7 Etika Saat Batuk atau Bersin, Biar Virus atau Bakteri Penyakit Nggak Nular ke Orang Lain

Etika batuk dan bersin

Kemarin (2/3), Presiden Jokowi menyatakan bahwa ada dua warga negara Indonesia yang positif corona. Hal ini lantas menimbulkan kepanikan dan buru-buru melakukan tindak pencegahan. Mengutip laman CNN, corona dapat menyebar melalui droplet alias percikan air atau liur penderita, termasuk juga lewat batuk dan bersin. Itulah kenapa, ada etika-etika yang harus dipatuhi ketika batuk dan bersin supaya nggak menyebarkan virus atau bakteri penyakit ke orang lain.

Advertisement

Langkah ini nggak hanya dilakukan untuk pencegahan virus corona aja, tapi juga virus-virus atau bakteri penyebab penyakit menular lainnya. Kamu yang mungkin belum tahu, berikut etika batuk dan bersin yang benar, terutama jika sedang berada di keramaian.

1. Kalau kamu lagi pilek, batuk, atau flu, wajib hukumnya untuk pakai masker ketika bepergian

pakai masker via www.peoplespharmacy.com

Gunakan masker yang punya pelindung khusus, seperti masker bedah contohnya.  Apalagi kalau kamu banyak menghabiskan waktu di tempat ramai yang penuh orang. Jenis masker ini nggak boleh kamu pakai berkali-kali, sekali dipakai harus langsung dibuang, ya!

2. Kalau lagi nggak pakai masker, tutupi mulut dan hidung menggunakan tisu ketika batuk atau bersin

buang pakai tisu via www.health.com

Penting buatmu untuk selalu menyiapkan tisu di dalam tas, apalagi kalau lagi batuk dan sering bersin. Pastikan tisu menutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin agar bakteri dan virus penyebab penyakit nggak menyebar ke orang lain.

Advertisement

3. Setelah dipakai, segera buang tisu bekas batuk atau bersin ke keranjang sampah

buang di sampah via www.health.com

Sesibuk apapun kamu, jangan biarkan tisu bekasmu terkumpul di meja atau tempat-tempat yang bsia dijangkau orang lain. Hal ini juga berpotensi menyebarkan virus dan bakteri, apalagi kalau temanmu nggak sengaja menyentuhnya. Pastikan kamu langsung membuangnya di tempat sampah, ya!

4. Kalau nggak pakai masker dan nggak ada tisu, tutupi batuk dan bersinmu dengan lengan bagian dalam

pakai lengan via www.irishtimes.com

Menutupi mulut dan hidung dengan telapak tangan saat bersin atau batuk itu keliru lo! Dengan cara ini, kita berpotensi memindahkan bakteri dari telapak tangan ke orang lain — jika setelah itu bersentuhan. Menutupi hidung atau mulut dengan lengan bagian dalam saat batuk atau bersin adalah cara yang benar.

5. Ketika berada di keramaian, jaga jarak setidaknya satu meter dengan orang lain

jaga jarak via tirto.id

Jika memungkinkan, jaga jarakmu sejauh satu meter dengan orang lain saat berada di keramaian, sesuai dengan saran WHO. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari percikan liurmu yang mengandung virus atau bakteri ketika batuk atau bersin.

Advertisement

6. Setelah batuk atau bersin, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun untuk meminimalisir penularan

cuci tangan via bestnaija.ng

Sebelum menyentuh apapun dan menularkan virus penyakit setelah batuk atau bersin, segera cuci tangan dengan sabun. Usahakan untuk mencuci tangan di air mengalir dan mengikuti langkah-langkah yang sudah dianjurkan. Jangan lupa pakai sabun dan keringkan setelahnya.

7. Kalau kepepet dan nggak ada sabun, gunakan cairan pembersih tangan atau tisu basah yang mengandung alkohol

pakai hand sanitizer via www.thehealthsite.com

Sebelum pakai cairan pembersih, kalau bisa cuci tangan terlebih dulu dengan air mengalir. Pakai hand sanitizer yang punya kandungan alkohol minimal 60 persen agar bisa membunuh bakteri atau virus dari tanganmu. Kalau nggak ada hand sanitizer, kamu bisa pakai alkohol 70 persen, tapi pakai pelembap setelahnya biar nggak kering tanganmu.

etika batuk dan bersin

Meski terkesan sepele, etika batuk dan bersin ini wajib kamu lakukan sebagai salah satu tindak pencegahan penularan penyakit yang efektif. Jadi demi kebaikan bersama, patuhi etika ini ya, guys!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE