Cara Menanam Bunga Krokot dan Tips Merawatnya. Agar Tak Dimakan Hama, Beri Micin di Tanahnya

bunga krokot

Bunga krokot adalah salah satu tanaman hias yang sering dipandang sebelah mata. Pasalnya, bunga ini kerap tumbuh liar di sekitar rumah, kebun, maupun persawahan. Tapi karena baru-baru ini hobi menanam tanaman hias sedang diminati, bunga krokot jadi lumayan banyak dicari. Selain karena harganya murah, warna bunga krokot juga cantik. Ada bunga krokot putih hingga bunga krokot warna-warni. Nah, buat yang belum tahu, nama lain bunga krokot ialah bunga pukul sembilan. Baru pertama kali dengar?

Advertisement

Tak cuma warnanya yang unik, manfaat bunga krokot pun bagus untuk kesehatan lantaran bunga ini mengandung antioksidan tinggi. Jika kamu penasaran dengan macam macam bunga krokot, berikut Hipwee Tips bagikan cara menanam bunga krokot serta tips perawatannya.

1. Sebenarnya bunga krokot mudah ditanam dan dirawat, tapi perlu dilakukan pemilihan bibit agar nantinya bisa tumbuh subur dan cepat berbunga

bibit krokot | credit: pisauikan via unsplash.com

Umumnya, ada dua jenis bunga krokot, yakni yang bermahkota tipis dan mahkota tebal. Untuk pemula, baiknya pilih bunga krokot warna-warni tapi yang tipis mahkotanya. Jangan budi daya dari bibit bunga krokot tumpuk kecuali sudah berpengalaman. Daripada sia-sia dan bunganya malah berguguran.

2. Siapkan media tanam dan tanahnya. Jika nanti bunganya mau digantung, baiknya gunakan pot plastik saja, atau bisa juga pakai botol bekas

tanah humus | credit: commons wikimedia via commons.wikimedia.org

Selain pot plastik, bunga krokot gantung juga bisa ditanam dalam pot gerabah. Tapi pastikan ukurannya pas dan memiliki lubang di bagian bawah agar airnya nggak menggenang. Kemudian, isilah pot dengan tanah humus.

Advertisement

Tanah humus bisa dibuat dengan mencampurkan daun kering, sekam, bubuk kayu, dan tanah gembur. Lalu, tambahkan satu sendok teh EM4 dan 1 liter air kemudian diamkan selama 24 jam. Kalau nggak pengin ribet, beli saja tanah humus langsung dari pedagang tanaman. Penggunaan tanah pun sama prosedurnya dengan cara menanam bunga krokot di botol bekas.

3. Sebelum ditanam bibitnya, tanah kudu diberi pupuk dasar terlebih dulu

tanah campur pupuk | credit: PxHere via pxhere.com

Pupuk dasar untuk menanam bunga krokot merah bisa dibeli di toko pertanian terdekat. Selanjutnya, tanah dalam pot digali tengahnya lalu isi bagian dasarnya dengan pupuk organik sebanyak satu gengam. Tutup kembali tanah dan sirami dengan air secukupnya. Proses ini dapat membuat bunga krokot terhindar dari hama maupun siput.

4. Sekarang masuk ke proses tanamnya. Kalau pengin cepat berbunga, lebih baik gunakan setek batang saja

pakai stek batang | credit: softkrafts.live.com via id.depositphotos.com

Teknik setek batang ini hanya memerlukan batang dari bunga krokot yang sudah tumbuh. Untuk menanam bunga krokot pink-nya kamu cukup melubangi tanah sedalam 2 cm, tancapkan batangnya, lalu timbun kembali tanahnya. Nah, yang mesti diperhatikan ialah potongan batang bunga tersebut. Jika benar potongannya, batang krokot akan tumbuh setelah beberapa hari ditanam. Tapi kalau tidak, batang krokot justru akan busuk dan layu.

Advertisement

5. Ada anjuran khusus mengenai ukuran pot dan peletakannya. Berikut uraiannya

peletakan pot | credit: Gap via id.depositphotos.com

Jika menggunakan pot berukuran sedang, baiknya bunga krokot ungu diletakkan di sekitar teras yang dekat tiang penyangga. Hindari menaruh bunga krokot di ujung kanan kiri teras karena tanaman ini nggak tumbuh tinggi. Sedang, jika menggunakan pot kecil, letakkanlah dengan cara digantung di teras. Gantungnya bisa di ujung kanan kiri teras atau justru di tengahnya. Jika digantung, biasanya cara mengepang bunga krokot jadi lebih mudah, karena pertumbuhannya cenderung menjulur ke bawah.

6. Berikut cara merawat bunga krokot mulai dari penyiraman hingga penyiangan

perawatan bunga | credit: NinaMalyna via id.depositphotos.com

Proses ini wajib dilakukan supaya bunga krokot kuning terhindar dari hama serta bisa cepat berbunga. Untuk penyiraman, baiknya lakukan tiap 3 hari sekali. Tapi jika bunga krokot biru ditaruh di lantai, siramlah tiap 5 hari sekali. Guna mempercepat pertumbuhan, air untuk menyiram bisa dicampur dengan pupuk organik cair. Nggak perlu banyak, bahkan beberapa sendok saja cukup.

Sebetulnya jika ditanam dalam pot, kamu tak perlu terlalu sering menyianginya — sebulan sekali saja sudah cukup. Tapi agar terhindar dari hama, buanglah daun-daun yang rontok serta bersihkan dari rumput-rumput liar. Selain itu, taburkan atau beri larutan micin ke dalam tanahnya atau bisa juga dengan menaburkan cangkang telur. Meski sepele, cara tersebut bisa membuat bunga krokot import bebas dari serangan hama terutama siput.

7. Lakukan pemupukan susulan pada bunga krokot jambul agar tanaman tumbuh subur

pemupukan rutin | credit: mashiki via id.depositphotos.com

Caranya sama dengan memberi pupuk sebelum proses tanam. Bahkan pupuk yang digunakan pun juga sama, yakni pupuk organik butir. Demi kesuburan bunganya, lakukanlah pemupukan tiap 2 sampai 3 bulan sekali, ya!

Walau sering diberi pupuk, tanaman krokot ini tak bisa tumbuh bertahun-tahun. Umumnya, krokot yang ditanam dari biji akan hidup 5 sampai 6 bulan saja. Sedang, jika ditanam dari batang, usia krokot hanya sekitar 3 bulan. Kalau pengin banyak, bisa dibudi daya saja dengan cara mengawinkan bunga krokot.

Harga bunga krokot tidaklah mahal, tapi kecantikan warna bunganya nggak kalah dengan tanaman bunga yang harganya tinggi. Selain menanam dengan cara di atas, kamu pun dapat mencoba kreasi menanam bunga krokot lainnya. Misalnya dari biji lalu disalurkan di pagar. Lumayan lucu dan menarik perhatian lo. Selamat mencoba!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE