Pada umumnya, setiap orang dianjurkan mengecek kebersihan mulut dan giginya ke dokter gigi. Namun pada kenyataannya, kebanyakan orang seolah memiliki fobia terhadap kursi pemeriksaan dan suara yang dihasilkan mesin alat pemeriksaan di dokter gigi.

Satu atau dua dari sepuluh orang mungkin rajin melakukan check up setiap enam bulan sekali. Sisanya baru datang ketika mereka mulai merasakan ada yang tak beres dengan giginya. Dikutip dari Independent, Hipwee kali ini akan memberimu informasi tentang apa yang akan terjadi jika kamu nggak rajin periksa ke dokter gigi secara teratur. Yuk langsung simak!

1. Enam bulan jadi waktu yang memungkinkan untuk munculnya lubang-lubang kecil pada gigi. Lubang-lubang tersebut bisa makin besar, jika kamu nggak menyadarinya lewat pemeriksaan dokter ahli

Mulai ada lubang via guialacalera.com.ar

Pada fase ini, banyak orang akan meyadari bahwa mereka mempunyai lubang kecil pada gigi mereka. Lubang tersebut biasanya muncul akibat kurang rajinnya sikat gigi, sehingga kerusakan gigi mulai terjadi secara bertahap menjadi lebih parah dari waktu ke waktu.

Check up yang teratur akan mengetahui seberapa parah kerusakan pada gigi. Untuk informasi, lubang-lubang di gigi bisa menjadi tanda awal seseorang terkena kanker. “Salah satu gejala umum kanker kepala dan leher adalah tumbuhnya lubang pada gigi yang tak kunjung sembuh hingga dua minggu,” tutur seorang dokter gigi, Dr Tariq Idrees, dari  Carisbrook Dental Clinic di Manchester.

Advertisement

Penting sekali buat kamu yang suka merokok dan minum soda atau alkohol. Bahan-bahan tersebut sangat tak baik untuk kesehatan gigi dan mulutmu.

2. Jika enam bulan mengabaikan dokter gigi saja keliru, maka waktu satu tahun dapat memperparah. Radang, diikuti pembusukan pada gigi, adalah kemungkinan terburuk atas kelanjutan dari gigi berlubang

Menuju busuk via pbs.twimg.com

Setahun mengabaikan kesehatan gigi dan tanpa pernah seorang dokter gigi memeriksamu adalah sebuah kesalahan besar. Kaitannya akan sangat erat. Kerusakan akan menghantui gusi yang bisa mengalami pendarahan dan nyeri yang kuat.

Menurut Dr Idrees, tak adanya penanganan dari dokter gigi selama satu tahun bisa membuatmu mengalami radang pada gigi dan mulut. Potensi membusuknya gigi pun semakin besar gigi.

3. Ketika pembusukan mulai terjadi di gigimu. Begitupula dengan pengikisian lapisan pada gigi yang bisa membuatanya jadi sensitif

Hadeuhhh mending sakit hati aja daripada sakit hati :p via dupontdental.com

Saat dua tahun telah berlalu, dan kamu nggak pernah sama sekali check up dokter gigi, maka siap-siap saja kamu tiba-tiba merasakan rasa sakit luar biasa pada gigi. Bahkan kamu memerlukan perawatan berupa obat kimia untuk meredakan sakitnya.

Hingga pada satu waktu kamu merasa ketidaknyamanan lagi, akhirnya kamu mulai berpikir untuk pergi ke dokter gigi. Biasanya sih, makin parah sakit yang kamu alami, makin besar pula biaya perawatan yang harus kamu keluarkan.

Pada tahap ini, lubang-lubang pada gigi biasanya mulai dekat dengan titik saraf pada gigi, sehingga gigimu akan merasa sangat sensitif, apalagi ketika ada makanan yang dingin, manis, bahkan makanan-makanan bertekstur keras.

4. Lima tahun belum pernah check up ke dokter gigi bisa membuat mulutmu penuh dengan ketidaksehatan. Bahkan tumor jinak sekalipun bisa muncul di sana

Amit-amittt via www.telegrafi.com

Pada tahap ini, masalah kesehatan pada mulut dan gigimu mulai serius. Seorang dokter gigi bernama Dr. Goolnik pernah menemukan sebuah kista pada rahang pasiennya setelah tak pernah check up selama empat tahun. Hasilnya? Si pasien perlu sebuah tindakan operasi besar untuk menyelamatkan kesehatannya. Hiii, amit-amit 🙁

5. Sepuluh tahun bukanlah waktu yang sebentar. Penyakit di dalam mulutmu makin banyak, selaras dengan biaya untuk mengatasinya 

ntar kalau operasi butuh keluar duit banyak via www.telegrafi.com

Pada tahap ini, bentuk mulut pun bisa menjadi suatu kekhawatiran. Sebab ketika selama itu kamu belum pernah mendapatkan intervensi dokter, gigi-gigimu kemungkinan bisa menumpuk dan tak beraturan. Tanpa pengawan dokter gigi berarti juga meningkatnya rasa sensitif dan gigi yang mudah terkikis.

Seorang pasien belum lama ini ditangan Dr Idrees. Menurut dokter asal Manchester tersebut, pasiennya sudah 10 tahun nggak pernah check up dokter gigi. Pasien tersebut, kata Dr Idrees, harus menghabiskan 18 bulan lamanya untuk merekonstruksi giginya dengan biaya 27.000 Pound.

Nah itulah bahaya-bahaya jika kamu hanya malas untuk pergi ke dokter gigi. Sebuah peringatan yang tegas bahwasanya, ketika kesehatan mulut dan gigimu diabaikan, siap-siap kondisinya memburuk. Semakin lama kamu mengabaikan dokter gigi untuk mengintervensi keadaan kesehatan di dalam mulutmu, makin banyak penyakit yang bisa kamu dapat. Cukup enam bulan sekali kok untuk check up ke dokter gigi.

Suka artike ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!