Siapa bilang kolesterol cuma bisa diderita oleh orang dewasa? Anggapan ini keliru, lho. Ternyata banyak kasus yang menunjukkan bahwa anak usia muda juga bisa mengalaminya.

Ketika kolesterol berlebihan mengendap pada dinding arteri, maka aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya bisa terhambat. Dengan kata lain, kolesterol tinggi meningkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis, penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, stroke ringan, hingga penyakit jantung. Pada kebanyakan kasus, kolesterol biasanya nggak menunjukkan gejala yang spesifik. Namun yang bisa diidentifikasikan adalah gejala dari komplikasi kolesterol tinggi, yakni penyakit jantung dan stroke.

Mengutip dari laman health.com, berikut Hipwee Tips paparkan gejala dari kolesterol yang mungkin selama ini kamu alami, agar kamu bisa lebih waspada, ya!

1. Sering mengalami sakit di belakang kepala, dampaknya mulai dari nyeri hingga hilang keseimbangan

nyeri belakang kepala via www.acupressure.com

Pusing dalam hal ini bukan pusing biasa, biasanya penderita mengalaminya di bagian belakang kepala dan nggak kunjung hilang meski sudah minum obat. Gejala ini diakibatkan oleh pembentukan plak oleh kolesterol yang penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala.

Advertisement

Lama atau nggaknya gejala ini tergantung pada banyak dan besarnya sumbatan yang terjadi. Pusing yang dirasakan yaitu seperti kehilangan keseimbangan. Sakit kepala pada penderita kolesterol tinggi biasanya paling sering terjadi pada orang yang memang memiliki gangguan kompleks seperti tekanan darah tinggi.

2. Pandangan mata menjadi kabur atau telinga sering berdengung, bisa jadi indikasi kolesterol tinggi

pandangan mata kabur via lintvwotv.files.wordpress.com

Penyempitan pembuluh darah di daerah mata ataupun telinga akibat penumpukan kolesterol, dapat menimbulkan gejala pandangan mata menjadi kabur atau telinga yang berdengung.

Seiring dengan tingginya kadar kolesterol, pembuluh darah utama yang terletak di dekat telinga bagian tengah dan dalam kehilangan elastisitas. Sehingga, aliran darah menjadi lebih kuat dan terdengar oleh telinga. Begitu pula, semakin banyak kolesterol yang menumpuk pada pembuluh darah maka aliran darah yang bekerja untuk mata juga terhambat. Hal inilah yang menyebabkan pandangan menjadi kabur.

3. Kesemutan berlebihan di bagian tangan dan kaki, jangan sepelekan jika kamu mengalami ini

sering kesemutan via aos.iacpublishinglabs.com

Kesemutan adalah sebuah kondisi yang disebabkan karena sistem saraf dalam tubuh mengirim sinyal masalah pada bagian otak. Selain itu kesemutan yang sering terjadi juga bisa disebabkan karena kondisi pembuluh darah yang nggak mendapatkan energi atau suplai darah yang cukup untuk bekerja dengan baik.

Bagian tubuh yang paling sering mengalami kesemutan adalah tangan dan kaki. Apabila kamu sering mengalaminya, alangkah baiknya jika kamu mewaspadainya sebagai gejala dari meningkatnya kadar kolesterol di dalam darah.

4. Kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan rasa nyeri di dada ketika mengalami stres atau melakukan kegiatan fisik yang berat

Kolesterol memang akan mengendap pada pembuluh darah. Terkadang hal ini menyebabkan jantung nggak bisa mendapatkan jumlah oksigen yang cukup dari darah. Akibatnya jantung akan bekerja terlalu keras untuk mendapatkan oksigen.

Masalah ini sering ditunjukkan dengan nyeri dada seperti ditusuk. Bahkan rasa nyeri bisa menjalar hingga ke daerah di sekitar leher. Nyeri dada juga bisa menjadi tanda-tanda dari serangan jantung. Ih, serem!

5. Rasa yang nggak nyaman pada kaki dan tangan, terutama setelah melakukan pekerjaan berat

sering sakit di kaki via whatcausesfootpain.com

Selain kerap mengalami kesemutan atau mati rasa, nyeri berlebihan pada kaki dan tangan juga menjadi salah satu gejala kolesterol tinggi. Hal ini disebabkan ketika beberapa bagian pembuluh darah di kaki dan tangan nggak mendapatkan oksigen dan aliran darah yang cukup.

Terutama kaki, kebanyakan kasus yang terjadi adalah rasa nggak nyaman yang sering terjadi pada malam hari menjelang tidur. Biasanya kaki akan terasa panas pada bagian dalam, nggak nyaman saat berjalan dan sulit untuk digerakkan.

6. Pada penderita kolesterol, sistem vital tubuhnya terganggu sehingga mudah mengalami kelelahan

mudah lelah via www.rd.com

Tubuh membutuhkan sumber energi yang akan digunakan untuk menjalankan sistem kerja seperti metabolisme, kerja sel tubuh dan berbagai fungsi lain. Tubuhmu mungkin memiliki jumlah lemak yang cukup untuk diubah menjadi cadangan energi tubuh. Tapi ketika ada banyak kolesterol dalam pembuluh darah maka oksigen yang penting untuk metabolisme nggak bisa didapatkan. Hal inilah yang menyebabkan tubuh menjadi sangat lelah.

7. Warna kuku berubah menjadi biru atau gelap karena nggak menerima aliran darah yang cukup akibat penyumbatan

kuku membiru via onlymyhealth.com

Kuku juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui tingkat kolesterol dalam tubuh. Kuku yang sehat memiliki warna yang cerah, putih dan sangat segar. Sementara orang yang memiliki kolesterol tinggi biasanya kuku akan berwarna lebih gelap seperti kehitaman, kebiruan dan muncul garis-garis.

Hal ini menandakan adanya banyak kolesterol dalam pembuluh darah sehingga, bagian jari kuku nggak mendapatkan pasokan darah yang cukup.

8. Jika sudah parah, akan terjadi gumpalan putih di kulit yang disebut xanthoma

xanthomata via doctorv.ca

Salah satu tanda bahwa seseorang mengalami kolesterol tinggi adalah terjadinya xanthomata atau gumpalan putih atau kekuningan pada kelopak mata.

Kepala penasihat medis untuk Heart Foundation, Profesor James Tatoulis, mengatakan bahwa gumpalan tersebut bisa muncul di bagian tubuh lainnya seperti di punggung, bokong, dan paha, dengan ukuran diameter beberapa milimeter. Bagian tengahnya kuning, dan sekitarnya pink muda.

Di usia lanjut, biasanya gumpalan ini dapat tumbuh di bagian siku, lutut dan tangan.

Beberapa gejala-gejala yang sudah disebutkan, nggak serta merta mengindikasikan bahwa penderita terkena kolesterol tinggi. Tanda-tanda tersebut hanya akan muncul jika dikaitkan dengan penyakit komplikasi akibat kolesterol tinggi.

Jadi, cara terbaik untuk melihat apakah kamu terkena penyakit kolesterol tinggi atau nggak, baiknya periksakan diri ke dokter dengan tes darah di laboratorium, ya!

Suka artikel ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!