Pernah nggak kamu merasa kayaknya 24 jam dalam sehari itu masih kurang? Sehingga kamu selalu lembur hampir setiap hari untuk menyelesaikan banyaknya pekerjaan yang nggak ada habisnya. Kalau kamu mengalami hal seperti ini, bisa lho mempraktikkan teknik pomodoro supaya waktumu lebih berkualitas.

“Kerjaan gue banyak banget nih. Mana beda-beda tugasnya lagi,”

“Lo coba aja teknik pomodoro, cocok buat orang yang punya tugas banyak yang berbeda,”

Advertisement

Teknik pomodoro adalah time management yang dibuat oleh Francesco Corillo pada 1992. Pomodoro sendiri dalam bahasa Italia berarti tomat, di mana Francesco dulu menggunakan timer dapur berbentuk tomat. Tapi kamu nggak harus memakai timer seperti yang Francesco gunakan kok, kamu masih bisa menggunakan timer ponsel sendiri dalam menerapkan teknik ini.

Nah, kayak gimana sih mengaplikasikan teknik pomodoro ini sebenarnya? Simak yuk 7 langkah ini yang udah Hipwee rangkum. Semoga membantu ya!

1. Siapkan kertas dan alat tulis untuk mendaftar pekerjaan apa aja yang akan kamu selesaikan. Bikin list kerjaan tentunya akan memudahkanmu untuk mengatur waktu kerja.

buat daftar tugas yang harus dikerjakan dahulu

buat daftar tugas yang harus dikerjakan dahulu via www.careeraddict.com

Pertama-tama yang perlu kamu siapkan adalah selembar kertas dan alat tulis untuk mendaftar pekerjaan apa aja yang akan diselesaikan hari itu juga. Kalau nggak ada kertas, kamu bisa memakai buku atau alat tulis lainnya yang bisa digunakan ya. Bagian pertama, kamu bisa menulis pekerjaan yang paling penting atau yang mendekati deadline. Sediakan juga kolom untuk ceklis pekerjaan saat udah diselesaikan nanti. Dengan begitu, kamu jadi tahu mana pekerjaan yang seharusnya menjadi prioritas.

2. Untuk alat pengingat waktu gak mesti pakai kitchen timer, cukup ponsel aja bisa kok. Bedanya, bunyi detak jamnya gak seperti kitchen timer yang cukup terdengar.

kitchen timer

kitchen timer via lifehacker.com

Advertisement

“Tapi gue ga punya kitchen timer, emang bisa?”

“Yakali, zaman udah modern jangan dibikin susah. Pakai aja hp,”

Nggak mesti pakai kitchen timer berbentuk tomat kok, kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi timer yang ada diponselmu. Misalnya aja stopwatch yang udah tersedia diponsel atau download aplikasi pomodoro timer, meski bunyi detak jamnya nggak seperti kitchen timer yang bisa memacu semakin giat menyelesaikan.

Bagi yang ingin menggunakan aplikasi pomodoro timer, kamu nggak perlu ribet-ribet mengatur waktunya. Cukup sekali aja saat ingin memulai pekerjaan pertama. Sedangkan kamu yang ingin memakai stopwatch, dapat mengaturnya agar berbunyi setiap 25 menit sekali.

3. Kamu hanya perlu membagi sesi pekerjaan setiap 25 menit sekali. Bagi dengan baik tugas apa yang akan dikerjakan pada 25 menit pertama dan seterusnya.

kerjakan tugasmu dalam 25 menit sesuai prioritasnya

kerjakan tugasmu dalam 25 menit sesuai prioritasnya via www.cabrillo.edu

Ciri dari teknik pomodoro ini yaitu setiap pekerjaan diselesaikan dalam waktu 25 menit. Urutan mengerjakannya sesuaikan dengan daftar tugas yang udah kamu siapkan di awal tadi. Mulailah mengerjakannya dan selesaikan dalam 25 menit. Selamat mencoba!

4. Dalam 25 menit tersebut, gunakan 5 menit untuk beristirahat sejenak. Misalnya minum teh atau kopi, atau hal lainnya yang bisa meningkatkan semangatmu.

gunakan 5 menit untuk rehat sejenak

gunakan 5 menit untuk rehat sejenak via www.statisticbrain.com

Jangan lupa sisakan 5 menit untung beristirahat

Dari 25 menit yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, kamu bisa memanfaatkan waktu sekitar 5 menit untuk beristirahat. Gunakanlah waktu ini dengan baik, misalnya meminum teh atau kopi sejenak. Atau kamu bisa melakukan hal-hal yang membangkitkan semangatmu, misalnya keluar ruangan.

5. Kalau ada hal yang mengganggu (misalnya teman minta ditemani ke ATM sebentar), pause timer yang sedang berjalan. Setelah itu, lakukan lagi pekerjaan selanjutnya dengan menekan timer kembali.

kalau ada gangguan seperti ini, kamu bisa pause timer sebentar ya

kalau ada gangguan seperti ini, kamu bisa pause timer sebentar ya via commons.trincoll.edu

Dalam waktu 25 menit dan seterusnya, nggak mungkin kalau saat mengerjakannya nggak ada gangguan. Misalnya aja ada temanmu yang bertanya sebentar atau mengajak mengobrol sesekali. Gangguan kecil tersebut masih dalam tahap biasa dan saat menghadapinya kamu bisa lakukan pause timer sebentar. Nanti kalau udah selesai bersama gangguan, kamu dapat mengerjakannya tugasmu lagi dan aktifkan kembali timer-mu ya.

6. Setiap pekerjaan selesai, jangan lupa untuk mengecek list kembali. Hal ini bertujuan agar tugasmu tertata dengan baik.

ceklis setiap pekerjaan yang udah selesai ya

ceklis setiap pekerjaan yang udah selesai ya via www.getluciddreaming.com

Hal sepele ini jangan sampai terlewat lho! Biarpun hanya menceklis aja, tapi telah membantumu supaya tahu pekerjaan mana aja yang udah selesai. Dengan begitu, kamu nggak perlu mengingat-ingat kembali dari awal apa aja yang belum selesai dan yang sudah. Lagipula, sekaligus membuat dirimu puas atas apa yang telah kamu kerjakan lho.

“Wah keren juga! Gue bisa kelarin tugas-tugas ini seharian. Biasanya mah butuh 2 hari,”

Selain itu, kamu jadi tahu bahwa menyelesaikan tugas tanpa harus menumpuknya itu sebenarnya ringan. Secara nggak langsung, kamu akan termotivasi untuk mengerjakannya lagi tanpa bermalas-malasan.

7. Jangan bosan untuk membiasakan bekerja dengan teratur karena hasil akhirnya akan memuaskanmu nanti.

kamu jadi semangat dan fokus saat bekerja lagi

kamu jadi semangat dan fokus saat bekerja lagi via www.huffingtonpost.co.uk

Untuk mencapai sebuah keberhasilan, dibutuhkan perencanaan yang matang dan semangat yang tinggi. Oleh karena itu, kamu harus memiliki keinginan untuk menghindari rasa malas dan bosan pada suatu hal yang akan dikerjakan ya. Biasakanlah untuk bekerja secara teratur agar kamu nggak kalang kabut saat mendekati deadline dan hidupmu akan lebih tertata. Dengan demikian, kamu nggak perlu pusing mengaturnya.

Teknik pomodoro ini merupakan manajemen waktu yang tepat buat kamu dengan segudang kesibukan dan pekerjaan. Dengan membiasakan setiap 25 menit menyelesaikan tugas dan 5 menit untuk beristirahat, pekerjaanmu akan terasa ringan dan lebih tertata. Kamu jadi tahu tugas mana aja yang menjadi prioritas dan yang bukan.

Dengan demikian, kamu akan terbiasa harus mengerjakan pekerjaan yang mana dulu dihari-hari selanjutnya. Nggak rugi deh menggunakan teknik ini. Buat kamu yang belum, harus banget mencobanya karena beragam manfaat yang diciptakannya. Yuk lakukan sekarang juga!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya