Tips Berteduh saat Hujan untuk Berbagai Situasi, Ada Aturan 30/30 yang Wajib Kamu Tahu

Tips berteduh saat hujan

Jika Sobat Hipwee atau SoHip adalah salah satu dari kelompok pecinta hujan, musim hujan pasti jadi momen yang dinanti-nanti. Selain membuat suhu udara menjadi lebih sejuk dan enak untuk leyeh-leyeh, suara rintik hujan bisa menjadi terapi yang sangat menenangkan buat sejumlah orang. Oh iya, belum lagi SoHip yang sedang patah hati, wah pasti kalau sedang hujan tambah sendu dan melankolis.

Advertisement

Namun, sama halnya dengan semua hal di dunia ini, segala sesuatu yang berlebihan itu pastinya tidak baik. Termasuk hujan. Rintik-rintik hujan yang bikin udara sejuk dan romantis memang enak, tapi kalau hujan bertambah deras disertai angin kencang dan gelegar petir, siapa pun patut waspada. Belum lagi kalau sedang berkendara atau berada di luar rumah, kamu wajib banget tahu tips yang baik dan benar untuk berteduh dari hujan. Apalagi akhir-akhir ini semakin sering kan terjadi angin ribut dari perubahan cuaca ekstrem atau siklon tropis.

Jika sedang berjalan kaki, hindari tanah lapang dan segera cari bagunan tertutup yang memiliki atap solid. Kalau tidak ada, berlindunglah sambil jongkok dan merendahkan kepalamu

Jika hujan badai disertai angin kencang dan petir terjadi, kamu harus langsung cari perlindungan | Credit: Gundula Vogel via Pixabay

Jika kamu sedang berjalan dan tiba-tiba turun hujan, carilah bangunan terdekat atau beranda dengan atap untuk melindungi diri kamu dari derasnya hujan, angin kencang, dan petir yang bisa sangat berbahaya. Sebaiknya kamu menghindari berteduh di bawah pohon, karena pohon memiliki risiko untuk tumbang jika hujan deras disertai angin dan pohon tersebut nggak bisa menahan anginnya.

Advertisement

Selain itu kamu juga memiliki risiko untuk tersambar petir jika berteduh di bawah pohon atau ruang terbuka. Risiko tersambar petir ini tambah berbahaya jika kamu sedang berada di tanah lapang karena kamu jadi objek tertinggi alias sasaran paling utama dari sambaran petir. Makanya, jika terjebak di situasi itu, kamu wajib bergegas masuk ke dalam ruangan. Jika tidak memungkinkan mencari bangunan terdekat, lindungi diri dengan posisi jongkok dan merendahkan kepala.

Mini market adalah tempat berteduh terbaik di saat kamu kehujanan di jalan lo

Mini market bisa jadi tempat neduh yang lengkap dan nyaman! | Credit: Arga Aditya via unsplash.com

Dengan menjamurnya mini market kamu bisa menjadikan tempat ini sebagai pilihan tempat berteduh! Mini market adalah tempat berteduh dengan fasilitas yang lengkap, cocok buat nunggu hujan yang durasinya nggak ketebak. Terkadang sebentar, kadang bisa lama banget. Kamu bisa memanfaatkan sarana yang ada di tempat ini.

Dengan berteduh di mini market kamu nggak perlu khawatir akan apapun, karena kamu bisa beli makanan dan minuman sebagai camilan untuk menunggu hujan. Selain itu di mini market juga biasanya terdapat mesin ATM jika kamu ingin jajan dan nggak punya uang cash. Belum lagi, kebanyakan mini market sekarang meyediakan tempat duduk di beranda yang dapat kamu pakai secara gratis.

Perhatikan aturan 30/30 untuk tahu seberapa besar risiko sambaran petir ketika hujan deras. Jika petir menggelegar kurang dari 30 detik setelah kilat terlihat, itu berarti kamu ada di zona bahaya

Ancaman bahaya itu berlangsung selama 30 menit sejak petir terdengar | Photo by Ludvig Hedenborg via www.pexels.com

Aturan 30/30 ini penting banget untuk diingat ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, kilat, dan petir. Terutama ketika muncul cahaya kilat di tengah-tengah hujan deras, biasakanlah menghitung mundur sampai terdengar petir untuk mengetahui jauh-dekatnya ancaman petir tersebut. Jika petir terdengar lebih dari 30 detik setelah kilat terlihat, itu berarti kamu berada di area yang cukup aman dari risiko sambaran petir. Namun jika petir sudah menggelegar kurang dari 30 detik kemudian, segeralah berlindung menurut anjuran di poin-poin sebelumnya.

Aturan 30/30 ini juga berlaku ketika kamu sedang di dalam ruangan lo. Ketika terdengar gelegar petir yang cukup dekat, kamu perlu berhati-hati dengan menjauhi jendela atau tembok, mematikan alat elektronik dengan kabel, serta pipa air karena semua itu konduktor listrik. Ancaman ini berlangsung selama 30 menit setelah petir terdengar.

Untuk yang menggunakan sepeda motor, ada baiknya menepi dan menunggu hujan reda jika deras, tapi kalau memungkinkan jangan berteduh di bawah kolong jembatan layang atau di halte ya

Kalau nggak biasa naik motor saat hujan, mending berteduh | Credit: Hoàng Anh Vũ via pixabay.com

Buat SoHip yang bikers dan bukan orang yang suka mengemudi sambil memakai jas hujan, berteduh adalah salah satu pilihan yang bisa menjamin kamu tetap kering. Seperti para pejalan kaki, carilah bangunan atau beranda dengan atap yang memungkinkan kamu untuk berteduh. Nggak usah sekalian sama motornya, yang penting kamunya kering. Tapi usahakan untuk tidak berteduh di bawah flyover atau jembatan penyebrangan. Berteduh di bawah flyover bisa menyebabkan kepadatan, menimbulkan kekacauan lalu lintas dan dilarang oleh undang-undang lalu lintas.

Hal tersebut diatur dalam UU No. 22 tahun 2009 tentang Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 104 dan 106 ayat 4. Pasal tersebut memperbolehkan polisi untuk menegur pengendara yang berhenti sembarangan dan dinilai menimbulkan kemacetan, tapi kalau hanya berhenti sesaat untuk memakai jas hujan, nggak apa-apa kok! Peraturan ini juga berlaku untuk para pengendara motor yang berteduh di halte juga ya!

Untuk pemotor yang berkacamata, jika hujan, berhentilah, jangan memaksa untuk menerobos, air hujan bisa mengotori kacamata kalian dan membuat kalian nggak bisa melihat jalanan dengan baik

Kira-kira seperti ini pandangan pemotor berkacamata ketika hujan | Credit: Alexandre Guimont via unsplash.com

Hujan adalah berita buruk untuk para pengendara motor yang menggunakan kacamata. Masalahnya air hujan bisa menutup pandangan yang sudah buram dan menyebabkan kecelakaan. Kamu nggak akan bisa melihat dengan jelas jalanan atau pengendara lain di sekitar kamu karena air hujan akan memenpel dan membasahi lensa kacamata yang kamu gunakan.

Meskipun kamu punya jas hujan, ada baiknya kamu berhenti dan berteduh agar lebih aman. Jika ingin menerobos hujan pastikan kamu ada di jalur kiri dan jangan pernah ngebut jika kamu berkacamata. Karena hal tersebut sama saja dengan mengemudi dengan mata tertutup!

Buat pengemudi mobil, kalau sedang hujan jangan pelit AC, nyalakan AC mobil kamu untuk mencegah terjadinya embun pada kaca mobil yang bisa menghalangi pandangan kamu

Berkendara dengan kaca yang berembun itu berbahaya lho! | Credit: Charlie Deets via unsplash.com

Pengendara mobil adalah kaum yang paling minim kebasahan kalau sedang hujan, kecuali mobil mereka bocor, hehehe. Tetapi jika kamu sedang mengendarai mobil dan terjadi hujan lebat, ada baiknya kamu menyalakan AC mobil kamu dengan lebih kencang, untuk menghindari perbedaan suhu yang terlalu jauh atara dalam dan luar mobil.

Jika kondisi di dalam mobil lebih panas dari pada udara di luar mobil, maka kaca yang ada di mobil akan tertutup oleh uap air karena suhu yang lebih panas dan lembap. Hal ini bisa berbaya jika kamu sedang berjalan di jalan tol atau jalan lintas daerah, kurangnya pengelihatan pengendara karena hujan ditambah dengan embun yang menutupi kaca bisa menjadi sumber kecelakaan lho!

Kondisi paling ideal untuk berlindung dan sekaligus menikmati hujan deras adalah di kasur. Tariklah selimut kamu dan kembalilah berguling-guling, hehehehe

Hujan pagi hari emang paling menggoda buat tidur lagi!| Credit: Danielle Dolson via unsplash.com

Hujan dan udara pagi adalah mimpi buruk untuk semua orang, apalagi jika kamu sedang melakukan WFH. Udara yang jadi lebih dingin pastinya membuat kamu ingin menarik selimut dan melanjutkan tidur. Buat teman-teman yang WFH, sebenarnya sah-sah aja sih untuk lanjut tidur, asal pekerjaan kamu beres sesuai target ya. Sedangkan untuk SoHip yang masih kuliah atau sekolah, jangan malas meskipun berat, hehe.

Oh iya, bersantai juga menjadi salah satu kesempatan yang bias kamu lakukan sembari menikmati hujan di rumah. Mungkin kamu bisa menyeruput segelas teh atau kopi hangat dan gorengan sambil mencium aroma hujan dan tanah yang basah.

Nah SoHip, itulah beberapa tips berteduh yang bisa kamu lakukan untuk menghindari kebasahaan saat hujan. Nah kira-kira kamu punya tambahan lagi nggak nih?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

What is bravery, without a dash of recklessness?

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE