7 Tips Olahraga Saat Puasa, Nggak Ngoyo Tapi Bikin Badan Tetap Bugar

olahraga saat puasa

Daya tahan tubuh yang kuat sangat dibutuhkan selama menjalani ibadah puasa. Selain menjaga pola makan yang sehat, olahraga yang teratur juga memiliki peran penting dalam aktivitas harianmu. Namun, mungkin sebagian orang saat puasa masih menjadikannya sebagai hambatan untuk melakukan olahraga, bahkan ada yang beranggapan kalau puasa tak perlu lagi untuk workout, toh kalorinya sudah defisit sendiri?

Advertisement

Sebenarnya pernyataan tersebut keliru ya, memang puasa bisa menjadi metode paling sehat mengontrol nafsu makan, tetapi jika pola makanmu berlebihan ketika berbuka atau sahur hasilnya akan sama saja. Maka dari itu, olahraga tetap diperlukan saat puasa untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan juga menjaga berat badan yang sudah ideal bertahan lebih lama alias stabil.

Melakukan olahraga saat puasa pun tak boleh sembarangan, kamu harus mempertimbangkan berbagai tips supaya olahraga yang dilakukan tak berakhir sia-sia. Nah berikut ini Hipwee punya informasinya, yuk simak!

1. Harus tahu tujuan utamamu untuk olahraga, realistis perlu jangan sampai tubuh tambah dehidrasi atau bikin gula darah semakin rendah

Manfat olahraga saat puasa | Credit: jacoblund via www.istockphoto.com

Setiap orang memiliki tujuan berbeda, ada yang olahraga untuk menurunkan berat badan, ada pula yang pengin detoksifikasi tubuh tetap lancar. Dari banyaknya faktor yang kamu inginkan tersebut memang tak ada salahnya, ya. Namun, jangan sampai olahraga dilakukan dengan intensitas yang tinggi atau berat.

Advertisement

Ingat, ketika berpuasa tubuh akan mudah dehidrasi dan gula darah menurun akibat tak ada asupan selama ber jam-jam. Dengan memforsir olahraga berlebihan, justru berbahaya bagi tubuh dan bisa memicu permasalahan lain.

Meski begitu, karena olahraga bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tubuh, maka latihan seringan apa pun sebetulnya akan berdampak positif bagi tubuh. Dampak positif itu akan datang selama polanya terprogram dan dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu.

2. Perhatikan waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa. Setidaknya ada 3 kriteria, yaitu sebelum atau sesudah sahur dan setelah melaksanakan ibadah salat tarawih

Advertisement
olahraga saat puasa

Tips olahraga saat puasa | Credit: Harry Gillen via unsplash.com

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan ialah waktu olahraga saat puasa. Jangan paksaan diri untuk workout saat tubuh merasa lapar. Pastikan berolahraga ketika energi yang kamu miliki cukup untuk digunakan. Sebelum dan sesudah sahur merupakan waktu terbaik untuk olahraga. Hal ini karena tubuh telah menerima energi  dari asupan makanan dan minuman sehingga kamu pun tak merasa letih untuk menggerakkan badan.

Selanjutnya setelah melaksanakan salat tarawih. Mengapa hal tersebut jadi waktu yang tepat? sebab setelah berbuka makanan harus dicerna terlebih dahulu oleh tubuh supaya tak menganggu pencernaan. Waktu ini sangat pas sehingga tak menimbulkan nyeri pada perut. Kamu bisa melakukan olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang tanpa perlu khawatir, termasuk olahraga untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot.

3. Kenali durasi yang tepat untuk lakukan olahraga saat puasa dan buat jadwal khususnya. Misal paling sedikit 3 kali dalam satu minggu

Atur jadwal olahraga rutin | Credit: Luke Chesser via unsplash.com

30-45 menit adalah waktu yang disarankan untuk melakukan olahraga saat puasa, dengan catatan tetap memerhatikan kondisi ketahanan tubuh. Kamu bisa pilih waktu olahraga yang tidak menggangu aktivitas harian. Buatlah jadwal mingguan, misal memilih waktu di hari Senin, Rabu dan Jumat ataupun di akhir pekan tak menjadi masalah.

Selanjutnya jangan terapkan 100 persen intensitas olahraga seperti yang kamu rutin lakukan sebelum puasa, kurangi sekitar 30-50 persen supaya tubuhmu bisa beradaptasi dengan kondisi yang baru.

4. Pilihlah jenis olahraga yang instensitasnya ringan. Bisa dengan jalan santai, jogging, yoga hingga bersepeda

Photo by Alexy Almond from Pexels

Jogging selama 20-30 menit bisa dijadikan pilihan. Lakukan dengan ritme yang santai dan ringan. Selain olahraga ini kamu bisa mencoba jalan cepat 30 menit untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh saat berpuasa. Bersepeda sebelum azan Maghrib bisa dilakukan sekaligus ngabuburit, cukup 30 menit dengan berkeliling di area perumahanmu.

Selain tak perlu keluar rumah, yoga bisa jadi alternatif bagi yang tak ingin kepanasan. Kamu bisa beryoga sambil menunggu waktu berbuka puasa di rumah. Persiapkan diri untuk melakukan gerakan-gerakan yang tak terlalu menguras tenaga, ya.

5. Perhatikan makanan dan asupan cairan dalam tubuh. Sebisa mungkin penuhi gizi dan nutrisi saat sahur maupun berbuka

tips olahraga saat puasa

Konsumsi makanan yang bergizi | Credit: Louis Hansel via unsplash.com

Asupan makanan sangat penting supaya tubuh kuat selama berpuasa dan tetap bugar untuk olahraga. Saat sahur, baiknya konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, ubi, kentang, jagung, talas dan sebagainya. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan protein, bisa konsumsi ikan, daging, tempe, telur dan lainnya.

Selain itu, perhatikan asupan cairan supaya tubuh tetap terhidrasi. Minum air putih yang cukup setelah berbuka atau sebelum imsak. Kamu juga bisa minum air mineral sebelum tidur sebanyak 1-2 gelas. Selain air putih, olahan jus juga bisa dipilih untuk menambah serat pada tubuh.

6. Olahraga akan maksimal dilakukan jika waktu istirahat cukup. Maka, atur waktu tidurmu, jangan justru begadang terus menerus

Tidur yang cukup aga kondisi tetap bugar | Credit: Shane via unsplash.com

Manfaat olahraga saat puasa akan terlihat jika kinerja organ di dalam tubuh baik. Salah satu caranya, dengan memerhatikan kualitas tidur. Pasalnya untuk menjaga tubuh tetap prima saat bulan Ramadan, kamu tak boleh merasa letih akibat kurang tidur. Orang dewasa memerlukan waktu sekitar 7-9 jam per hari. Tidur siang kadang diperlukan untuk mempertahankan kondisi tetap sehat.

7. Konsisten dalam rutinitas olahraga maupun pola hidup sehat yang tengah dijalani. Ingat olahraga tetap penting, tapi jangan sampai terlalu letih hingga ganggu kesehatan

Lakukan olahraga secara konsisten | Credit: Bruno Nascimento via unsplash.com

Meski tak mudah dilakukan, kamu tetap perlu konsisten menjalaninya. Jangan sampai olahraga tak dibarengi dengan pola makan yang sehat sehingga hasil yang didapat hanya lelah saja. Beberapa hal ini bisa menjadi referensimu ketika olahraga saat puasa, yakni kurangi beban, kurangi repitisi, tambahkan waktu istirahat dan pilih opsi latihan yang paling mudah dan ringan.

Itulah 7 tips olahraga saat puasa yang bisa kamu praktikkan langsung. Kondisi tubuh tentunya tak akan sama seperti biasanya, untuk itu dibutuhkan langkah yang aman supaya olahraga yang dilakukan tak menganggu ibadah puasamu di bulan Ramadan. Semoga informasinya bermaanfaat ya, semangat!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE