Rupanya ini 8 Alasan Bunga Teratai Kerap Dikonsumsi Orang Tionghoa. Sehat lo, Nggak Mau Coba?

Bunga teratai

Bukan sekadar tanaman, bunga teratai menjadi food culture yang sering dikonsumsi oleh orang Tionghoa. Dinukil dari China Daily, mayoritas orang Asia terutama di Cina menikmati bunga teratai dalam beragam olahan. Bunga teratai adalah jenis tanaman dari suku Nymphaeaceae. Salah satu jenisnya adalah bunga teratai putih yang biasa ada di taman. Berbeda dengan bunga lainnya, bunga teratai hidup di air yang tenang. Bunga teratai dapat terapung di atas air karena memiliki rongga-rongga udara di batang dan akar.

Advertisement

Ciri khusus bunga teratai adalah mempunyai daun dengan lapisan pembersih, jadi bisa membersihkan kotoran sendiri. Bunga teratai juga memiliki daun yang lebar untuk melakukan penguapan dan penyerapan sinar matahari. Terlepas dari deskripsi bunga teratai yang menakjubkan, masyarakat Tionghoa memiliki kepercayaan kalau bunga ini mendatangkan hal baik lo, Nah, ternyata secara ilmu kesehatan, bunga teratai pun berkhasiat. Ada alasan masuk akal di balik kebiasaan mereka. Nah, Sohip langsung simak alasannya di bawah ini. Ini dia!

1. Selama 1000 tahun digunakan dalam pengobatan dan masakan di Tiongkok, bunga teratai memiliki makna mendalam sebagai simbol kemurnian

bunga teratai simbol kemurnian | photo by Jay Castor via unsplash.com

Dalam budaya Tiongkok, bunga teratai melambangkan kepribadian perempuan yang mulia dan murni. Berdasarkan filosofi itu, makna bunga teratai adalah kemurnian pikiran yang tercerahkan. Ibaratnya orang yang keluar dari lumpur tapi nggak tercemar. Bahkan kemurnian tetap muncul di tengah penderitaan sekalipun. Dengan nilai filosofis ini, bunga teratai dipercaya sebagai bahan pengobatan dan masakan di Tiongkok selama ribuan tahun.

2. Nggak cuma simbol kemurnian, bunga teratai diyakini sebagai Delapan Simbol Keberuntungan

simbol keberuntungan | photo by Afif Kusuma via unsplash.com

Pantas ya, bunga teratai besar atau kecil menjadi tanaman yang sering dipelihara oleh orang Tionghoa. Entah itu untuk hiasan maupun dikonsumsi. Pasalnya, filosofi bunga teratai mendatangkan nasib baik karena tergolong dalam delapan simbol keberuntungan. Jadi, bunga teratai dianggap sebagai simbol musim panas yang membawa keberhasilan. Empat jenis bunga teratai yang memiliki warna berbeda ini dipercaya merepresentasikan aspek kesempurnaan lo.

Advertisement

Warna merah berarti ketulusan dan kemurnian. Warna putih melambangkan kesempurnaan. Warna merah muda mewakili Sang Buddha dalam kepercayaan agama Buddha. Sedangkan warna biru merupakan simbol kemenangan dan kebijaksanaan. Ternyata, warnanya pun bermakna ya~

3. Rayakan Tahun Baru Cina atau Imlek nggak bakal lengkap kalau nggak ada masakan bunga teratai

bunga teratai saat imlek | photo by Lê Minh via www.pexels.com

Tahun baru Cina selalu dirayakan setiap tahunnya oleh orang Tionghoa. Biasanya mereka menghidangkan makanan khas. Nah, menjadi santapan wajib saat merayakan tahun baru Cina atau Imlek, masakan bunga teratai nggak boleh terlewatkan. Bagian bunga teratai yang diolah adalah biji dan akar. Bukan tanpa alasan, akar bunga teratai melambangkan keberuntungan dan keberkahan. Sementara itu, biji bunga teratai bermakna harapan dilimpahi anak laki-laki.

4. Makanan paling ikonik saat Festival Pertengahan Musim Gugur adalah moon cake yang banyak isian. Salah satunya biji bunga teratai

moon cake | photo by Houses Cheung via unsplash.com

Sepertinya memang benar kalau orang Tionghoa sering membudidayakan bunga teratai untuk dikonsumsi. Selain masakan bunga teratai untuk merayakan Imlek, pun untuk merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur. Sesuai budayanya, orang Tionghoa akan membuat moon cake yang dapat diisi aneka bahan. Mulai dari kacang-kacangan, telur, buah, sampai biji bunga teratai.

Advertisement

5. Ternyata nggak hanya bermakna filosofis, bunga teratai juga berfungsi untuk mengatasi insomnia

insomnia | photo by M. via unsplash.com

Sebenarnya bunga teratai mempunyai segudang khasiat. Setiap bagiannya memiliki manfaat khusus untuk tubuh. Ngomongin manfaat bunga teratai, bagian bijinya saat bagus lo untuk mengatasi insomnia. Biji bunga teratai mengandung zat penenang alami yang  efektif menyembuhkan kegelisahan dan membuat tidur lebih nyenyak. Jaminan bakal tidur pulas~

Biji bunga teratai juga teruji dalam memulihkan masalah pencernaan seperti diare. Bagi pengidap tekanan darah tinggi, biji ini bisa dijadikan asupan alternatif. Nggak hanya itu, biji bunga teratai pun mengandung protein untuk ibu hamil. Kalau melihat begini banyak khasiatnya, wajar aja orang Tionghoa sering mengonsumsi bunga teratai terutama bijinya.

6. Oh, alasan ini yang bikin orang Tionghoa  sering mengonsumsi bunga teratai. Akarnya pun bermanfaat untuk kesehatan jantung

jantung sehat| photo by alexrathts via depositphotos.com

Jadi, nggak cuma bijinya aja, akar bunga teratai pun memiliki khasiat. Dilansir Alodokter , akar bunga ini mempunyai serat dan karbohidrat kompleks. Kandungan inilah yang bikin akar bunga teratai ampuh mengatasi tingginya gula darah dan kolesterol. Oh iya, akar bunga teratai juga mengandung kalium yang ‘ramah’ untuk penderita hipertensi. Semua kandungan ini membuat jantung lebih sehat dan kuat~

7. Daun bunga teratai pun mempunyai kandungan yang bagus untuk menurunkan berat badan. Jadi kebiasaan mengonsumsi bunga teratai itu beralasan. Nggak cuma asal~

berat badan turun| photo by HayDmitriy via depositphotos.com

Fakta ini membuktikan kalau di balik kebiasaan orang Tionghoa mengonsumsi bunga teratai, ada alasan masuk akal. Secara medis, bunga teratai mempunyai beragam khasiat untuk tubuh. Hampir seluruh bagian tanaman ini kaya manfaat. Misalnya daun bunga teratai memiliki kandungan flavonoid untuk mengurangi lemak darah. Alhasil, zat ini membantu mempercepat proses pengurangan lemak.

8. Bunga teratai menjadi simbol agama Buddha dan Hindu. Nggak heran kalau bunga ini bermakna untuk masyarakat Tionghoa yang mayoritas beragama Budhha

bunga teratai dalam agama Buddha | photo by Sabine Schulte via unsplash.com

Sebenarnya bunga teratai dapat ditemukan di banyak negara. Di Indonesia pun, bunga ini bisa dijumpai dengan mudah. Tapi nggak bisa disangkal masyarakat Tionghoa identik dengan bunga teratai. Menjadi simbol agama Buddha dan Hindu, bunga ini memiliki makna tersendiri untuk masyarakat Tionghoa yang dikenal menganut agama Buddha. Nah, ini juga alasan mengapa dewa maupun dewi dalam agama Buddha digambarkan berada di atas bunga teratai.

Bila tertarik mencoba kebiasan orang Tionghoa ini, kamu bisa membuat teh bunga teratai. Bahannya mudah didapatkan, ada banyak yang jual bunga teratai terdekat. Eh, tapi jangan salah mengenali bunga teratai dengan bunga padma dan bunga seroja. Ketiganya hampir mirip tapi nggak sama. Untuk membedakannya, nggak apa-apa lo kamu berselancar dulu di internet untuk melihat-lihat gambar bunga teratai. Biar makin tahu bedanya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE