Do’s and Don’ts Merawat Kulit Berminyak. Jangan Malas Kalau Nggak Pengen Terlihat Mengilap

Do's and don't kulit berminyak

Hampir sebagian besar cewek Indonesia memiliki kulit yang berminyak. Seseorang yang punya tipe kulit seperti ini mesti lebih ekstra saat melakukan perawatan wajah. Sebab, jika perawatan yang dilakukan nggak tepat, kulit wajah malah tampak kusam dan mudah berjerawat.

Advertisement

Ada beberapa hal yang disarankan dan pantang dilakukan saat merawat kulit berminyak. Coba cek deh, apakah kamu sudah melakukan do’s and don’t ini dengan benar.

1. Membersihkan wajah jadi rutinitas yang mesti dilakukan pemilik kulit berminyak

cuci wajah jangan keseringan via www.nbcnews.com

Do’s: 

Rutinlah mencuci wajah, setidaknya dua kali dalam sehari — pagi dan malam sebelum tidur. Gunakan pembersih wajah yang bebas sabun dan memiliki pH seimbang supaya pori-pori terbuka dan nggak menyumbat jerawat.

Advertisement

Don’ts:

Jangan mencuci wajah terlalu sering, karena bisa mengikis minyak alami di kulit. Kamu juga nggak disarankan untuk memakai pembersih wajah yang sama selama bertahun-tahun. Sebab, kondisi kulit umumnya akan berubah tiap cuaca atau musimnya.

2. Penggunaan toner pun mesti diperhatikan. Nggak boleh pakai sembarang produk lo!

Advertisement

perhatikan penggunaan toner via www.healthline.com

Do’s:

Karena berfungsi untuk menyegarkan wajah, toner yang dipilih pun nggak boleh sembarangan. Gunakan toner yang mengandung bahan alami seperti witch hazel atau lidah buaya supaya wajah nggak terkikis.

Don’ts:

Sangat nggak disarankan untuk memakai toner berbahan keras. Jika kamu sering memakai exfoliating toner, baiknya gunakan hydrating toner setelahnya. Pastikan kamu memakai produk yang aman dan nggak mencampurkan bahan skincare yang menimbulkan reaksi alergi setelahnya.

3. Pemilik kulit berminyak juga tetap butuh moisturizer lo!

tetep pakai pelembap via stylecaster.com

Do’s: 

Gunakan pelembap berbahan dasar air yang non-comedogenic. Pakar kulit sering merekomendasikan pemilik kulit berminyak untuk memakai pelembap yang mengandung gliserin dan Natrium hyaluronate karena bisa menjaga kelembapan alami wajah.

Don’ts:

Hindari memakai pelembap dengan teksturnya cenderung berat, biasanya berbentuk krim. Jika dipakai, ini bisa menyumbat pori-pori wajah dan bikin jerawatan.

4. Perhatikan juga skincare atau make-up yang diaplikasi pada area T-zone

hati-hati di area T-zone via www.lorealparisusa.com

Do’s:

Karena area ini memiliki kelenjar sebaceous (penghasil minyak) lebih banyak daripada yang lain, perhatikan ketika mengaplikasikan skincare yang cukup berat, seperti serum misalnya. Untuk area T-zone, lebih dianjurkan memakai skincare berbasis cairan, karena bisa mengurangi minyak dan mencegah timbulnya jerawat. 

Don’ts:

Kelenjar sebaceous akan mengalami reaksi berlebih jika diaplikasikan skincare yang mengandung natrium atau amonium lauril sulfat dan alkohol. Minyak bisa hilang, tapi ini justru membuat kulit di area T-zone jadi kering dan mengelupas. 

5. Di luar produk, ada kebiasaan yang mesti dilakukan pemilik kulit berminyak

jangan menyentuh wajah via in.news.yahoo.com

Do’s:

Ganti sprei dan sarung bantal merupakan rutinitas wajib yang mesti dilakukan minimal dua minggu sekali. Kotoran di kain ini bisa menimbun minyak pada wajah yang bisa menimbulkan jerawat.

Don’ts:

Jangan pernah memencet jerawat yang ada di wajah. Ketika jerawat dipencet, darah dan nanah di dalamnya akan menyebar ke kulit. Ini bisa menimbulkan infeksi yang makin luas. Bekas pencetan pun juga akan meninggalkan bekas dan sulit dihilangkan lo!

Mungkin beberapa dari kamu sudah banyak tahu mengenai larangan dan anjuran ini. Tapi, sayang nggak semuanya benar-benar dipratikkan. Padahal, jika ingin kulit wajah berminyak yang lebih sehat, kamu mesti menaati do’s and don’t di atas. Yuk, lebih disiplin!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE