Udara yang pengap atau gerah di malam hari membuat kamu sulit tidur. Untungnya ada kipas angin! Alat satu ini jadi pilihanmu untuk mengusir keringat. Nggak ragu-ragu, kadang kipasnya pun tepat mengarah ke tubuhmu. Eh, tapi apakah kamu tahu ini sebenarnya berbahaya untuk kesehatanmu?

Kesejukan kipas angin sebenarnya semu. Kalau ventilasi kamarmu kurang baik, kipas angin justru memperparah kondisi udara di sekitarmu. Bayangkan, udara yang ada di kamarmu semalaman suntuk adalah udara yang sama. Malah bisa lebih buruk karena bercampur dengan karbon dioksida sisa hasil pernapasan.

Kira-kira risiko apa yang bisa mendatangi kamu? Seburuk apa itu?

Tenang, sebelum benar-benar terjadi, Hipwee akan memberi tahu terlebih dulu 7 hal itu. Pastinya, juga bisa membuat kamu berhenti pakai kipas angin saat tidur.

1. Bukan cuma kekurangan oksigen dan sesak napas, kamu juga berisiko meninggal tiba-tiba kalau kipas angin dibiarkan menyala

Kamu sengaja mengarahkan kipas anginnya langsung ke arahmu. Tujuannya cuma satu, biar kamu nggak merasa gerah dan tidurmu nyenyak selalu. Sekali dua kali, mungkin dampaknya belum terasa. Tapi kalau setiap malam seperti itu, kemungkinan kekurangan oksigen yang bisa berakibat fatal. Bahkan bisa menyebabkan kematian akibat lemas.

Advertisement

Sirkulasi udara yang hanya diputar di sekitar kita tanpa benar-benar ada pergantian, membuatmu menghirup kembali hasil sisa pernapasan sendiri. Inilah yang sering membuatmu merasa sesak saat tidur dengan kipas angin menyala.

2. Niat hati mau ngilangin gerah, tapi lama-lama kulit kamu malah kekurangan air

Berkeringat saat tidur rasanya memang cukup mengganggu. Tapi bukan berarti dengan memakai kipas angina ataupun alat pendingin lainnya jadi solusi yang tepat. Kamu harus tahu, kalau terlalu lama ada di runagan yang dingin bisa membuat tubuhmu kekurangan air. Sedangkan 70 persen dari tubuh kamu sangat membutuhkan air. Air berfungsi menjaga organ-organ di dalamnya supaya terus berjalan dengan baik.

Selain organ dalam, kulit kamu juga jadi salah satu hal yang dirugikan. Karena sejatinya kulit sangat membutuhkan kandungan air dalam darah yang mengalir di sekitar kulit.

3. Suhu dingin dari kipas angin juga bisa bikin otot kamu kaku dan nyeri. Masa masih muda kayak orang kena encok?

Kamu yang pakai kipas angin sering merasa ototnya terasa kaku dan nyeri?

Itu tanda kalau produksi cairan lubrikasi yang berfungsi menguatkan otot dan persendianmu menurun seiring dengan suhu di kamar, kalau kamu nggak mau dapat julukan orang paruh baya karena seperti orang terkena encok. Mending kamu benar-benar harus mulai mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan menyalakan kipas angin saat tidur.

4. Sesak napas dadakan juga bisa berujung infeksi saluran pernapasan. Hati-hati, ya.

Jangan berharap kipas angin bisa menyaring udara yang ada di kamarmu. Kenyataannya justru kipas angin berpotensi menyebarkan bakteri, kuman, atau bahkan virus lewat udara. Hembusan udara yang hanya itu-itu saja jika sirkulasi ruangan kurang baik membuatmu sadar atau nggak menghirup udara yang terkontaminasi.

5. Saat imunitas tubuhmu menurun drastis, keseimbangan tubuhmu terganggu dan akhirnya kamu mudah terserang penyakit

Kamu pakai kipas angin untuk mengurangi produksi keringat. Padahal, produksi keringat itu salah satu upaya buat mengatur suhu, sekaligus keseimbangan tubuh. Ini dibutuhkan untuk menjaga aktivitas sel imun. Bisa kamu bayangkan, kalau keringatmu nggak bisa keluar, suhu tubuh menurun drastis, dan akhirnya keseimbangan tubuh terganggu.

6. Parahnya lagi wajah cantik atau tampanmu bisa mendadak seperti orang kena stroke,atau bisa disebut penyakit bell’s palsy

Pernah dengar penyakit kelumpuhan wajah? Tapi ini nggak sama dengan kelumpuhan tubuh seperti yang dialami orang yang terkena stroke, loh! Namanya sindrom bell’s palsy. Kamu akan kesulitan tertawa atau tersenyum, karena adanya pembengkakkan di daerah tertentu pada wajah. Kondisi saraf yang menegang karena terkena suhu dingin atau hembusan angin terus-menerus.

Bagaimana, masih ada dari kamu yang mau pakai kipas angin semalamn sutuk waktu tidur? hati-hati sama kesehatannya ya, gais!