepik.com

Makan makanan berminyak dan berlemak setiap hari akan membuat wajah jadi lebih mudah berminyak dan berkomedo. Ujung-ujungnya ya pori pori besar di samping hidung bakal semakin terbuka lebar deh~

Advertisement

3. Melapisi wajah dengan lapisan kosmetik terlalu tebal untuk menutupinya. Bukannya malah mengecil, pori-pori jadi malah jadi gampang tersumbat

pakai makeup tebal | credit: gromovataya via pixabay.com

Setiap hari terlalu rajin menggunakan kosmetik tebal seperti bedak, concealer, highlighter, dan kawan-kawannya tanpa jeda akan rentan membuat wajahmu yang terpapar bahan kimia terus menerus lekas menua dan meningkatkan risiko pori-pori wajah besar dan kasar. Ditambah lagi kalau membersihkannya nggak sampai tuntas, komedo bakal makin meriah dan pori bakal semakin menganga.

4. Mencetin komedo sendiri dan bukan oleh ahlinya. Ya, meski memang sulit sih kalau udah geregetan lihat komedo di cermin~

memencet komedo | credit: gpontstudio via www.freepik.com

Memencet komedo sendiri rentan membuat wajah jadi iritasi dan justru akan membuat pori jadi terluka dan meninggalkan luka parut. Mengeluarkan komedo dan nggak ‘menutup’ dan membersihkannya sampai tuntas dengan cara tepat justru akan membuat porimu jadi terlihat besar karena terisi lagi oleh kotoran dan bakteri.

5. Sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan seperti sunblock dan topi. Padahal efeknya nggak sekadar memperbesar pori-pori saja lo~

mandi matahari | credit: Sasin Tipchai via pixabay.com

Cuek saja saat terpapar sinar matahari tanpa perlindungan apa pun akan merusak produksi kolagen dan elastin yang membuat wajah jadi lekas kendur dan menua. Ujung-ujungnya nggak cuma lekas keriput, pori jadi terlihat lebih besar dan terbuka. Selain wajah, pori-pori besar di badan juga bisa kamu alami. Makanya dari sekarang jangan malas pakai sunblock, ya! Selain biar nggak cepat menua, juga demi terhindari dari risiko kanker kulit.

Advertisement

6. Terlalu sering mencuci muka dengan sabun pembersih wajah. Niatnya sih mau membersihkan sampai kinclong, tapi kulit justru jadi kering parah

keseringan cuci muka | credit: gpointstudio via id.depositphotos.com

Kulit yang terlalu sering dibersihkan justru akan membuat kulit jadi sangat kering, rentan iritasi dan lekas menua. Bukannya bersih, pori pori besar di dahi justru lebih rentan terlihat besar karena kering dan hilang minyak alaminya.

7. Malas menggunakan pelembap dan ogah mempersiapkan wajah dari penuaan dini

penuaan dini | credit: melis82 via id.depositphotos.com

Penggunaan pelembap penting untuk menjaga kulit tetap terhidrasi juga sebagai penghalang kotoran-kotoran maupun debu langsung menempel ke kulit. Kalau malas pakai pelembap, kulit bakal kering dan mudah terkena kotoran. Belum lagi masalah penuaan yang jadi salah satu alasan paling umum yang menjadi penyebab pori-pori besar di hidung maupun di bagian wajah lainnya. Kulit akan kehilangan elastisitas dan kemampuan regenerasinya sehingga menjadi lebih rentan. Akibatnya, ada penumpukan kotoran di kulit yang menyebabkan pori-pori kulit membengkak dan menyebabkan pori-pori besar.

8. Nggak pernah menjadwalkan waktu khusus untuk membersihkan komedo di klinik kecantikan yang memang kompeten di bidangnya

jarang membersihkan komedo | credit: kjerstin_mikaela via pixabay.com

Terakhir, jangan anti membersihkan wajah dan panen komedo minimal sekali sebulan di klinik yang memang kompeten di bidangnya. Pasalnya, salah satu penyebab pori terbuka lebar adalah pori yang tersumbat komedo. Sebaiknya jangan asal membersihkan muka di salon yang belum ada standar operasional medisnya. Soalnya kalau asal-asalan, bukannya bersih justru wajahmu jadi rentan iritasi dan infeksi.

Harap dicatat bahwa selain faktor-faktor eskternal tersebut, faktor genetik juga turut andil dalam membuat pori-pori seseorang, termasuk pori pori besar pria terlihat lebih besar. Setidaknya dengan berusaha menghindari hal-hal yang sudah dijabarkan Hipwee ini, pertanyaan, “Apakah pori-pori besar bisa hilang?” bakal terjawab. Semoga membantu, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE