4 Trik Menghindar buatmu yang Sering Kena Razia Rambut, dari Cara Klasik Sampai yang Terniat

Menghindari razia rambut

Ada beberapa hal yang bikin sekolah atau kuliah jadi nggak asyik. Salah satunya momen razia rambut buat murid cowok. Aktivitas yang masih diragukan fungsinya ini jadi hal yang paling ditakuti para murid cowok yang lebih suka rambutnya gondrong.

Advertisement

Razia rambut ini juga kadang asal-asalan. Hasil potongan para guru yang nggak beraturan membuat para “korban” memotong ulang rambutnya. Buat kamu yang masih sering kena razia, ini nih tips menghindarinya.

1. Pura-pura sakit, alasan paling klasik yang sering digunakan saat ada razia rambut, cara ini cukup efektif dan menguntungkan

pura-pura sakit via www.nusabali.com

Cara paling klasik yang bisa kamu pakai adalah pura-pura sakit biar dirawat di ruang UKS. Cara ini punya tingkat keberhasilan 50 persen mengingat cara ini sering digunakan siswa-siswa lain. Kalau berhasil, cara ini jadi cara yang paling menguntungkan. Selain rambut kamu lolos dari gunting sang algojo, kamu bisa dapat teh manis hangat dan camilan dari petugas UKS.

2. Merapikan rambut, menggunakan pomade, dan memakai topi sebagai kamuflase agar rambut terlihat pendek

menggunakan topi dan memakai pomade via jauhdarimodern.wordpress.com

Merapikan rambut, menggunakan pomade, dan memakai topi jauh memiliki risiko ketahuan. Cara ini juga cukup belibet sebab kamu mesti membawa barang-barang tersebut setiap saat. Alasannya karena nggak ada jadwal pasti untuk razia rambut. Cara ini juga belum tentu berhasil jika guru yang hendak merazia memiliki tingkat kejelian yang tinggi.

Advertisement

3. Sembunyi di toilet, kantin, sampai perpustakaan dan menunggu sampai razia rambut selesai

tempat persembunyian paling aman menghindari razia via pp.ktp.fip.unp.ac.id

Biasanya, kabar razia menyebar satu atau dua jam sebelum dimulai. Razia juga biasanya dilakukan pada jam setelah istirahat pertama. Jika sudah tahu dan mengumpulkan banyak informasi valid tentang razia, kamu hanya perlu menghindarinya dan pergi ke tempat-tempat seperti toilet, kantin atau perpustakaan.

Bersembunyi di toilet memiliki resiko paling tinggi ketahuan sebab para guru sudah tahu modus ini. Namun, kamu masih punya kantin yang sangat jarang tersentuh oleh para guru. Selain itu, kamu juga bisa pergi ke perpustakaan. Guru nggak akan mencurigai anak-anak yang berada di perpustakaan sebab mereka yakin bahwa perpustakaan adalah tempat para siswa berprestasi yang nggak mungkin punya rambut semrawut.

4. Pura-pura menjadi korban tabrakan dan memakai perban di kepala atau bisa “loncat indah” melewati gerbang belakang sekolah

Advertisement

melompat gerbang dan pergi membolos adalah solusi ekstrim menghindari razia via tintakahyangan.blogspot.com

Salah satu cara terniat yang bisa kamu lakukan adalah dengan pura-pura menjadi korban kecelakaan. Kamu hanya perlu modal perban dan obat merah saja. Minta teman perempuanmu membelitkan perban di sekitar kepala dan menambahkan obat merah agar lebih meyakinkan. Cara ini 100 persen ampuh menghindari razia. Atau “lompat indah” di gerbang belakang sekolah. Cara ini membutuhkan niat yang kuat karena jika kamu ragu-ragu dan ketahuan, akan mendapatkan masalah yang jauh lebih besar dari sekedar kehilangan rambut.

Nah, itu beberapa tips menghindari razia rambut di sekolah. Dengan sedikit siasat, kamu bisa terhindar dari gunting dan alat cukur para guru killer, kan?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE