7 Tanda Peringatan untuk Segera Periksa ke Dokter Kulit. Bukan Hanya Pas Jerawatan Parah Saja

Dokter kulit

Memang ke dokter kulit itu perlu?

Advertisement

Beberapa mungkin belum tahu, kalau dokter kulit turut ambil peran dalam menjaga kesehatan kulitmu. Sebenarnya tak semua masalah kulit harus ditangani dokter kulit. Ada beberapa kondisi yang hanya butuh dilakukan perawatan rutin dengan skincare, bodycare, atau obat apotek. Namun jika permasalahan kulit yang dialami tak kunjung membaik, berarti inilah saatnya kamu mendatangi dokter kulit terdekat.

Baiknya, siapkan dulu bujet karena umumnya konsultasi dokter kulit lebih merogoh kocek daripada obat apotek. Tapi jangan terlalu khawatir, sekarang sudah banyak dokter kulit yang juga menerima BPJS. Kalau belum tahu di mana lokasinya, cari saja di Google dengan kata kunci ‘dokter kulit Jogja BPJS’ misalnya. Nah, kalau kulitmu sudah menunjukkan tanda-tanda ini, periksa ke dokter kulit segera!

1. Kulit yang mengalami reaksi alergi setelah memakai produk kosmetik tertentu

alergi setelah pakai kosmetik | Credit: Her World via www.herworld.com

Dalam tahap ringan, mungkin pengobatan rumahan dengan bahan alami bisa dilakukan. Tapi kalau tak kunjung membaik, pergi ke dokter kulit adalah jalan terbaik. Jika kulit tiba-tiba gatal, kemerahan, dan muncul ruam yang dibarengi dengan reaksi alergi lain, baiknya jangan tunda lagi untuk periksa. Selain produk kecantikan, alergi kulit juga dapat disebabkan oleh obat maupun produk rumah tangga seperti sabun cuci. Jadi, kenali produk dan bahan yang terkandung di dalamnya agar alergi tak kembali.

Advertisement

2. Jerawat meradang yang nggak kunjung membaik meski sudah diobati

jerawat meradang | credit: Sharon McCutcheon via pixabay.com

Hampir semua orang pasti pernah mengalami masalah jerawat. Coba obati dulu selama 4 sampai 10 minggu. Tapi kalau nggak kunjung membaik, ini saatnya kamu pergi ke dokter kulit muka terpercaya. Selain jerawat meradang, kamu juga boleh mendatangi dokter kulit untuk menghilangkan bekasnya. Karena kadang ada beberapa kondisi yang membuat bekas jerawat jadi susah hilang sudah memakai skincare tertentu. Biasanya dokter akan menggunakan metode dermabrasi atau pengelupas kimia untuk menyamarkan bekas jerawat pelan-pelan.

3. Muncul bercak yang melebar dan berubah warna serta ada tahi lalat yang bentuknya mencurigakan

muncul bercak mencurigakan | credit: Johannes Krupinski via unsplash.com

Perhatikan detail setiap bagian kulitmu. Kalau tiba-tiba muncul bercak berwarna dan melebar serta berubah warna, maka segera kunjungi dokter kulit untuk melakukan pemeriksaan. Bisa jadi ini merupakan tanda dari basal atau Squamous cell carcinoma. Kamu pun patut mewaspadai bentuk tahi lalat di tubuhmu. Kalau bentuknya nggak oval atau bulat sempurna dan pinggirannya nggak merata, lebih baik periksakan ke dokter. Apalagi kalau ukuran tahi lalatnya makin membesar. Takutnya ini gejala awal kanker kulit.

4. Rambut rontok terlalu parah serta kulit kepala yang terasa gatal juga perlu dikonsultasikan ke dokter kulit lo!

rambut rontok parah | credit: Martin Slavoljubovski via pixabay.com

Rambut rontok dianggap normal jika jumlahnya nggak lebih dari 50 helai per hari. Tapi kalau terlalu banyak atau lebih dari 100 helai tentu patut dicurigai. Apa salah sampo atau sedang stres? Segera kunjungi dokter untuk berkonsultasi. Kamu pun boleh berkonsultasi jika kulit kepalamu terasa gatal dan berketombe. Terutama saat ketombe nggak kunjung membaik meski sudah memakai sampo anti ketombe. Apalagi jika mulai muncul ruam di kulit kepala yang terus menyebar.

Advertisement

5. Bergegaslah ke dokter kulit kalau tiba-tiba ada rambut tumbuh di area yang nggak seharusnya

rambut di area yang nggak seharusnya | credit: Este Grande via www.este-grande.com

Jangan sepelekan rambut yang tumbuh di area nggak wajar. Apalagi kalau pertumbuhannya cenderung cepat dan lebat. Meski hal ini bisa terjadi karena pengaruh hormon maupun obat-obatan, setidaknya kamu tetap harus waspada. Selain mengganggu, kehadiran rambut juga dapat menurunkan kepercayaan diri, terutama jika tumbuh di sekitar wajah. Jadi, baiknya kunjungi dokter kalau kamu merasa ada yang salah dengan pertumbuhan rambut di tubuhmu.

6. Kemunculan benjolan tanpa sebab juga perlu diperiksakan segera

benjolan mencurigakan | credit: Jeremy Noble via www.flickr.com

Perhatikan besar benjolan tiap harinya. Kalau makin membesar, maka kamu perlu memeriksakannya ke dokter. Apalagi kalau sebelumnya kamu nggak terbentur benda keras dan mengalami kecelakaan apa pun. Dalam beberapa kasus, benjolan ini bisa jadi masalah serius lo! Makanya, mending periksakan daripada makin bermasalah.

7. Keringat berlebihan merupakan tanda kalau ada sesuatu yang nggak normal di tubuhmu. Mending segera periksakan!

keringat berlebihan | credit: Patrik Giardino via www.gettyimages.com

Kelebihan keringat bisa dialami siapa saja. Biasanya hal ini dibarengi dengan bau badan tak sedap. Kalau pakai wewangian sudah nggak mempan lagi, maka saatnya kamu berkonsultasi ke dokter kulit. Dengan memeriksakan diri ke ahlinya, kamu bisa tahu penyebab keringat berlebih dan cara tepat mengatasinya. Apalagi ternyata hal ini juga menandakan kalau tubuh bisa jadi tengah mengalami masalah kesehatan serius.

“Keringat berlebih bisa jadi indikator seseorang menderita infeksi, diabetes, atau masalah kelenjar tiroid,” kata Direktur The Center for Dermatology, Cosmetic and Laser Surgery di Mount Kisco New York dalam laman Republika.

Biaya konsultasi dokter kulit wajah memang nggak murah. Tapi akan lebih baik jika waspada di awal daripada mengabaikan tanda-tanda yang sudah kelihatan dan terasa nggak normal. Daripada malah jadi penyakit serius, kan mending antisipasi di awal. Kalau terlanjur pun biaya perawatannya bisa lebih mahal lo!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE