7 Tipe Rumah Paling Populer di Indonesia

Saat akan membeli rumah atau sekadar tanya-tanya ke agen properti, yang akan ditanyakan olehnya pertama kali adalah tentang tipe rumah yang sedang kamu cari. Kalau kamu belum mengulik informasi tentang bagaimana membeli sebuah rumah atau properti, mungkin kamu akan kebingungan ketika ditanya soal tipe rumah.

Advertisement

Tipe rumah biasanya dibedakan berdasarkan jenis bangunan, desain, serta ukuran luas bangunannya.

Nah, yang akan Hipwee Tips bahas kali ini adalah tentang jenis tipe rumah berdasarkan luas bangunan yang memiliki karakteristik khusus baik dari segi dimensi bangunan hingga kebutuhan ruang. Yuk, cari tahu!

1. Rumah tipe 21

tipe rumah 21

tipe 21

Rumah tipe 21 berarti rumah yang luas bangunannya 21 meter persegi dengan luas dimensi 6×3,5 meter, 3×7 meter, atau 5,25×4 meter. Biasanya terdiri dari satu kamar tidur yang bisa ditempati dua orang, sebuah kamar mandi, dan sebuah ruang tamu yang langsung terhubung dengan dapur.

Advertisement

Rumah tipe 21 ini cocok untuk pasangan muda yang belum punya anak.  Tipe rumah ini juga bisa jadi pilihan investasi dengan menyewakannya.

2. Rumah tipe 36

tipe rumah 36

tipe 34

Rumah tipe 36 ini termasuk tipe minimalis yang punya luas bangunan 36 meter persegi dengan dimensi 9×4 meter atau 6×6 meter. Kalau ada yang menyebutnya rumah tipe 36/60 atau 36/72, artinya rumah tersebut dibangun di atas tanah seluas 60 meter persegi atau 72 meter persegi. Biasanya dilengkapi dengan dua kamar tidur, sebuah kamar mandi, sebuah dapur, dan ruang tamu yang lebih luas dari rumah tipe 21.

Karena luasnya yang terbatas dan minimalis, kamu harus pintar-pintar menata ruang dan menambahkan beberapa ornamen agar ruangan nggak terlihat sempit.

Advertisement

3. Rumah tipe 45

tipe rumah 45

tipe 45

Rumah tipe 45 biasanya dibangun di atas tanah seluas 96 meter persegi atau bisa disebut rumah tipe 45/96. Dimensinya berukuran 8×5,6 meter atau 6×7,5 meter yang dilengkapi dengan dua kamar tidur, sebuah kamar mandi dan dapur, ruang keluarga serta ruang tamu.

Juga memiliki teras depan yang cukup luas dan taman minimalis di belakang rumah. Hunian ini cocok ditempati satu keluarga yang memiliki 1-2 orang anak.

4. Rumah tipe 54

tipe rumah 54

rumah tipe 54

Merupakan model rumah yang memiliki dimensi 9×6 meter atau 13,5×4 meter. Rumah tipe 54 dilengkapi dengan 2-3 kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang keluarga, ruang tamu, serta taman yang cukup lapang.

Biasanya juga dibangun dua lantai, di mana terdapat dua kamar tidur di lantai dasar dan satu kamar tidur di lantai atas, serta ekstra ruang tamu di lantai dua. Tipe rumah ini cocok untuk keluarga yang memiliki jumlah anggota keluarga yang lebih besar.

5. Rumah tipe 60

tipe rumah 60

tipe 60

Rumah tipe 60 biasanya mempunyai ukuran bangunan 6×10 meter, 8×7 meter, atau 6×12 meter. Rumah ini sudah cukup luas dengan 3-4 kamar tidur, 2 kamar mandi, ruang keluarga, ruang tamu, garasi mobil, dan teras di depan dan belakang rumah yang lebih luas. Rumah tipe ini sangat memadai jika kamu ingin membangunnya lagi menjadi dua lantai di satu lahan.

6. Rumah tipe 70

tipe rumah 70

tipe 70 – 2 lantai

Rumah tipe 70 merupakan tipe rumah yang paling banyak di buru oleh masyarakat kalangan atas. Dimensi dari tipe rumah ini bervariasi, mulai dari 7×10 meter hingga 5×14 meter. Karena desain dan perbedaan kebutuhan, terkadang tipe rumah 70 dibangun dengan memiliki hingga empat kamar tidur. Rumah tipe 70 biasanya dibangun dua lantai untuk mengakali luas kavling.

7. Rumah tipe 120

tipe rumah 120

tipe 120

Rumah tipe 120 termasuk kategori rumah yang paling lapang dengan luas bangunan hingga 120 meter persegi. Dimensinya bisa bervariasi mulai dari 10×12 meter atau 8×15 meter persegi dan biasa ditemui di perumahan mewah.

Umumnya, rumah ini memiliki 3-4 kamar tidur, tiga kamar mandi, ruangan dapur tersendiri, ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu, beranda belakang, dan carport yang bisa menampung dua mobil sekaligus. Tipe rumah luas dan besar seperti ini juga memungkinkan pemiliknya bereksplorasi desain dengan berbagai gaya arsitektur.

Nah, ketika memilih jenis tipe rumah, sesuaikan dengan tujuan dari penggunaannya, apakah untuk disewakan atau untuk dijadikan rumah tinggal. Kalau kamu adalah pasangan baru dan memilih rumah tipe 21 atau 36 untuk dihuni bersama, pastikan apakah luas kavling memungkinkan untuk pengembangan bangunan atau renovasi rumah, baik itu menambah luas atau menambah lantai ketika anggota keluargamu telah bertambah kelak.

Jadi memang, memilih rumah itu harus cermat dan perlu pertimbangan, apalagi kalau ingin dipakai untuk tempat tinggal selama beberapa tahun ke depan. Semoga membantu, ya!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

Digital Marketing Enthusiast dan sedang belajar tentang Search Engine Optimization.

CLOSE