7 Penyebab Bau Mulut yang Perlu Kamu Kenali. Kebiasaan Sepele Justru Bisa jadi Biang Keladi

Penyebab bau mulut

Bau mulut yang tidak sedap jelas sering bikin banyak orang insecure. Tiap kali mau ngobrol atau berdekatan dengan orang lain, kamu pasti dibuat was-was akan ‘aroma’ yang keluar dari mulutmu. Permasalahannya bukan cuma membuat situasi super awkward atau lawan bicaramu ilfeel, bau mulut juga biasanya jadi indikasi ada gangguan kesehatan yang lebih serius pada tubuhmu. Namun satu hal yang perlu diingat, penyebab bau mulut pun tidak bisa disamaratakan alias berbeda-beda.

Advertisement

Jarang diketahui, 7 penyebab bau mulut ini perlu kamu kenali. Setelah tahu penyebabnya, kamu bisa mencari cara menghilangkan bau mulut selamanya. Yuk, langsung cek aja!

1. Tak banyak orang tahu, tidur dengan mulut terbuka atau mendengkur bisa menjadi penyebab bau mulut

Tidur dengan mulut terbuka | Photo by Elvira Gibadullina/ Photo by Sam K via www.pexels.com

Melansir Hello Sehat, tidur dengan mulut terbuka memungkinkan bakteri tumbuh dan berkembang biak. Selain itu, mendengkur bisa memicu bau mulut. Pasalnya bernapas melalui mulut cenderung membuat napas bau di pagi hari. Jadi mendengkur atau tidur dengan mulut terbuka adalah penyebab bau mulut saat bangun tidur. Keduanya membuat mulut lebih kering karena air liur berkurang. Artinya, kemampuan mulut melawan bakteri sebagai parasit penyebab bau mulut pun tak maksimal.

Bagi SoHip yang memiliki kebiasaan tidur mangap, mulai sekarang hentikan, ya. Agar napas tetap segar dan wangi di pagi hari.

Advertisement

2. Mulut kering menjadi saran bakteri dan kuman yang menjadi biang bau mulut

Mulut kering yang dibiarkan terus kering | Photo by PIxabay via www.pexels.com

Sebenarnya penyebab bau mulut pada anak, penyebab bau mulut pada bayi, atau penyebab bau mulut pada orang dewasa tak jauh berbeda. Kebanyakan pemicunya adalah mulut kering. Tapi biasanya penyebab bau mulut saat hamil lebih didominasi oleh faktor hormon.

Seperti disinggung sebelumnya, produksi air liur yang berkurang akan berpengaruh pada bau mulut. Pasalnya, mulut kehilangan kemampuan untuk melawan bakteri karena air liur memiliki fungsi sebagai pembersih mulut secara alami. Tak heran bila mulut kering akan menimbulkan bau tak sedap lantaran menjadi sarang nyaman untuk bakteri dan kuman.

3. Termasuk penyebab bau mulut paling umum, merokok bikin penurunan produksi air liur

Merokok | Photo by Bruno /Germany via pixabay.com

Membawa serangkaian masalah kesehatan, merokok pun mendatangkan masalah bau mulut. Orang yang sering merokok kemungkinan besar aroma mulutnya tak sedap. Karena merokok menurunkan produksi air liur, mulut pun kering dan nggak ampuh menghalau bakteri. Nah, tambah lagi dong alasan untuk tidak memulai atau berhenti merokok!

Advertisement

4. Mengonsumsi makanan, minuman, dan obat tertentu pun menjadi pemicu aroma mulut tak sedap

Sisa makanan dalam mulut | Photo by Jill Wellington via www.pexels.com

Sisa-sisa makanan di dalam mulut akan menyebarkan bau tak sedap. Apalagi bila tertinggal dalam jangka waktu lama. Makanan dan minuman dengan aroma kuat juga memicu bau mulut seeprti bawang, petai, jengkol, dan durian. Tak cuma makanan dan minuman, obat menjadi penyebab bau mulut yang tak boleh diabaikan. Senyawa kimia yang terkandung dalam obat akan terserap tubuh kemudian dikeluarkan melalui paru-paru. Kemungkinan aroma yang dihembuskan pun bau. Aroma tak sedap tersebut tak bakal hilang selama kamu masih mengonsumsi obat. Bahkan meski kamu menyikat gigi, bau mulut tetap menempel.

Namun kadang kala bau mulut disebabkan oleh pencernaan lo. Penyebab bau mulut dari dalam perut biasanya dipicu penyakit lambung dan usus. Nah, kalau sudah seperti ini, kamu harus membeli obat bau mulut dari lambung.

5. Lantaran kebersihan mulut kurang terjaga, mulut akan mengeluarkan bau busuk

Kebersihan mulut harus selalu dijaga | Photo by Andrea Piacquadio via www.pexels.com

Makanan yang tertinggal di gigi, gusi, dan lidah menjadi sarana tumbuh-kembang bakteri dan plak. Tak mengejutkan bila mulut bau bila banyak sisa makanan di dalamnya. Kotoran dan sisa makanan itu membuat mulut kotor. Bila kebersihan mulut kurang terjaga, bau mulut tak akan terhindarkan lagi karena sisa makanan terperangkap dalam waktu lama. Jadi bagi kamu yang malas menyikat gigi, yuk merawat gigi dengan baik biar bakteri dan kuman hilang!

6. Alergi memiliki beragam gejala, salah satunya ternyata termasuk bau mulut

Alergi bentuknya bermacam-macam, bukan cuma bersin | Photo by Joseph Mucira via pixabay.com

Ternyata bau mulu bukan cuma karena kotoran atau sisa makanan. Alergi pun bisa menjadi penyebabnya. Penderita alergi akan merasakan gejala hidung tersumbat, tenggorokan gatal, mata berair, dan bau mulut. Karena alergi, hidung akan dipenuhi ingus dan lendir yang menjadi tempat kuman berkembang. Maka wajar bila mulutmu bau ketika sedang alergi. Sejauh ini, belum ada solusi untuk bau mulut karena alergi. Tapi menghilangkan ingus dan menjaga mulut tetap bersih adalah pilihan yang tepat.

7. Plak pada gigi akan menimbulkan penyakit gusi yang berujung pada bau mulut

Plak gigi | Photo by Mudassar Iqbal via pixabay.com

Bakteri menyukai plak di gigi karena ia dapat membentuk racun yang mengiritasi gusi. Bila dibiarkan saja, bakteri akan merusak gigi dan tulan rahang lo. Tak menutup kemungkinan, gusi pun terkena infeksi gara-gara plak yang menumpuk. Nah, infeksi pada gusi membat bakteri tumbuh subur. Bahkan bakter ia memasuki aliran darah  dan menyebabkan penyakit jantung. Menggosok gigi dengan rutin adalah cara mencegah penyakit gusi.

Selain perawatan gigi dan mulut secara rutin, kamu bisa melengkapinya dengan obat pembasmi parasit penyebab bau mulut. Cukup terjangkau, obat bau mulut di apotik dengan bermacam-macam merek bisa kamu dapatkan. Jika enggan memakai obat bau mulut, ada baiknya mencoba bahan alami seperti cuka apel, minyak kepala, atau jahe. Bahan-bahan alami tersebut dinilai ampuh mengusir bau mulut yang membandel. Selamat mencoba!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE