5 Jenis Buah Semangka dan Cara Memilih yang Manis Dagingnya. Perhatikan yang Kulitnya Kusam!

Buah semangka

Selain menyegarkan, buah semangka sering dikonsumsi karena memiliki gizi yang kaya. Buah semangka adalah tanaman merambat yang masih sekerabat dengan labu-labuan dan juga melon. Semangka segar biasanya dipanen untuk dikonsumsi langsung atau dibuat jus. Bahkan bijinya pun bisa dikeringkan dan disangrai untuk dibuat jadi kuaci. Manfaat buah semangka untuk diet tak perlu diragukan lagi. Kandungan gizi dan vitaminnya membuat buah ini kerap dijadikan camilan saat berdiet. Manfaat buah semangka untuk wajah sendiri memang lumayan banyak. Selain melembapkan, semangka juga dapat digunakan untuk menghidrasi kulit kering.

Advertisement

Sebenarnya, ada ratusan varietas buah semangka yang berbeda, tapi sayangnya tak semua bisa ditemui di Indonesia. Meski begitu, banyak juga kok jenis buah semangka yang umumnya di jual di pasaran. Beberapa di antaranya memiliki rasa manis yang khas dan banyak airnya. Berikut jenis buah semangka yang bisa dinikmati dan trik memilihnya. Jangan terkecoh dengan ukurannya yang besar saja.

Beberapa jenis buah semangka yang biasa dijual di pasaran, tapi mungkin nama-namanya di tiap daerah ataupun negara berbeda

1. Semangka tanpa biji 

semangka tanpa biji | credit: pxhere via pxhere.com

Buah semangka ini sering diberikan ke anak-anak karena tak memiliki biji. Biasanya semangka ini berbobot mulai dari 4 hingga 9 kg dan matang dalam waktu sekitar 85 hari. Semangka tanpa biji juga memiliki beberapa varietas seperti Millionaire, Nova, Crimson, dan Queen of Hearts.

Advertisement

2. Semangka hibrida

semangka hibrida | credit: Pinterest via id.pinterest.com

Jenis semangka hibrida juga cukup bervariasi, ada semangka Sweet Beauty, New Dragon, Farmer Giant, dan Quality. Semangka Sweet Beauty memiliki kulit buah yang tebal dan berwarna hijau terang. Daging buah semangka ini warnanya cukup merah dan banyak airnya. Bentuk semangka New Dragon nggak bulat penuh tapi agak memanjang. Biasanya semangka ini bobotnya bisa mencapai 9 kg dan kulit buahnya tebal sehingga tahan kerusakan. Daging buahnya jauh lebih renyah dan berair banyak. Hampir mirip dengan semangka New Dragon, semangka Farmer Giant juga memiliki kulit dan daging yang renyah. Bedanya, semangka ini ukurannya jauh lebih besar, bahkan bisa mencapai 12 kg.

Advertisement

3. Semangka piknik 

semangka piknik | credit: Kaidee

Dinamai seperti ini karena semangka ini biasanya dibawa orang-orang saat piknik. Bentuk semangka piknik cenderung bulat tapi sedikit lonjong dengan warna kulit hijau cerah dan daging merah tua. Ukurannya pun lebih besar dibanding semangka tanpa biji. Beberapa varietas semangka piknik yang populer ialah semangka Allsweet, Black Diamond, Crimson Sweet, dan Jubilee.

4. Semangka kulkas atau ice box

semangka kulkas | credit: Pinterest via id.pinterest.com

Dinami semangka kulkas karena ukuran buahnya hanya sekitar 2 sampai 6 kg saja. Beberapa varietas semangka kulkas yang bisa dijual dan dibudidaya ialah Sugar Baby dan Tiger Baby. Semangka Sugar Baby yang memiliki kulit hijau tua dan daging merah manis, sedang semangka Tiger Baby daging buahnya justru berwarna emas.

5. Semangka daging kuning 

semangka kuning | credit: Pinterest via id.pinterest.com

Kulit semangka daging kuning sekilas memang mirip semangka piknik. Tapi warna daging buahnya jauh berbeda. Daging buah semangka kuning lebih ke kuning oranye, beda dengan semangka lain yang warnanya merah. Beberapa varietas semangka kuning di antaranya ialah Yellow Baby dan Dessert Gold. Sedangkan untuk varietas tanpa biji ada semangka Chiffong dan Honey Heart. Dibanding varietas lain, semangka kuning memiliki lebih banyak beta karoten dan likopen.

