Jadi anak rantau memang penuh cobaan, tapi nggak jarang ujian-ujian yang dilalui tersebut menjadi salah satu pengalaman. Awalnya sih pasti membosankan, namun lambat laun terasa menyenangkan kalau kamu bisa survive dan melewatinya. Bahkan, hal tersebut seringkali bikin kamu jadi nagih untuk mengalami kembali, lho!

Nah biar kamu sukses menjalani hari-hari di kota baru nih, jangan sepelekan 9 hal berikut ini ya. Karena dengan menerapkannya, menjadi anak rantau nggak akan merasa terbeban. Hidupmu jauh dari kata membosankan dan kebahagiaan selalu menyertai. Buruan yuk simak!

1. Kepo lah sebanyak-banyaknya tentang tempat barumu, agar tak jadi anak rantau penuh ambigu

apaaa? di sana sering mati lampu???? OMG!

apaaa? di sana sering mati lampu???? OMG! via mashable.com

Advertisement

Sebelum pindah, ada baiknya coba cari tahu dulu daerah tempat tinggalmu seperti apa. Mulai dari masyarakatnya, isu yang lagi hangat, hingga tempat-tempat hiburan dan nongkrong yang bisa menjadi “penolongmu” saat lagi homesick. Dengan begitu, saat pindah nanti kamu nggak akan kagok dan mudah beradaptasi.

2. Jangan sungkan mengubungi teman-temanmu. Bisa saja sekarang dia juga ada di kota itu

eh cyiiiin apa kabarrr?

eh cyiiiin apa kabarrr? via funtimeviral.com

“Vaaaann, apa kabaaaaaar?”

“Hai Fa! Baik kok, lo apa kabar? Ke mana aja nih tumben ngubungin.”

“Hehe iya nih baik juga. Itu Van, gue minggu depan pindah ke Bengkulu. Lo masih di sana?”

“Yah udah pindah gue. Sekarang lagi di Riau.”

Menghubungi teman memang perlu nih karena siapa tahu ada temanmu yang ternyata berada di sana lho. Apalagi kalau dia terbuka dan orangnya asyik-asyik aja, nggak bakalan deh hari-harimu membosankan. Dengan adanya seseorang yang udah dikenal, kamu jadi lebih mudah menjalani hidup di tanah rantau lho. Ada yang menemani, menunjukkan jalan dan berbagai tempat tentunya. Kamu nggak akan seperti anak hilang, kok.

3. Biasanya ada akun komunitas pada media sosial setiap kota. Coba add deh, siapa tahu berguna

coba add akun komunitas kota perantauanmu

coba add akun komunitas kota perantauanmu via www.dailydot.com

Advertisement

Selain kepo tentang daerah rantaumu, jangan ketinggalan juga untuk cari tahu akun-akun komunitas pada media sosial. Pilih akun yang menarik dan sepertinya bermanfaat buatmu, misalnya akun komunitas anak Jakarta yang merantau di Malang. Dijamin deh beragam informasi yang kamu butuhkan ada dan kamu juga bisa mendapat kenalan dari sana.

Plisss, jangan malah cari pacar atau gebetan baru, ya! Hehehe

4. Di kota rantau, namamu yang dulu kurang beken bisa diubah. Biar pamormu di sana lebih ‘wah’ 🙂

punya panggilan baru nih <3

punya panggilan baru nih <3 via vi.sualize.us

“Eh masa gue kemarin ketemu sama Haifa lho di Bengkulu.”

“Iya dia kan emang setahun di sana.”

“Tapi gue awalnya bingung, soalnya di sana dia dipanggilnya bukan Ipeh lagi, tapi Ina. Diambil dari nama belakangnya.”

“Lha? Hahahaha bisa gitu.”

Jangan ragu-ragu buat mengganti namamu. Eh salah deh, maksudnya mengubah nama panggilanmu saja. Biasanya kan nama panggilan itu jauh dari kata keren dan nggak nyambung sama nama asli lho. Jadi, kalau kamu merasa nggak nyaman dengan panggilan dulu dan ingin menggantinya ya silahkan. Lagipula ini kota baru gitu, hidupmu yang baru meski orangnya tetap sama.

5. Jadilan anak rantau yang aktif. Punya segudang kegiatan, supaya mudah mendapat teman

jangan sungkan belajar hal-hal baru

jangan sungkan belajar hal-hal baru via unnes.ac.id

Mencari pengalaman baru nggak ada salahnya, apalagi melakukannya di tempat perantauan. Berbaur dengan masyarakatnya yang berbeda tentu menjadi salah satu modal penting dalam melanjutkan hidup. Tentu kamu nggak mau melewatkan kesempatan ini ‘kan?

6. Karena jadi anak rantau berarti waktu luangmu berlebih, coba menjadi freelancer atau volunteer perlu dicoba!

coba jadi volunteer yuk!

coba jadi volunteer yuk! via www.fnpf.org

Waktu luang yang kamu miliki tentu lebih banyak dibanding sebelum merantau. Makanya, manfaatkan dengan baik deh untuk bergabung menjadi seorang volunteer maupun freelancer di kota tersebut. Selain menambah teman dan ilmu, lumayan keuanganmu jadi sedikit bertambah.

Mayan, bisa nabung dari sini :))

7. Tak baik hanya berdiam diri. Pahami karakter teman atau tetangga barumu dengan tak malu berinteraksi

berbaur dengan tetangga

berbaur dengan tetangga via www.funnypogo.com

Berinterkasi dengan masyarakat sekitar wajib dilakukan. Bukan cuma teman-teman kuliah atau kerja aja, tapi juga para tetangga tempat tinggalmu di perantauan ya. Karena semakin banyak yang dikenal, hari-harimu semakin berwarna. Saat kamu lagi butuh bantuan pun nggak akan sulit meminta tolongnya. Yang terpenting jaga terus sikapmu agar hubungan dengan mereka berjalan dengan baik.

8. Luangkan waktu untuk menikmati indahnya kota baru. Jalan-jalan atau berjelajah bisa jadi kegiatan yang paling seru

jangan lewatkan jalan-jalan ;D

jangan lewatkan jalan-jalan ;D via www.infospesial.net

Adanya waktu luang, teman-teman baru, dan lingkungan baru, yakin nih nggak mau keliling daerah perantauan? Apa yang kamu temukan di sana belum tentu gampang ditemui di daerah lain lho, terutama tempat tinggalmu. Beragam hal dan tempat baru selalu menunggu dan siap kamu singgahi. Oleh karena itu, jangan sampai melewatkan kesempatan ini!

9. Berpikir positif dan percaya diri. Sebenarnya inilah kunci… sukses di perantauan

positive thinking!

positive thinking! via oprah.com

Tak ada yang bisa menjamin kesuksesanmu, selain kamu dan Tuhan. Di sini kamu hanya perlu berusaha sekaut mungkin, untuk meraih dan mewujudkan semua itu. Perantauan mungkin jadi momok di awal, tapi pasti menghasilkan sesuatu di kahir nanti. Percayalah pada dirimu sendiri, tak perlu hiraukan jika ada orang lain yang iri. Sukses, sukses, sukses!

Bapak Ibu di rumah tentu menginginkanmu sukses di perantauan. Jadi, nggak ada salahnya kalau 9 hal sederhana ini kamu terapkan. Cheers!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya