5 Cara Mengepel Lantai Aneka Jenis biar Kinclong dan Nggak Bau Amis

Cara mengepel lantai

Mengepel lantai mungkin dianggap sebagai pekerjaan rumah tangga yang sepele. Padahal sering kali mengepel lantai butuh tenaga ekstra dan trik khusus supaya bisa bersih, kinclong, dan wangi. Mengepel lantai nggak bisa asal pakai air yang diberi cairan pel dan kain lap yang bersih. Jika asal-asalan, alih-alih lantai bisa bersih dan wangi, lantai justru kusam, lengket, dan bau amis.

Hayo, siapa yang sering mengalami hal ini? Meski dianggap sepele, cara mengepel lantai supaya kinclong, nggak lengket, dan nggak bau amis ada triknya tersendiri, lo. Nah, supaya nggak buang-buang tenaga saat mengepel lantai, berikut Hipwee Tips bagikan cara mengepel lantai yang benar supaya kinclong dan nggak bau amis, yuk simak!

ADVERTISEMENTS

1. Mengepel lantai minimal 2 kali dengan kain lembap agar seluruh debu terangkat dan bersih sempurna

Cara mengepel lantai

Menyapu lantai sebelum mengepel | Credit by Tonodiaz on Depositphoto

Baik lantai jenis plester, ubin, vinyl, maupun keramik memang butuh kesabaran saat membersihkannya dari debu yang membandel. Kadang mengepel lantai berdebu justru meninggalkan noda kusam meski telah menggunakan cairan khusus pel. Untuk mengatasi hal ini, coba cara mengepel lantai yang benar berikut ini:

  1. Pastikan lantai sudah disapu sebelum dipel.
  2. Cuci kain pel dan pastikan sudah bersih dari debu sebelum digunakan untuk mengepel.
  3. Peras hingga lembap setelah dicuci, sebab kain yang terlalu basah justru membuat debu semakin rata pada lantai.
  4. Jika kain sudah terlalu kotor, maka cuci lebih dulu menggunakan air bersih yang mengalir. Jangan dicelupkan pada ember, karena membuat sebagian debu kembali menempel ke lantai. Hal inilah yang membuat debu membandel dan lantai jadi kusam.
  5. Ulangi proses dari langkah 2-4, hingga semua lantai selesai dipel.
  6. Kemudian ulangi proses mengepel dengan cara yang sama, tapi menggunakan cairan khusus pel yang dilarutkan pada air di dalam ember.

ADVERTISEMENTS

2. Cara mengepel lantai agar kinclong dengan mencampurkan baking soda pada air pel

Cara mengepel lantai

Tambahkan baking soda | Credit by Thamkc on Depositphoto

Lantai yang kinclong menandakan lantai benar-benar bersih dari debu atau kotoran yang menempel. Apalagi jika lantainya jenis keramik, granit, bahkan marmer. Namun, sering kali setelah dipel, lantai jadi kusam meski sudah menggunakan cairan pel. Untuk mengatasi hal ini, coba tambahkan baking soda pada air yang digunakan untuk mengepel. Baking soda memang sering digunakan sebagai campuran pembersih karena bisa mengangkat berbagai kotoran.

Cara mengepel lantai agar kinclong menggunakan baking soda ini cukup praktis dan efektif. Kamu hanya perlu mencampurkan 2-3 sendok makan baking soda pada 3-5 liter air dalam ember untuk mengepel. Pastikan lantai sudah disapu lebih dulu sebelum dipel, ya. Setelah dipel menggunakan baking soda, kamu bisa mengulanginya dengan cairan pembersih khusus pel lantai jika ingin hasilnya wangi.

ADVERTISEMENTS

3. Gunakan cairan pembersih yang tepat saat mengepel lantai agar nggak lengket setelah kering

Cara mengepel lantai

Perhatikan takaran yang tepat | Credit by Gdolghikh on Depositphoto

Penggunakan cairan khusus pel kadang justru membuat lantai jadi lengket setelah kering. Hal ini biasanya terjadi pada lantai keramik dan marmer karena takaran cairan khusus pel yang kurang tepat. Penggunaan cairan tersebut jika terlalu banyak akan membuat kandungan sabun atau zat pembersih jadi menempel pada permukaan lantai, apalagi jika hanya mengepelnya sekali, sehingga saat kering meninggalkan rasa lengket.

Pastikan kamu menggunakan cairan pel sesuai petunjuk pemakaian supaya nggak terlalu pekat. Apalagi jika kamu menggunakan cairan pel dengan cara menyemprotnya ke lantai. Sebab, metode semprot hanya menggunakan sedikit air sehingga kurang maksimal untuk mengangkat sisa sabun pada lantai. Hindari penggunaan detergen dan kain pel berbahan nilon yang nggak menyerap cairan.

ADVERTISEMENTS

4. Tambahkan cairan antibakteri saat mengepel lantai agar tidak meninggalkan bau amis

Cara mengepel lantai

Tambahkan cairan anti-bakteri | Credit by Belchonock on Depositphoto

Sering kali mengepel lantai justru menimbulkan bau amis, meski sudah menggunakan cairan khusus pel. Ternyata hal ini karena air terkontaminasi bakteri atau lantai yang lembap sehingga ditumbuhi bakteri. Jika kamu mengalami hal ini, maka perlu menggunakan cairan antibakteri untuk mengepel lantai supaya bakteri penyebab bau amis bisa mati. Berikut cara mengepel lantai agar tidak bau amis:

  1. Pastikan lantai sudah disapu dulu sebelum dipel.
  2. Gunakan cairan antibakteri khusus lantai, perhatikan takaran penggunaan pada kemasan saat melarutkannya pada air.
  3. Celupkan kain pel ke dalam larutan antibakteri, peras hingga lembap, kemudian gunakan untuk mengepel lantai.
  4. Jika kain sudah terlihat kotor atau wilayah yang dipel sudah cukup luas, maka cuci kain pel lebih dulu dengan air bersih yang mengalir.
  5. Kemudian celupkan kembali pada larutan antibakteri yang sama, peras hingga lembap, dan lanjutkan mengepel di bagian lain. Hal ini supaya bakteri pada lantai nggak masuk ke dalam air yang akan digunakan untuk mengepel lantai lainnya.
  6. Jika ingin lantai lebih wangi, maka ulangi mengepel menggunakan cairan pel dengan metode yang sama. Dijamin lantai bebas bau amis!

ADVERTISEMENTS

5. Cara mengepel lantai berminyak agar nggak licin dan tetap wangi

Cara mengepel lantai

Berishkan menggunakan kain yang menyerap | Credit by Marketlan on Depositphoto

Lantai dapur sering kali terkena cipratan atau bahkan tumpahan minyak yang membuatnya jadi licin dan berbau tak sedap. Lantai yang berminyak juga jadi terlihat kusam dan lengket jika cara mengepelnya kurang tepat. Untuk mengatasi hal ini, kamu perlu trik khusus saat mengepel lantai supaya bisa bersih maksimal. Berikut cara mengepel lantai berminyak yang benar:

  1. Pastikan lantai sudah di sapu sebelum dipel.
  2. Pada bagian yang berminyak, bersihkan dulu menggunakan kertas atau kain yang bisa menyerap minyak.
  3. Tetesi sabun cuci piring pada bagian yang berminyak, kemudian ciprati dengan air.
  4. Gosok menggunakan kain hingga minyak terangkat, hal ini supaya minyak nggak menyebar ke seluruh lantai, sehingga nggak licin dan lebih mudah dibersihkan.
  5. Kemudian pel lantai menggunakan cairan pel yang wangi sesuai petunjuk pemakaian pada kemasan.

Nah, itulah beberapa cara mengepel lantai baik keramik, plester, ubin atau tegel, hingga marmer yang benar. Mengepel lantai dengan cara asal, justru membuat debu semakin rata dan hasilnya nggak kinclong, lo. Apalagi jika lantai kotor, kadang meninggalkan rasa lengket dan bau amis setelah kering. Cobain yuk, cara mengepel lantai yang benar seperti di atas, biar tenagamu nggak sia-sia kalau hasilnya bisa bersih maksimal dan wangi segar!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

salt of the earth, light of the world