Karena vitamin buah semangka yang cukup banyak, tak heran jika khasiat buah semangka pun beragam

manfaat semangka | credit: pxhere via pxhere.com

Kandungan buah semangka paling banyak ialah airnya, yakni mencapai 91 persen. Selain itu, buah semangka mengandung vitamin A, C, dan E yang cukup tinggi sehingga baik untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat buah semangka untuk penyakit dan kesehatan lainnya.

  1. Salah satu manfaat buah semangka untuk pria dewasa yang cukup dipercaya yakni mencegah kanker prostat. Kandungan vitamin C dan A serta antioksidan likopennya mampu melawan radikal bebas penyebab kanker protat pada laki-laki, melansir laman Alodokter.
  2. Manfaat buah semangka untuk bayi cukup banyak, seperti mencegah konstipasi saat mulai MPASI hingga menjaga kesehatan mata dan memperkuat imunnya.
  3. Buah semangka kuning dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Semangka jenis ini memang memiliki sitrulina dan asam amino yang mampu membuat pembuluh darah jadi lebih rileks.
  4. Vitamin C dalam semangka akan membantu produksi kolagen untuk membentuk jaringan kulit dan rambut. Kandungan vitamin A-nya pun dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sel-sel kulit mati.

Berikut trik memilih buah semangka yang banyak airnya dan manis daging buahnya. Bisa dipraktikkan pada buah semangka kecil dan juga besar

1. Semangka matang ditandai dengan tangkai yang kering 

tangkai semangka | credit: bhg via www.bhg.com

Kalau tangkai di bagian atasnya sudah bisa dicabut, itu berarti buah semangka sudah matang. Hindari memilih tangkai yang warnanya masih terlalu hijau dan sulit dipetik, sebab ini merupakan tanda kalau semangka belum begitu matang dan kurang manis.

2. Ketuk permukaan semangka 

ketuk semangka | credit: Naver via m.post.naver.com

Dengan mengetuk semangka, kamu akan tahu kepadatan daging buahnya. Semangka yang matang sempurna akan mengeluarkan suara yang berat dan penuh saat diketuk. Sedang semangka yang bunyinya nyaring justru memiliki banyak rongga dan daging buah yang kurang padat. Biasanya bunyi nyaring akan ditemukan pada semangka yang belum masak.

3. Periksa bercak kekuningan di kulit semangka

bercak kuning | credit: Pinterest via www.pinterest.ca

Bercak kekuningan yang biasanya ada di bagian bawah buah bisa dijadikan indikator kematangan. Semakin lebar bercak kuningnya, makin lama pula semangka ditanam. Kalau bercak kuningnya lebih kecil dan warnanya pun pucat, berarti semangka dipanen lebih awal sebelum benar-benar matang di pohon. Jadi, pilihlah semangka dengan bercak kuning yang lebih lebar dan warnanya lebih pekat atau gelap.

4. Perhatikan jaring berwarna cokelat di kulit buah

jaring cokelat | credit: Tangled with Taste via tangledwithtaste.com

Tekstur kecokelatan di kulit semangka menandakan bahwa lebah menyentuh bagian penyerbukan bunga berkali-kali. Semakin banyak jaring maka makin manis pula rasa daging buahnya.

5. Pilih semangka dengan kulit warna hijau tua dan kusam 

kulit hijau kusam | credit: Pinterest via id.pinterest.com

Semangka dengan warna kulit hijau muda biasanya dipanen lebih awal sehingga rasanya pun tak semanis semangka dengan kulit hijau tua. Selain warna, pastikan juga kulit semangka nggak ada bekas goresan agar rasa manis daging buahnya tetap alami.

6. Semangka jantan lebih banyak airnya sedang semangka betina lebih manis rasanya

semangka manis | credit: Pinterest via id.pinterest.com

Ternyata semangka memiliki jenis kelamin lo! Semangka betina yang bentuknya bulat memiliki rasa lebih manis, sedangkan semangka jantan yang bentuknya lonjong daging buahnya lebih berair.

6. Pilih semangka berukuran sedang 

berat semangka | credit: Good Nature via www.goodnature.com

Semangka berukuran besar nggak selalu lebih manis dan berair. Justru semangka yang berkualitas baik adalah yang beratnya sesuai dengan ukuran buah. Tiap jenis semangka memiliki berat yang berbeda, jadi kamu perlu menanyakan dulu ke penjual atau cek lewat internet.

Kalau terlanjur membeli semangka yang kurang manis, coba taburkan garam di permukaannya. Dengan menaburkan sedikit garam, rasa daging buahnya akan terasa lebih manis lo!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE