9 Ragam Kegunaan Sarung Ayah Selain untuk Ibadah. Multifungsi Banget!

Kegunaan sarung

Bagi sebagian orang, sarung mungkin dianggap sebagai alat untuk sembahyang bagi kaum laki-laki muslim. Kain berbentuk lembaran yang tepi ujungnya saling menyatu ini juga menjadi bagian dari simbol budaya. Namun, pada penerapan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari, sarung sering kali dimanfaatkan untuk membantu berbagai keperluan.

Advertisement

Ragam kegunaan sarung pun kian beragam seiring kreativitas pengguna dan kebutuhan di suatu kondisi. Bahkan tidak jarang sarung dijadikan berbagai alat dalam situasi yang terdesak. Saking banyaknya kegunaan sarung, sampai-sampai kain ini menjadi primadona dan dimiliki hampir setiap rumah. Berikut ini, Hipwee rangkum beberapa kegunaan sarung yang bisa kamu coba di rumah!

1. Sarung digunakan untuk membuat tandu darurat yang bisa membawa pasien dengan aman

Kegunaan sarung

Tandu darurat | Credit by goriau.com

Di kondisi darurat misalnya saat bencana alam atau ketika membawa pasien dari daerah terpencil, sarung menjadi alat yang sangat diandalkan. Kegunaan sarung sebagai tandu darurat dinilai cukup aman untuk membawa pasien daripada menggunakan kain lainnya. Cara membuatnya pun cukup mudah, hanya butuh sebatang bambu yang dimasukkan ke dalam beberapa sarung supaya lebih kuat.

2. Sarung sering digunakan sebagai alat pembungkus barang ketika tidak ada kardus atau tali yang bisa digunakan

Pembungkus barang | Credit by brilio.net

Kegunaan sarung untuk membungkus barang banyak dimanfaatkan saat pindahan atau bepergian yang membawa barang cukup banyak. Sarung dinilai cukup kuat dan muat banyak terutama jika dimanfaatkan untuk membungkus pakaian. Caranya pun cukup mudah, tinggal gelar sarung kemudian taruh barang yang akan dibungkus di tengahnya, lalu ikat tiap sudut di tengah. Dijamin aman dan kuat!

Advertisement

3. Membuat ayunan anak tradisional menggunakan sarung yang digantung pada kayu atau tali

Ayunan anak | Credit by Muntazar on steemit.com

Di masyarakat pedesaan, ayunan dari sarung masih cukup banyak dilakukan. Ayunan sarung ini bisa digunakan mulai dari bayi hingga anak-anak. Cara membuatnya pun cukup mudah, tinggal gantungkan sarung pada sebuah pengait, bisa kayu, besi atau tali. Kemudian anak masuk ke dalam sarung dan ayunan bisa di goyang-goyang perlahan. Ayunan ini bisa menggantikan baby bouncer atau ayunan bayi elektrik, lo~

4. Sarung sering digunakan untuk selimut atau pun sekadar duduk bersantai saat cuaca dingin

Sarung dijadikan selimut | Credit by Wahyu Adityo Prodjo on Kompas Travel

Bagi sebagian orang yang tidak betah menggunakan selimut, sarung menjadi alternatif pilihan yang paling banyak digunakan. Meski kainnya tidak terlalu tebal, tapi cukup nyaman untuk membungkus tubuh di cuaca dingin. Kegunaan sarung yang satu ini juga banyak digunakan oleh masyarakat pegunungan dalam aktivitas keseharian mereka, lo.

5. Sarung sebagai salah satu alat yang sepertinya wajib dibawa bapak-bapak kompleks saat ronda~

Ronda | Credit by nyess.co.id

Selain digunakan untuk selimut, sarung juga biasanya dijadikan ‘kostum’ atau alat yang wajib dibawa saat ronda. Sarung digunakan untuk menghalau udara malam yang dingin saat harus berjaga di pos atau keliling kompleks. Daripada membawa selimut, jarik, atau kain lainnya, sarung dinilai lebih praktis saat dibawa.

Advertisement

6. Sarung berbahan katun sering digunakan ibu-ibu dan anak kos sebagai kain alas saat menyetrika

Alas menyetrika | Credit by Hipwee

Baik sarung bekas maupun sarung yang masih sering digunakan banyak dimanfaatkan sebagai alas saat menyetrika oleh ibu-ibu dan anak kos. Namun, perlu diingat jika tidak semua sarung bisa jadi alas setrika, karena ada bahan tertentu yang tidak kuat panas. Gunakanlah sarung berbahan katun sebagai alas setrika supaya hasilnya rapinya lebih rapi.

7. Sarung digunakan sebagai properti tambahan di berbagai perlombaan saat menyambut 17 Agustus

Kegunaan sarung

Sepak bola sarung | Credit by SMKN 1 Muhamadiyah Sleman on Flickr

Selain menjadi alternatif kebutuhan sehari-hari, kegunaan sarung berikutnya adalah untuk keperluan hiburan. Pada berbagai perlombaan di kampung-kampung saat menyambut 17 Agustus sering diadakan lomba menggunakan sarung. Misalnya sepak bola, voli, balap lari hingga balap sepeda yang semuanya menggunakan sarung. Selain menambah keseruan, penggunaan sarung dianggap sebagai tantangan dalam perlombaan.

8. Sarung digunakan sebagai pelengkap pakaian adat di berbagai suku di Indonesia

Pelengkap pakaian adat | Credit by Yahya Andi Saputra on mediaindonesia.com

Sebagai alat ibadah, sarung juga menjadi simbol budaya. Di beberapa suku, sarung dijadikan pelengkap pakaian adat yang memiliki makna tersendiri. Misalnya saja di masyarakat Betawi, kaum laki-laki biasanya menggunakan sarung yang hanya dilipat dan disampirkan di leher.

9. Sarung dijadikan sebagai hijab tradisional bagi masyarakat di Sanggar, NTB

Hijap sarung | Credit by Shafa/Detiktravel

Selain digunakan kaum laki-laki, sarung juga digunakan kaum perempuan dalam busana adat. Kegunaan sarung sebagai hijab banyak digunakan oleh perempuan di Sanggar, Bima, NTB. Jika biasanya hijab menggunakan kain khusus yang umum dijual di pasar, tapi di Sanggar hijab justru menggunakan sarung yang dililit di kepala menggunakan bantuan jarum.

Nah, itulah beberapa kegunaan sarung yang mungkin bisa kamu coba sendiri di rumah. Selain untuk ibadah kaum laki-laki muslim, ternyata sarung punya banyak kegunaan dan nilai budaya yang begitu kuat bagi masyarakat Indonesia. Kalau kamu, biasanya pakai sarung buat apa?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE