7 Cara Menanam Kangkung Tanpa Membutuhkan Lahan yang Luas. Mudah Dipraktikkan, Lho!

Cara menanam kangkung

Kangkung termasuk sayuran populer di Indonesia. Saking seringnya dikonsumsi, tak sedikit orang yang mencoba menanamnya sendiri. Kalau kamu juga tertarik, dalam artikel ini Hipwee akan menerangkan langkah demi langkah bagaimana cara menanam kangkung di rumah. Nggak butuh lahan luas, kamu bisa menanam kangkung di pekarangan rumah dengan praktis. Hanya memanfaatkan barang-barang bekas, bahkan kamu bisa menanam kangkung di botol Aqua, baskom, ataupun di ember.

Advertisement

Jadi, pada dasarnya kamu bisa menanam kangkung dengan beragam cara, tak melulu melalui media polybag yang selama ini cukup familier. Supaya kangkung tumbuh subur ikuti 7 langkah di bawah ini. Dijamin nggak ribet, kamu bisa bercocok-tanam dengan gampang. Hasilnya pun dipastikan melimpah.

1. Langkah pertama, siapkan benih kangkung terlebih dulu. Agar kangkung tahan hama dan penyakit, pilih benih yang unggul

cara menanam kangkung

Benih kangkung | Photo by PPD via pixnio.com

Syarat pertama menanam kangkung adalah menyiapkan benih. Usahakan benih kangkung yang dipilih memang bibit unggul. Pasalnya, benih yang bagus dan berkualitas akan menentukan ketahanan kangkung menghadapi hama dan penyakit. Bila kamu bingung menentukan benihnya, jangan sungkan untuk bertanya pada penjual benih. Biasanya benih tanaman seperti kangkung dapat diperoleh di kios atau toko pertanian.

2. Benih udah ada? Selanjutnya, siapkan media tanam sesuai dengan ketersediaan lahan di rumah

Media tanam | Photo by Piqsels via www.piqsels.com

Kalau kamu sudah beli benih, cara selanjutnya yang harus dilakukan dalam menanam kangkung adalah menyiapkan media tanam. Sebenarnya, ada banyak media tanam yang bisa dipakai, tergantung ketersediaan lahan. Apabila tak punya tanah, biasanya orang memilih media seperti air atau hidroponik dalam menanam kangkung. Bahkan, ada juga yang memanfaatkan media seperti kolam. Semua  alternatif itu termasuk ke dalam praktik menanam kangkung tanpa tanah. Terlepas dari semua itu, salah satu metode paling populer adalah menanam kangkung hidroponik dengan botol bekas.

Advertisement

Buat kamu yang enggan memakai metode air tersebut, bisa memilih metode tanah. Nggak perlu lahan luas, kamu dapat menjajal untuk menanam kangkung dengan baskom atau ember. Kamu hanya perlu menyiapkan  baskom, keranjang plastik, tisu, dan benih. Cara lainnya, kamu bisa menggemburkan dan membuat gundukan tanah setinggi 1 meter di sekitar rumah. Pastikan kamu menggunakan tanah yang bebas gulma dan rumput liar.

3. Setelah media tanam tersedia, jangan lupa beri pupuk agar kandungan tanah makin kaya nutrisi untuk tanaman kangkung

cara menanam kangkung

Pupuk | Photo by Joke vander Leij via pixabay.com

Pemberian pupuk kerap diabaikan padahal sangat penting dalam proses menanam kangkung. Ketika media tanam sudah siap, kamu hanya perlu meratakan dan membiarkannya selama 3-5 hari. Tapi sebelum itu, taburkan dulu pupuk secukupnya. Pun kamu juga bisa menambahkan kapur dolomit bila kandungan asam tanah cukup tinggi. Kapur tersebut berfungsi untuk menetralkan pH tanah.

4. Kalau tanah sudah dipupuk, saatnya menanam kangkung di baskom. Pastikan tanamannya terkena sinar matahari agar tumbuh optimal

Cara menanam kangkung| Photo by Kak Eko via www.flickr.com

Bila menggunakan media tanam baskom, ikuti cara menanam kangkung ini. Pertama, letakkan tisu di atas keranjang plastik terlebih dulu. Kemudian isi keranjang dengan tanah yang telah diberi pupuk. Lalu taburi benih kangkung. Langkah berikutnya, isi baskom dengan air yang cukup. Letakkan keranjang plastik di bagian atas baskom dan tunggu sampai benih kangkung tumbuh akar.

5. Jangan lupa lakukan penyulaman untuk memilah dan mengganti tanaman kangkung yang tidak tumbuh

Menyulami tanaman kangkung | Photo by Couleur via pixabay.com

Setelah beberapa hari tanaman kangkung akan tumbuh perlahan. Ketika tanaman mulai rimbun, kamu harus menyulamnya agar tanaman yang tidak tumbuh atau mati bisa diganti. Penyulaman bertujuan supaya hasil panen merata. Jadi lakukan penyulaman secara rutin, ya.

6. Rawat tanaman kangkung secara berkala agar tidak ada gulma

cara menanam kangkung

Merawat kangkung | Photo by Piqsels via www.piqsels.com

Usai 10 hari masa penanaman benih, kamu harus aktif memeriksa tanaman kangkung. Pastikan tidak ada gulma yang mengganggu dan segera mencabut bila menemukannya. Selain itu, cara terbaik untuk menanam kangkung adalah memberikan pupuk susulan agar unsur hara dalam tanah tetap terjaga. Misalnya, gunakan pupuk urea sekitar 15 gram per meter lahan. Aturan tersebut dipakai bila lahan yang kamu miliki cukup luas.

7.  Kalau semua langkah sudah dilakukan, kini waktunya panen kangkung. Nggak perlu beli, kamu bisa petik sendiri

cara menanam kangkung

Panen kangkung | Photo by Wikimedia via commons.wikimedia.org

Ketika telah menginjak umur 30 hari, kangkung sudah bisa dipanen. Cara memanennya pun gampang. Kamu hanya perlu mencabutnya sampai ke akar atau kamu potong ujung pangkal batang dengan pisau. Untuk mencegahnya layu, rendam akar kangkung di air. Trik tersebut dijamin bikin kangkung lebih segar dalam waktu lama.

Nah itu dia cara menanam kangkung yang bisa kamu praktikkan langsung di rumah. Sekarang nggak perlu pusing-pusing lagi beli kangkung di pasar atau di warung. Tinggal petik aja~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE