Bagi sebagian besar orang, membersihkan telinga dengan cotton bud itu menjadi sebuah ‘kenikmatan’. Kotoran-kotoran penyumbat telinga seolah terangkat habis oleh benda kecil dengan ujung berbulu ini. Tapi, kamu harus tahu kalau bentuk telinga sudah dirancang untuk menghalangi masuknya kotoran ke dalamnya. Selain itu, kelenjar rambut di bagian depan berfungsi untuk menghalau kotoran dan memproduksi getah telinga bernama serumen. Serumen ini lah yang sering kamu anggap sebagai kotoran telinga.

Lalu apa saja sih bahaya laten dari penggunaan cotton bud ini? Dan, apa yang seharusnya kita lakukan demi menjaga telinga tetap sehat serta bersih?

1. Pernah kebayang kalau kapas cotton bud ketinggalan di telinga? ‘Kan syereeeem 🙁

gimana kalau nyangkut? via kawaiibeautyjapan.com

Seperti yang dilaporkan, banyak sekali kasus rusaknya telinga akibat kapas cotton bud yang tertinggal di dalam telinga. Entah karena faktor kurang hati-hati atau apa, yang jelas ini tetap saja bahaya. Meski tekstur kapas itu lembut dan tak menyakiti, tetap saja akan membahayakan jika sudah masuk ke dalam telinga, yang notabene salah satu organ vital dari tubuh. Hati-hati, ya!

2. Kotoran telinga sebaiknya tidak usah dibuang, kecuali jika menggumpal dan mengganggu pendengaran

membuang kotoran telinga di dokter THT via hearology.uk

Advertisement

Getah telinga atau serumen atau ada pula yang menyebutnya tahi telinga tadi mungkin lebih kamu kenal sebagai kotoran telinga. Nah, kotoran ini nggak terlalu penting untuk kamu bersihkan ya, guys! Lagipula, secara alami kotoran yang masuk akan kering dan keluar sendiri. Jadi, cotton bud sebetulnya tak begitu dibutuhkan, kalau kamu sendiri sudah rajin menjaga kebersihan.

3. Jika terlalu sering, cotton bud bukannya membersihkan telinga, tapi justru membahayakan pendengaranmu

hati-hati dengan kesehatan pendengaranmu via earwaxtreatment.com

Kebiasaan mengorek telinga akan membuat getah telinga terus terdorong ke dalam dan menumpuk. Pada akhirnya, tumpukan getah ini akan menyumbat telinga dan kemampuan pendengaranmu akan menurun karena gelombang suara tak bisa disalurkan dengan baik. Wah bahaya banget tuh!

4. Mengorek telinga bisa mengakibatkan pendarahan, trauma, hingga kolaps. Duh!

banyak dampak buruknya via wisegeek.com

Perbenturan bisa terjadi selama kamu mengorek telinga karena bentuk telinga yang bersudut dan bisa menyebabkan pembengkakan hingga pendarahan. Kalau terlalu keras, bahkan bisa menyebabkan trauma (beda ya sama trauma ke mantan). Refleks saraf pagus yang ada di telinga juga bisa bikin kamu batuk hingga akhirnya kolaps. Hiiiiii….

5. Fatal! Kebiasaan mengorek telinga dengan cotton bud bisa bikin mukamu nggak simetris. Kok bisa?

Saraf facialis adalah salah satu syaraf yang ada di telinga dan fungsinya untuk menggerakkan otot muka dan menunjang pendengaran. Meski dilindungi tulang, jika terjadi infeksi atau gangguan lain tetap bisa membuat wajahmu jadi mencong, mata tak bisa ditutup dan lainnya. Ngeri!

6. Imbasnya, kamu bisa kapan saja merasakan dengingan pada telinga. Tandanya, gendang telingamu sedang dalam bahaya

Telingamu berdenging? via huffingtonpost.ca

Tahukah kamu kalau cotton bud bisa merusak gendang telinga dan mengakibatkan telinga berdenging hingga kelumpuhan syaraf di sekitar wajah? Tak hanya itu, telinga juga bisa terkena infeksi atau otitis yang dapat menyerang seluruh saluran, biasanya kamu jumpai dalam bentuk nanah.

7. Jika kamu sudah merasa risih, cukup bersihkan telinga bagian luarnya. Bagian lainnya boleh kamu abaikan saja

cotton bud untuk membersihkan bagian luar saja via drpaulose.com

Terkadang, merasa risih karena telinga sudah terlalu kotor itu wajar. Namun, bagian yang kamu bersihkan cukup daun dan muara liang telinga saja. Masalahnya, getah berwarna kuning di telinga takkan pernah habis meski sudah dibersihkan. Dia pun akan berproduksi terus, karena berfungsi melindungi telingamu.

Bukannya melarangmu untuk menjaga kebersihan telinga. Hipwee Tips hanya ingin kamu lebih berhati-hati, khususnya saat membersihkan telinga. Cotton bud juga tak selamanya buruk, selama kamu tetap bijak dan jeli dalam penggunaannya. Cheers!