6 Manfaat Energi Matahari bagi Tumbuhan untuk Tumbuh Kembangnya

Cara merawat tumbuhan yang paling umum dianjurkan adalah dengan rutin menyiramnya. Cara itu memang ampuh meskipun ada juga beberapa jenis tanaman yang hanya butuh sedikit air. Namun, dari sekian banyak cara untuk merawat tumbuhan, ada satu hal mendasar yang penting banget dan nggak boleh dilewatkan yaitu memastikan tumbuhan dapat sinar matahari yang cukup.

Advertisement

Pasalnya, energi matahari ternyata punya manfaat yang krusial untuk membantu metabolisme hingga mengaktifkan sel-sel dalam tumbuhan. Makanya, kamu harus mengatur tata letak tumbuhanmu agar tetap disinari matahari. Lebih lengkapnya, berikut ini manfaat energi matahari bagi tumbuhan.

1. Memberikan energi untuk perkembangan tumbuhan

manfaat energi matahari untuk tumbuhan

Memberi energi untuk bertumbuh | Photo by Robin Wersich on Unsplash

Sinar matahari memancarkan energi yang dapat membantu tumbuhan menghasilkan gula dan nutrisi lainnya. Zat-zat itu yang selama ini menopang perkembangan tumbuhan agar tetap terus hidup.

2. Memproduksi oksigen

manfaat energi matahari untuk tumbuhan

Photo by Jo Jo on Unsplash

Energi matahari juga berperan penting dalam menyuplai oksigen untuk tumbuhan. Tumbuhan dapat mengubah energi matahari menjadi gula (glukosa) yang nantinya digunakan dalam proses fotosintesis. Glukosa juga berperan sebagai sumber energi untuk setiap sel tumbuhan.

Advertisement

Oksigen punya peran penting untuk penyerapan nutrisi oleh akar tumbuhan yang kemudian membentuk jaringan baru sehingga tumbuhan bertambah besar.

3. Mengatur siklus tumbuh kembang tumbuhan

manfaat energi matahari untuk tumbuhan

Mengatur siklus | Photo by Christine on Unsplash

Tumbuhan ternyata merespons siklus matahari terbit dan tenggelam. Perubahan intensitas sinar itu berguna untuk mengatur siklus tumbuh kembangnya. Tumbuhan akan mekar berbunga atau tidak disesuaikan dengan jadwal yang ditentukan matahari.

4. Membantu proses fotosintesis

manfaat energi matahari untuk tumbuhan

Membantu fotosintesis | Photo by Francesco Gallarotti on Unsplash

Advertisement

Jika hampir setiap hari manusia harus memasak untuk kebutuhan makanannya, tumbuhan akan melakukan proses fotosintesis untuk tujuan yang sama. Fotosintesis merupakan suatu proses pembuatan dan pembentukan makanan pada tumbuhan yang mengandung zat hijau daun yaitu klorofil.

Selain air, karbondioksida, dan klorofil, tumbuhan memerlukan sinar matahari untuk menyelesaikan fotosintesis. Proses ini bermula ketika klorofil menangkap sinar matahari lalu menggunakannya untuk memecah molekul air dan karbondioksida menjadi gula dan oksigen.

5. Menjaga temperatur suhu tumbuhan agar tetap stabil

manfaat energi matahari untuk tumbuhan

Menjaga suhu | Photo by Kenan Kitchen on Unsplash

Tumbuhan membutuhkan temperatur yang stabil untuk tetap melakukan proses metabolisme, fotosintesis, transpirasi, dan respirasi di dalamnya. Perbandingan antara panas, dingin, dan lembap harus tetap terjaga demi lancarnya proses-proses tersebut.

Suhu yang terlalu tinggi akan merusak sel dan enzim penting pada tumbuhan. Sebaliknya, suhu yang terlalu rendah malah menyebabkan sel dan enzim itu tidak aktif sehingga metabolisme berhenti. Adanya pancaran sinar matahari setiap hari akan membantu menyeimbangkan temperatur suhu pada tumbuhan.

6. Mempercepat pertumbuhan kecambah

manfaat energi matahari untuk tumbuhan

Mempercepat tumbuhnya kecambah | Photo by Jodie Righos on Unsplash

Agar dapat tumbuh sempurna, kecambah harus berada pada suhu 25 derajat Celcius hingga maksimum 30 derajat Celcius. Jika suhu sedang ekstrem, biji kecambah tidak akan tumbuh. Paparan sinar matahari akan membantu perkembangan kecambah sehingga lebih optimal.

Nah, demikianlah manfaat energi matahari bagi tumbuhan. Mulai sekarang, yuk mulai rawat tanamanmu dengan meletakkannya di tempat yang terpapar sinar matahari.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE