Deadline Kerja Atau Skripsi Tak Mungkin Dihindari. Atasi Rasa Lelahmu Dengan Kebiasaan Remeh Ini

Setiap tanggung jawab atau pekerjaan profesional pasti memiliki tantangannya sendiri. Seringkali kita menemukan pekerjaan-pekerjaan berat, yang tadinya sama sekali bukan tanggung jawab kita. Namun kita merasa tak sanggup menolaknya. Sering pula, kita yang tadinya berjanji untuk menemui dosen pembimbing di tanggal sekian harus terburu-buru menyelesaikan revisi, karena tiba-tiba pembimbing kita mengabarkan akan segera pergi ke luar negeri.

Hidup yang seperti ini pasti mengakrabkanmu dengan tenggat waktu atau deadline. Deadline ini sering tanpa permisi menekan fisik dan batin kita. Sebagai dampaknya, rasa jenuh dan lelah yang kamu terima.

Lalu apa sih yang bisa kamu lakukan agar tidak terlalu lelah? Cukup sederhana, lakukan saja kebiasaan-kebiasaan remeh ini di sela-selanya.

1. Cobalah mengunyah permen karet. Di balik bentuknya yang imut sebenarnya ia efektif mengobati rasa lelah

Meski remeh, permen karet punya banyak manfaat

Meski remeh, permen karet punya banyak manfaat via www.scrittura.org

Di saat kamu diwajibkan untuk tetap serius di depan komputer, kunyahlah sebutir permen karet. Aktivitas mengunyah dan kemudian menggelembungkan permen karet ternyata punya banyak manfaat yang tak bisa dibilang main-main. Tapi kamu juga bisa memilih permen karet rendah gula yang berbentuk gigi. Jenis permen karet tersebut tidak bisa ditiup hingga membentuk balon.

Setidaknya ada 4 manfaat yang bisa kamu petik untuk ketahanan kerjamu. Pertama, mengunyah permen karet akan meningkatkan kinerja otak karena oksigen terpompa ke otak dengan lancar. Kedua, ia mampu menekan rasa lapar atau ingin menyemil yang biasa dilakukan saat tengah serius menghadapi monitor. Ketiga, rasa tegang dan stresmu pun menguap karena kegiatan mengunyah membuat otot yang tegang jadi rileks. Dan yang terakhir, mulut yang aktif mengunyah permen karet dapat menghilangkan rasa kantuk!

2. Seduh teh hitam untuk membuang rasa stres. Kamu bisa menikmatinya sambil berbincang ringan dengan teman-teman

Teh hitam untuk rileks

Teh hitam untuk rileks via i.ytimg.com

Selain mengurangi lelah dengan permen karet, kamu juga perlu mulai berinvestasi pada teh hitam. Jenis teh ini mungkin masih terasa asing di telinga masyarakat umum. Namun kamu dapat membelinya di minimarket atau supermarket terdekat.

Sebaiknya pilihlah yang seduh, bukan yang sudah siap minum dalam kemasan botol atau kotak. Sebab khasiat teh hitam akan lebih terasa nikmat dan segar bila disajikan dalam keadaan hangat.

Teh hitam diketahui mengandung alkylamines yang bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, teh hitam juga mengandung senyawa tanin untuk mencegah penyakit ringan akibat virus. Studi dari University College London bahkan menyatakan, meminum empat cangkir teh hitam setiap hari mampu membuang jauh rasa stres atau de-stress. Kandungan anti oksidannya sendiri mampu membuatmu lebih rileks, apalagi jika kamu meminumnya hangat-hangat dari cangkir.

3. Di sela-sela penat memelototi data, selingi waktumu dengan DIY Massage berikut ini!

Pijat dengan santai

Pijat dengan santai via www.devanadiyoga.com

Ketika terlalu lama duduk atau memandang layar komputer, daerah leher hingga pinggang kita kerap kali terasa pegal linu. Jika dibiarkan terus-menerus, rasa sakit di tubuhmu itu bisa semakin menjadi dan menyebabkan penyakit lain. Oleh karenanya, banyak orang memilih mengatasinya dengan meminum vitamin neurotropik. Ada juga yang pergi pijat ke salon atau mencari mall yang menyediakan jasa sofa pijat elektrik.

Sesungguhnya ada cara lebih sederhana untuk mengatasi rasa lelah tersebut. Lakukan Do It Yourself Massage yang sangat sederhana ini. Sediakan saja dua buah bola tenis. Pegang masing-masing bola pada masing-masing genggaman tangan kita. Lalu putar-putarkan keduanya dalam genggaman sambil mata terpejam. Niscaya tubuhmu punya respon yang sama, seakan-akan kamu tengah menikmati sentuhan dari sofa pijat elektrik di mall.

4. Kebiasaanmu mencorat-coret saat bosan dalam kuliah, ternyata ampuh juga mengusir lelah gara-gara deadline. Cukup lima menit saja, kamu akan segar kembali!

Seakan-akan menulis diary

Seakan-akan menulis diary via netbulvar.eu

Coba ingat-ingat lagi! Saat masih kuliah atau sekolah, apa yang akan kamu lakukan jika bosan mendengarkan pengajar berbicara? Selain mengobrol atau bermain handphone, kamu pasti akan menjadikan buku catatanmu sebagai ajang corat-coret bukan? Ya, ternyata menulis atau corat-coret saat bosan dan lelah adalah bentuk ekspresi yang menyenangkan! Alih-alih menyalurkan rasa lelah ke arah yang negatif, kamu bisa menumpahkan uneg-unegmu dalam media yang sederhana tapi membuatmu puas berkarya.

Saat kamu sedang lelah atau mengalami masalah perihal deadline, tuangkan perasaanmu itu ke dalam secarik kertas. Seolah-olah menulis diary di masa remaja, kenyataannya menuliskan hal yang membuatmu lelah bisa menurunkan tingkat stres. Manfaat lainnya, kegiatan ini mampu mengorganisir pikiranmu. Kamu juga bisa mengevaluasi diri sendiri dari pengalaman tak menyenangkan dan mengusir emosi negatif. Menarik bukan? Yuk corat-coret lagi!

5. Saat lelah karena deadline datang lagi, kamu bisa dengarkan musik yang kamu sukai.

Menikmati musik

Menikmati musik via www.dicelacancion.com

Banyak orang begitu menyenangi kegiatan mendengarkan musik. Bukan hanya karena menghibur, musik juga memberikan emosi positif pada pikiran dan tubuh yang terasa lelah. Mendengarkan musik yang disukai secara nyata juga mampu membuat mata yang menyipit karena rasa kantuk, kembali terbuka lebar dan ceria. Apalagi jika kamu mengenakan headphone. Tapi jangan berani-berani mengenakan alat ini di kantor jika kamu bekerja pada perusahaan yang formal, ya! Bisa-bisa panggilan dari bos pun tak kamu dengarkan.

University of Utah Pain Research Center menemukan bahwa orang yang mendengarkan musik dapat menahan rasa nyeri lebih baik dibanding yang tak mendengarkan musik. Ini karena musik mampu menghasilkan emosi positif dan menurunkan level hormon stres. Malahan studi lainnya yang dilakukan oleh Journal of Advanced Nursing menemukan bahwa pasien yang mendengarkan musik pilihan mereka sendiri, lebih tak khawatir sebelum menjalani operasi. Jadi siapkan segera lagu favoritmu untuk diputar perlahan di komputer kantor, sambil bergoyang kecil ya!

6. Meski deadline menghadang, jangan stuck memikirkan pekerjaan. Segarkan kepalamu dengan membersihkan rumah sebentar

Semangat!

Semangat! via vaccaroteam.com

Rasa lelah, stres, dan penat mungkin membuatmu ingin tidur saja. Sayangnya, tidak selamanya usaha ini berhasil. Malahan kamu tidak mengantuk dan terus-terusan kepikiran deadline.

Jika pikiran tentang pekerjaan masih saja menghantuimu, yang kamu perlu lakukan adalah mengalihkannya. Misalnya dengan cara membersihkan rumah. Sederhana, cukup membersihkan bagian dapur atau kamar mandi saja. Ketika hari libur telah tiba, barulah kamu membersihkan seluruh bagian rumah. Setelah kamu melihat hasil membersihkan rumah, kamu tak akan hanya puas. Pikiran cemas akan deadline dan lelahnya pun ikut menghilang. Baru kemudian kamu bisa bersantai dan menikmati tidur pulas sebelum kembali beraktivitas di hari esok.

7. Selain membersihkan sebagian rumah, memasak bisa jadi pilihan. Hati tenang, perut pun kenyang!

Memasak membuatmu mencoba hal baru

Memasak membuatmu mencoba hal baru via kemanaajaboleeh.com

Jika kamu menganggap membersihkan rumah selepas pulang kerja atau di antara mengerjakan skripsi kurang cocok, masih ada alternatif lain yang mampu mengalihkan pikiran lelahmu. Memasak! Selain membuat pikiran sibuk kala mengkoordinir aneka bumbu dan cita rasanya, memasak akan menghadirkan kepuasan berganda untukmu. Apalagi jika kamu bereksperimen menciptakan menu baru, yang hasil jadinya nikmat! Pikiranmu tak lagi jadi sibuk karena deadline dan deadline. Kamu pun puas melihat hasil karya, perut pun terasa kenyang.

Jangan lupa ajak anggota keluarga lain mencicipi hasil karyamu itu! Dijamin rasa lelahmu hilang sirna dalam sekejap karena melihat mereka ikut menikmati lezatnya.

8. Saat hari libur tiba, kadang atasan masih menghubungi dan menanyakan perihal deadline. Siasatnya? Matikan saja sinyal internet!

Sesekali, tak ada salahnya hidup tanpa teror ponsel canggih

Ketika atasan menghubungi di hari libur via s3-eu-west-1.amazonaws.com

Hari kerja akhirnya usai. Akhir pekan yang kamu nantikan tiba juga. Sudah saatnya kamu beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Segenap rencana pun sudah disiapkan. Entah itu akan berjalan-jalan melihat alam, ke luar kota, bertemu pacar, atau membantu ibu beberes di rumah. Kamu berharap kegiatan-kegiatan ini bisa jadi jurus pamungkas agar bisa semangat bekerja lagi di hari Senin.

Tapi pastikan semua rencanamu itu berjalan mulus atau tidak terganggu perihal pekerjaan lagi. Hari libur adalah hak bagimu untuk beristirahat, mengembangkan potensi diri di bidang yang lain, dan menyisihkan waktu untuk yang terkasih. Kalau atasan sering menghubungi untuk menanyakan tentang pekerjaan, lewat chat atau BBM misalnya, mungkin kamu harus sedikit bersikap tegas jika kamu lelah dan tidak akan bekerja di hari libur. Pekerjaan akan dilanjutkan lagi di hari Senin. Kamu bahkan sah-sah saja mematikan sinyal internet pada akhir pekan demi tercapainya waktu istirahat yang sempurna. Jika sesuatu yang penting terjadi, yakinlah atasanmu akan segera menghubungi via SMS dan telepon.

Bekerja atau mencapai prestasi maksimal memang terpuji. Namun sebagai manusia, ada baiknya tetap memperhatikan tubuh kita. Jangan sampai kesibukan membuat kita rentan rapuh dan jatuh sakit.

Jika alarm lelah pada tubuh sudah nyaring berbunyi, sebaiknya istirahat sejenak jangan dilupakan.

Tetap semangat ya, selamat mencoba!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Mesin karaoke berjalan yang gemar film hantu