8 Cara Merawat Telinga Agar Nggak Gampang Kena Gangguan Pendengaran

Cara merawat telinga

Membayangkan dunia tanpa suara mungkin akan sangat menakutkan bagi kebanyakan orang. Beruntung, kita memiliki indra telinga yang memiliki fungsi untuk mendengar. Sebagai organ yang sangat penting, ada bagian-bagian telinga yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Bagian luar telinga bertugas untuk mengumpulkan suara dan menyalurkannya ke telinga tengah.

Advertisement

Fungsi telinga bagian tengah mengubah suara menjadi getaran untuk dikirimkan ke telinga bagian dalam. Barulah telinga bagian dalam mengirim sinyal ke otak. Namun, apa jadinya kalau sampai bagian-bagian telinga itu tidak dirawat dengan baik? Tentu saja pendengaran menjadi terganggu, bahkan bisa menyebabkan rasa sakit. Maka dari itu, penting mengetahui cara merawat telinga dengan tepat supaya terhindar dari semua kemungkinan buruk. Yuk, simak delapan cara merawat telinga yang sudah Hipwee rangkum berikut ini!

1. Bersihkan bagian luar telinga dengan kain atau tisu basah untuk mengangkat kotoran

Bersihkan bagian luar telinga | Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Cara kerja telinga sudah terbagi berdasarkan bagian dalam, tengah, dan luarnya. Untuk membersihkan telinga, kita hanya perlu membersihkan bagian daun telinga atau telinga luar saja. Kamu bisa membersihkan daun telinga dengan kain lembut atau tisu basah untuk mengangkat kotoran atau keringat. Pasalnya, bagian dalam telinga sudah memiki kemampuan untuk membersihkan sendiri dengan bulu-bulu halus dan cairan di dalamnya.

2. Hentikan penggunaan cotton buds karena justru mendorong kotoran ke dalam telinga

Hentikan penggunaan cotton buds | Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Perlu kamu ingat, kalau memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga akan berisiko merusak organ sensitif, seperti gendang telinga di dalamnya. Padahal, sampai sekarang masih banyak orang yang menggunakan cotton buds untuk membersihkan telinga bagian dalam. Hal itu sangat tidak dianjurkan karena memasukan cotton buds ke dalam telinga justru mendorong kotoran semakin masuk ke dalam. Kalau memang mengalami gangguan pendengaran, kamu bisa meminta bantuan dokter untuk membersihkannya dengan alat khusus.

Advertisement

3. Jaga telinga tetap kering setelah mandi atau berenang

Jaga telinga tetap kering | Photo by Porapak Apichodilok from Pexels

Setelah beraktivitas di dalam air, telinga rawan basah. Telinga yang basah atau terlalu lembap bisa memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam telinga. Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa menjadi infeksi. Maka dari itu, kalau kamu sedang berenang, lebih baik menggunakan penyumbat telinga untuk mencegah air masuk ke dalam. Kalau tidak, jangan lupa gunakan handuk untuk mengeringkan telinga setelah berenang atau mandi.

4. Istirahatkan telinga dengan keluar dari tempat bising beberapa kali

Istirahatkan telinga dari tempat bising | Photo by Wendy Wei from Pexels

Cara merawat telinga selanjutnya adalah dengan mengistirahatkannya. Saat berada di tengah-tengah konser musik atau semacamnya, telinga kita tentu terpapar dengan berbagai macam suara, mulai dari yang lirih sampai yang keras. Maka dari itu, berikan waktu telinga untuk istirahat dengan cara keluar dari tempat bising beberapa kali. Telinga juga perlu waktu setidaknya 16 jam untuk pulih dari konser musik yang bising.

5. Gunakan penutup telinga di tempat-tempat bising

Gunakan penutup telinga | Photo by Mikołaj Bleja from Pexels

Seperti cara merawat mata dengan menggunakan kacamata, telinga juga perlu dilindungi dengan menggunakan penutup telinga. Penutup telinga ini bisa kamu gunakan saat berada di tempat-tempat bising. Bukan hanya saat berada di konser, suara bising juga bisa ditemukan di lingkungan kerja atau di rumah. Cara itu juga bisa digunakan untuk merawat telinga anak kelas 1 SD yang belum paham.

Advertisement

6. Kecilkan volume musik pada headphone atau headset tidak lebih dari 60 persen

Kecilkan volume musik | Photo by Nicholas Githiri from Pexels

Lima cara merawat telinga dengan baik di atas mungkin akan dengan mudah kita lakukan. Namun, jangan lupa kalau salah satu penyebab utama gangguan pendengaran adalah penggunaan perangkat audio yang tidak aman. Maka dari itu, kalau kamu senang memakai headphone atau headset, lebih baik utnuk mengecilkan volumenya tidak lebih dari 60 persen dan menggunakannya tidak lebih dari 60 menit sehari.

7. Jauhkan headset dari paparan kuman dengan meletakkan di tempat yang bersih

Jauhkan headset dari kuman | Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Selain mengatur volume, penting juga untuk menjaga headset yang kita gunakan. Ini bertujuan untuk mencegah bakteri berkembang biak saat dipakai ke telinga. Untuk menghindari dari kuman, kamu perlu menyimpannya di tempat yang bersih dan jangan menggunakannya bergantian dengan orang lain. Kalau merasa sudah kotor, bersihkan headset dengan kain kering atau semacamnya.

8. Lakukan pemeriksaan telinga ke dokter THT, terutama saat ada keluhan

Lakukan pemeriksaan rutin | Photo by SHVETS production from Pexels

Untuk memastikan telinga bersih dan sehat, alangkah baiknya kamu melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter THT. Pasalnya, semakin usia bertambah, rentan untuk mengalami gangguan pendengaran. Dengan melakukan pemeriksaan rutin, fungsi pendengaran dan kebersihan telinga bisa terjaga. Pemeriksaan ke dokter juga menjadi solusi saat terdapat keluhan pada telinga, seperti nyeri, keluar cairan, pendengaran terganggu, dan semacamnya.

Itulah gambaran cara merawat telinga yang perlu kita lakukan. Kalau kamu ingin merawatnya supaya tetap bersih dan sehat, jangan lupakan delapan cara di atas ya!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE