8 Sayuran Hijau yang Paling Sehat di Bumi dan Rugi Kalau Dilewatkan Tiap Hari. Superfood nih!

sayuran hijau

Semua sayuran itu sehat, terutama sayuran berwarna hijau. Sebagian besar sayuran hijau banyak mengandung vitamin, mineral, serat yang menyehatkan, tapi juga rendah kalori. Mengonsumsi aneka sayuran hijau, memberikan manfaat yang luar biasa untuk tubuh, termasuk penurunan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, serta diabetes. Sayuran hijau dapat mengatasi radikal bebas karena mengandung antioksidan yang ampuh mencegah kanker. Sedang kandungan serat yang kaya di dalamnya dapat menjaga saluran cerna. Sayuran hijau juga cukup mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan sesuai selera.

Advertisement

Nah, dari sekian banyak jenis sayuran hijau, ada beberapa jenis yang dianggap paling menyehatkan, dilihat dari kebutuhan nutrisi dan manfaatnya untuk kesehatan. Berikut beberapa sayuran hijau paling sehat atau yang bisa disebut sebagai superfood. Bagus banget kalau dikonsumsi setiap hari!

1. Kale mengandung nutrisi yang cukup lengkap, terutama kandungan antioksidannya yang sangat baik sebagai zat antikanker

kale | credit: natureandnurtureseeds via natureandnurtureseeds.com

Mungkin banyak yang masih asing dengan jenis sayuran hijau yang bentuknya mirip selada namun lebih keriting satu ini. Dari semua sayuran hijau yang super sehat, kale adalah ratunya. Pada seikat daun kale mengandung vitamin A (206%), vitamin K (684%), vitamin C (134%), vitamin B6 (9%), mangan (26%) kalsium (9%), tembaga (10%), kalium (9% ), dan magnesium (6% ). Selain rendah kalori, kale juga mengandung sebagian besar lemak omega-3 dan protein yang cukup berimbang. Karena nutrisinya yang lengkap, kale cocok dikonsumsi sebagai sayuran hijau untuk diet.

Antioksidan lutein dan betakaroten di dalam kale sangat tinggi, keduanya ampuh mencegah kerusakan oksidatif akibat radikal bebas, juga memiliki efek perlindungan jantung yang kuat, penurunan tekanan darah, antiinflamasi, antivirus, antidepresi dan antikanker. Agar nutrisi yang diperoleh maksimal, kale disarankan dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Advertisement

2. Bayam kaya akan zat besi dan tinggi asam folat yang efektif membantu produksi sel darah merah dan mencegah bayi cacat lahir pada ibu hamil

bayam | credit: Evita Ochel via pixabay.com

Sayuran yang terkenal di tanah air ini memang diklaim sebagai sayuran hijau untuk ibu hamil. Selain zat besi dan asam folat, bayam juga menyediakan vitamin K, vitamin A, vitamin C, antioksidan, magnesium, kalsium, dan juga serat. Nggak heran kalau rajin mengonsumsi bayam bisa membantu menjaga kesehatan mata, mencegah asma, osteoporosis, serta radang sendi.

Bayam sering dimasak menjadi sayur bening, dicampurkan ke dalam sup, dadar telur, dibuat smoothies, atau dinikmati mentah sebagai salad atau sandwich. Semua olahannya memiliki manfaat kesehatan yang signifikan untuk kebaikan tubuh.

3. Meski ukurannya mungil, manfaat microgreens dengan segudang kandungan nutrisinya nggak bisa didebat lagi

microgreens | credit: pertanianku via www.pertanianku.com

Sesuai namanya, sayuran muda yang dihasilkan dari biji sayuran ini memiliki ukuran mikro. Panjangnya paling sekitar 2,5-7,5 cm saja. Sayuran yang sekilas mirip taoge atau kecambah ini umumnya dipakai sebagai garnis atau hiasan dalam hidangan rupanya kaya nutrisi. Microgreens sarat vitamin C, E, serta K. Penelitian menemukan bahwa microgreens mengandung nutrisi hingga 40 kali lebih banyak jika dikonsumsi dalam kondisi mentah, dilansir Healthline. Salah satu contoh microgreens yang terkenal di Indonesia adalah selada air.

Advertisement

4. Siapa yang tak kenal kubis? Meski warnanya cenderung pucat, sayuran ini kaya akan vitamin C yang sangat dibutuhkan oleh tubuh di masa pandemi seperti sekarang ini

kubis | credit: chicago.suntimes.com via chicago.suntimes.com

Kubis masih satu keluarga dengan kale dan brokoli. Sayuran yang sering dijadikan lalapan ini dapat melindungi tubuh dari sel kanker, terutama kanker paru-paru dan kanker kerongkongan. Selain itu, kubis banyak dimanfaatkan sebagai obat sakit perut, asam lambung, tukak pada lambung atau usus, asma, serta pereda morning sickness pada  ibu hamil.

5. Kandungan nutrisi di dalam sawi putih berpotensi mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

sawi putih | credit: hellosehat via hellosehat.com

Sawi merupakan salah satu sayuran yang baik untuk mencegah timbulnya penyakit jantung, menjaga kesehatan mata, serta kesehatan tulang. Jika kamu mencari sayuran hijau mengandung vitamin A dan K yang tinggi, maka sawi putih adalah jawabannya. Karena kandungan vitamin A dan K tersebut, sawi putih terbukti dapat meningkatkan kadar lipid darah.

6. Brokoli yang berasal dari keluarga yang sama seperti sawi, kale dan kembang kol juga masuk ke dalam deretan sayuran yang super sehat

brokoli | credit: health.kompas via health.kompas.com

Dalam satu cangkir brokoli cincang dan rebus mengandung 55 kalori, kebutuhan harian penuh untuk vitamin K, juga jumlah vitamin C yang disarankan selama dua hari. Mengonsumsi jenis sayuran silangan seperti brokoli ini dapat mengurangi risiko kanker karena kandungan sulforaphane yang dapat mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker serta menghambat pertumbuhan tumor, dilansir Kompas. Pengolahannya sendiri bisa dikukus, dipanggang, dijadikan tumisan, mencampurkannya ke dalam sup ataupun menjadikannya salad bersama sayuran lainnya.

7. Pakcoy atau sawi sendok khasnya masakan Tiongkok ini mengandung selenium yang berfungsi mencegah masalah tiroid

pakcoy | credit: doktersehat via doktersehat.com

Pakcoy mengandung tinggi vitamin A, K, dan asam folat. Salah satu nutrisi penting yang terkandung di pakcoy adalah selenium, jenis mineral yang berperan penting dalam fungsi kognitif, kekebalan, dan pencegahan kanker. Selenium juga membantu fungsi kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon-hormon penting untuk metabolisme tubuh. Nah, kadar selenium yang rendah dalam tubuh berkaitan dengan beberapa masalah kesehatan, seperti hipotiroidisme, tiroiditis Hashimoto, dan pembengkakan tiroid.

8. Punya rasa yang sedikit pedas, arugula terkenal sebagai sayuran hijau penurun darah tinggi

arugula | credit: hellosehat via hellosehat.com

Arugula yang memiliki nama ilmiah Eruca sativa ini memiliki rupa yang sekilas mirip kangkung, tapi bentuk daunnya lebih menyirip. Rasanya sedikit pedas dan kerap dijadikan salad juga sebagai obat-obatan. Arugula juga diperkaya oleh sejumlah nutrisi dan vitamin, seperti protein, karbohidrat, natrium, lemak, asam folat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K. Arugula merupakan sumber nitrat terbaik yang dapat membantu meningkatkan aliran darah, mengurangi tekanan darah, dan memperlebar pembuluh darah.

Beberapa sayuran hijau di atas sayang banget kalau dilewatkan untuk tak dikonsumsi mengingat manfaatnya yang luar biasa bagi tubuh. Saat mengolah aneka sayuran hijau di atas, jangan sampai terlalu lama agar nggak layu dan nutrisinya berkurang. Jadi, sudahkah kamu makan sayuran hari ini?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE