Penyakit pernapasan yang sering kambuh tanpa kira-kira. Apalagi kalau bukan asma? Debu sedikit aja udah bikin asmamu kambuh tiba-tiba.

Tapi sebenarnya, ada cara yang bisa kamu coba untuk menanggulangi gejala asmamu. Coba deh untuk rutin berolahraga. Rutin berolahraga bisa memngurangi gejala atau serangan asma yang kamu punya.

Dalam beraktivitas kamu membutuhkan kondisi tubuh yang prima dan energi yang banyak. Kalau kamu nggak berolahraga, kondisi tubuhmu akan mudah lelah dan sesak napas. Buat kamu yang belum memulai berolahraga karena bingung menemukan olahraga yang pas untuk penderita asma, Hipwee udah siapkan nih. Silahkan disimak ya!

Perubahan dimulai dari hal kecil. Kamu bisa mulai jalan cepat kalau nggak mau nge-gym

Jalan cepat via youqueen.com

Mau sehat nggak harus ke gym. Kamu bisa mulai dari hal sederhana, misalnya latihan berjalan cepat. Latihan ini dapat kamu lakukan di mana pun, jadi nggak usah pusing memikirkan tempat dan alatnya. Berjalan cepat juga memiliki kelebihan dibandingkan dengan menggunakan treadmill, terutama jika kamu berlatih di pagi hari yang udaranya masih bersih.

Advertisement

Berlatihlah selama 30 menit dalam seminggu. Jangan lupa juga, sertai pemanasan dan pendinginan ya.

Dengan beryoga, gak hanya pernapasan aja yang membaik, tapi juga ketenangan hati dan pikiran

Olahraga yoga sangat baik dilakukan para penderita asma, sebab fungsi utama beryoga adalah melatih pernapasan. Melatih pernapasan berarti membuat paru-parumu aktif. Rutin melaksanakan yoga dalam seminggu akan berpengaruh positif pada berkurangnya ketergantungan obat asmamu. Selain itu juga, beryoga dapat menenangkan hati dan pikiran, serta menyegarkanmu dari kepenatan dan rasa lelah dari aktivitas sehari-hari.

Yang sepedanya dianggurin, sekarang dipeluk lagi yuk. Demi bersepeda santai dan melatih pernapasanmu

sepedahan yuk via simbahenom.tumblr.com

Kalau kamu udah jarang menggunakan sepeda, sekarang saatnya mulai bersepeda lagi. Bersepeda santai dengan jarak tempuh yang nggak terlalu jauh bisa melatih pernafasanmu dengan baik tanpa memperburuk asma kamu. Olahraga yang baik dilakukan saat pagi atau sore hari, jadi jangan lupa luangkan waktumu di saat itu ya.

Menghirup udara yang lembab baik untuk pernafasanmu. Maka dari itu mari berenang 

swimming via www.tumblr.com

Berenang memang merupakan salah satu olahraga yang baik untuk pengidap asma. Udaranya yang lembab sangat bagus untuk pernapasanmu.

Renang nggak akan menghilangkan asma. Tapi paling tidak, gejala asmamu bisa terkurangi. Berenang juga memperbaiki kerja otot pernafasan dan meningkatkan toleransi tubuh pada hal-hal yang dapat menimbulkan gejala asma sewaktu-waktu. Namun, kamu perlu mewaspadai air kolam renang yang kandungan klorin atau kaporitnya berlebihan, karena ini dikhawatirkan menimbulkan gejala asma.

Udara pantai bagus untuk pernapasan. Kenapa gak sekalian lakukan olahraga voli?

Voli pantai via tumblr.com

Olahraga voli sebenarnya merupakan olahraga yang memerlukan gerakan cepat. Namun, olahraga ini nggak membutuhkan banyak gerakan sehingga dianjurkan bagi penderita asma. Nah, kalau kamu melakukannya di pantai juga boleh banget karena kadar oksigen di pantai lebih tinggi dibandingkan di dataran tinggi. Jangan lupa pilih pantai yang memang bersih ya.

Lakukan senam aerobik yuk biar semangat dan kesehatan terjaga

mari senam via www.tumblr.com

Olahraga senam aerobik ini sangat mudah dilakukan. Sebelum memulainya, kamu perlu melakukan pemanasan dan pendinginan setelahnya. Waktu untuk senam aerobik ini dilakukan bertahap, jadi nggak harus 1 jam. Olahraga yang hanya membutuhkan musik ini dapat kamu lakukan di dalam rumah sendirian.

Olahraga untuk penderita asma pada umumnya berpengaruh positif terhadap kinerja otot pernafasan dan mengurangi gejala asma. Namun, kalau kamu nggak tepat memilih olahraga apa yang tepat, maka akan memicu serangan asma, terutama saat kamu berada di wilayah yang tingkat kelembabannya rendah. Dengan memilih salah satu dari olahraga di atas, ini bisa dicegah.

Jangan lupa juga lakukan pemanasan sebelum dan pendinginan setelah olahraga ya. Ada baiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum rutin berolahraga.