Rumah split level adalah konsep hunian yang memaksimalkan penggunaan ruang vertikal dengan membagi bangunan ke dalam beberapa level lantai yang berbeda yang saling terhubung dengan anak tangga yang bersambungan secara zig-zag. Singkatnya, rumah split level mempunyai perbedaan level atau ketinggian lantai yang saling bersinggungan tanpa benar-benar membagi ruangan lantai secara terpisah.

Baik secara desain maupun fungsinya, rumah split level mempunyai banyak kelebihan daripada rumah biasa. Berikut adalah beberapa kelebihan serta kekurangan dari rumah split level yang sudah Hipwee Tips rangkum. Simak bareng-bareng, yuk!

1. Rumah split level memberikan ilusi ruang yang lebih luas dan lega

luas dan lega via lifeedited.com

Advertisement

Fleksibilitas akses ke setiap ruangan dan minimnya sekat yang memisahkan antar ruangan membuat konsep desain bangunan split level terkesan lebih lapang dan terbuka sehingga terasa lebih luas dan lega.

2. Desain split level membuat penataan ruangan menjadi lebih fleksibel

fleksibel via www.digsdigs.com

Perbedaan tingkatan lantai pada rumah split level dapat memudahkan pemisahan zona dan fungsi pada setiap ruang. Transisi masing-masing ruangan menjadi lebih menyatu karena minim dinding atau sekat pemisah sehingga penataan ruangan menjadi lebih fleksibel. Selain itu, penataan ruang menjadi lebih efisien karena satu level ruang bisa digunakan untuk beberapa fungsi ruangan.

3. Konsep split level menghadirkan kesan rumah yang lebih dinamis

nggak monoton via www.houzz.com

Dibandingkan desain rumah biasa yang datar, rumah split level menghadirkan kesan rumah yang lebih hidup dan dinamis. Perbedaan tingkatan lantai akan semakin memberikan kita variasi dan keleluasaan untuk berkreasi mendesain interior rumah sehingga rumah tidak akan terasa monoton dan membosankan.

4. Desain split level memberikan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang lebih baik

pencahayaan alami via www.archdaily.com

Advertisement

Dibandingkan rumah tanpa perbedaan level lantai, rumah split level memperoleh pencahayaan alami yang lebih banyak karena bentuknya yang vertikal. Selain itu perbedaan level lantai membuat cahaya dalam ruangan dapat tersebar lebih merata. Sirkulasi udara pada rumah split level juga lebih baik karena bentuk ruangannya yang terbuka dan minim sekat.

5. Rancangan bangunan split level dapat diterapkan untuk menyiasati lahan berkontur

lahan berkontur via www.aurinkoenergia.info

Konstruksi bangunan rumah split level cocok untuk tanah berkontur yang tinggi permukaannya tidak sama. Untuk membangunnya, kita tidak perlu melakukan pekerjaan lebih untuk meratakan tanah agar tinggi permukaannya sama, cukup menyesuaikan konstruksi level dengan kontur tanah yang ada. Sebuah solusi yang lebih efektif dan efisien untuk menyiasati lahan berkontur.

Selain memiliki lima kelebihan di atas, rumah split level juga memiliki kekurangan, yaitu pola dan perhitungan konstruksinya yang lebih rumit dan kompleks dari rumah konvensional. Proses konstruksi yang rumit ini mengakibatkan biaya membangun rumah split level lebih mahal daripada biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah biasa. Selain itu, rumah split level juga dianggap tidak ramah bagi lansia dan balita karena perbedaan tingkatan lantai dan banyaknya undakan anak tangga.

Demikian kelebihan serta kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membangun rumah split level. Gimana? sudah dapat gambaran untuk membangun rumah impianmu?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya