Begini Cara Pakai Obat Sesuai Bentuk Sediaannya. Camkan, Nggak Semuanya Bisa Digerus, Ya!

Cara pakai obat

Tahukah kamu? Ada beberapa orang yang hingga dewasa nggak mahir menelan obat bulat-bulat karena alasan tertentu. Nggak jarang mereka lalu menggerus obatnya supaya lebih mudah ditelan. Padahal, ada beberapa obat jenis tertentu yang harus ditelan bulat-bulat dan nggak boleh digerus lo. Kalau sampai menyalahi aturan ini, fungsi obat nggak akan bisa maksimal dan bahkan meningkatkan efek toksiknya. Wah~

Advertisement

Obat yang berbentuk sediaan oral alias yang obat yang ditelan biasanya yang paling banyak keliru dalam hal cara penggunaannya. Coba baca dulu cara menggunakan obat berdasarkan bentuk sediaannya berikut biar nggak keliru pakai.

1. Obat berbentuk tablet, kapsul, atau pil cara menggunakannya adalah langsung ditelan seluruhnya dengan atau tanpa bantuan air putih

langsung minum seluruhnya via www.verywellhealth.com

Obat bentuk ini bisa langsung diminum dengan air putih, atau boleh juga tanpa dibantu minum air bagi yang sudah terbiasa. Tapi ingat, gunakan air putih ya, bukan dengan susu, kopi, teh, apalagi alkohol. Ada beberapa kondisi tertentu seperti berikut:

  • Tablet bisa dikonsumsi sebagian jika ada tanda garis pada obat. Tujuannya untuk mengurangi dosis jika pasiennya anak-anak.
  • Kapsul bisa dibuka cangkangnya untuk mengeluarkan serbuk obat dan dicampur dengan air, biasanya untuk anak-anak yang sulit menelan obat.
  • Khusus untuk kapsul lunak seperti vitamin yang mengandung minyak ikan, harus ditelan seluruhnya.
Advertisement

2. Tablet hisap harus dikunyah atau dihisap sampai habis. Kayak makan permen gitu~

tablet hisap via eatinghealthy.pro

Biasanya, bentuk obat ini ukurannya lebih besar dari tablet biasa, pun tertera keterangan ‘tablet kunyah’ atau ‘tablet hisap’ pada kemasannya. Obat bentuk ini contohnya adalah obat mag atau obat antasid. Setelah menghisap obat sampai habis, jangan lupa minum air putih untuk memastikan seluruh obat tertelan. Tenang, obat bentuk ini punya rasa yang bersahabat kok~

3. Bentuk tablet salut atau yang punya selaput dengan bahan tertentu harus kamu telan langsung dan nggak boleh digerus, ya!

tablet salut via twitter.com

Tablet salut umumnya berbentuk tablet salut gula, tablet salut selaput, dan tablet salut enterik. Salut gula dan salut selaput pada tablet bertujuan untuk menutupi rasa atau bau yang kurang enak dari zat aktif obat. Sementara salut enterik bertujuan untuk melindungi obat biar nggak hancur di dalam lambung akibat asam lambung, sehingga obat bisa bekerja efektif di usus.

Makanya itu, obat salut harus ditelan langsung seluruhnya dan nggak boleh dibelah atau digerus. Jika kesulitan, kamu bisa mengonsumsinya dengan bantuan makanan kecil seperti pisang atau lainnya.

Advertisement

4. Obat yang penggunaannya dilarutkan dalam air putih namanya tablet effervescent

dilarutkan dalam air via holisticare.co.id

Umumnya, tablet bentuk ini dimasukkan dalam air yang takarannya disesuaikan dengan petunjuk, lalu minum setelah tablet larut. Tablet bentuk ini biasanya mudah menyerap uap air sehingga harus disimpan dalam wadah kedap udara.

5. Berbeda lagi dengan bentuk tablet bukal yang penggunaannya harus diselipkan di antara gusi dan pipi

tablet bukal via www.semanticscholar.org

Sebelum menggunakannya, minum dan berkumurlah dengan sedikit air untuk melembabkan mulut, lalu letakkan tablet di antara pipi dan gusi. Tutup mulut dan jangan menelan (makan/minum/merokok) sebelum tablet larut dengan sempurna. Cuci mulut atau berkumur minimal 15 menit setelah tablet larut sempurna.

Bentuk obat yang cara penggunaannya hampir sama dengan tablet bukal adalah tablet sublingual yang digunakan dengan cara menyelipkannya di bawah lidah.

6. Bentuk obat sirup/suspensi/emulsi pada dasarnya adalah cair, tapi formulasinya berbeda

obat sirup via www.honestdocs.id

Sebelum mengonsumsi obat bentuk sirup/suspensi/emulsi, kocok terlebih dahulu botol kemasannya agar obat tercampur rata. Gunakan sendok/pipet/tutup takar dan minum sesuai dosis yang ditentukan.

7. Sedangkan sirup kering, harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air minum sebelum digunakan

sirup kering via www.youtube.com

Bentuk sediaan ini konsepnya mirip effervescent dan suspensi. Pada botol biasanya tertera tanda batas pelarutnya, tapi kalau nggak ada, kamu bisa meminta bantuan apoteker atau asisten apoteker untuk melarutkan.

Umumnya, sirup kering mengandung antibiotik yang nggak larut seluruhnya (misalnya Amoxicilin) sehingga obat ini harus habis dalam waktu maksimal 7 hari setelah dilarutkan atau sesuai petunjuk. Jangan lupa untuk mengocoknya setiap kali akan digunakan.

Sebelum mengonsumsi obat-obatan, jangan lupa untuk selalu memperhatikan bentuk sediaan obat dan cara penggunaanya, ya. Jika ada yang dirasa kurang jelas, jangan ragu minta penjelasan dari apoteker daripada kamu sendiri yang rugi karena penggunaan obat yang keliru.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE