Jika ke Labuan Bajo, biasanya kita cuma fokus pada Pulau Padar dan Pulau Komodo. Padahal ada banyak sekali pulau yang keren banget di Taman Nasional Komodo, nggak cuman 2 pulau itu saja. Ada Pulau Kanawa, Pulau Kelor, Pulau Rinca, Gili Lawa (atau Gili Laba) dan pulau-pulau lainnya. Namun sayangnya tak semua turis pernah singgah ke sana. Sebabnya butuh trip 3 hari 2 malam untuk menginap di pulau tersebut.

Ada beberapa kelebihan Gili Lawa dibanding dengan pulau-pulau lainnya. Meskipun lokasinya agak jauh namun kamu bisa menyaksikan 2 momen pergantian hari di sini, yakni matahari terbit dan matahari terbenam. Keren banget ‘kan? Ya udah yuk kita kepoin aja Gili Lawa ini.

Liburan ke Labuan Bajo memang berbeda dengan tempat lainnya. Kamu harus berlayar dan tinggal di kapal berhari-hari

Advertisement

Jika kamu sudah membaca panduan liburan ke Labuan Bajo di artikel ini, berarti kamu sudah tahu prinsip utama berlibur di sana yakni sailing trip. Yap, kamu harus tinggal di kapal sesuai program trip kamu, mulai one day trip, 2 hari 1 malam, 3 hari 2 malam hingga 4 hari 3 malam. Normalnya maksimal 4 hari sih. Jarang banget ada yang lebih lama dari 4 hari sailing trip.

Jika kamu ikut program minimal 3 hari 2 malam, kamu bisa datang ke Gili Lawa untuk menginap di teluknya. Spesialnya, kamu bisa menikmati senja di bagian pulau sebelah barat dan bisa menyaksikan mentari terbit di bagian timur keesokan pagi.

Untuk naik ke pulau ini memang agak capek sih. Terutama bagian pulau untuk menikmati sunrise

spot menikmati sunrise via www.instagram.com

Advertisement

Dikarenakan kontur pulau ini yang berbukit-bukit, kamu harus berjuang ekstra untuk menemukan spot terbaik menikmati pergantian matahari. Jika trek ke spot menikmati sunset relatif mudah, tidak demikian dengan terjalnya trek untuk mendaki bukit spot sunrise. Ketika subuh, sudah banyak turis yang mendaki dengan membawa headlamp. Butuh waktu kurang lebih 1 jam dari kapal sampai puncak bukit. Tapi kamu akan puas dengan pemandangan indah saat mentari hangat menyapa.

Beginilah view favorit di bukit Gili Lawa yang biasa didaki di pagi hari. Kamu nggak pengen foto di sini?

gili lawa darat via www.instagram.com

Hembusan angin yang semilir, cahaya yang berpendar kekuningan yang terasa hangat, serta paduan hijaunya perbukitan Gili Lawa dengan birunya lautan, membuat spot ini jadi titik terbaik menikmati pagi di Taman Nasional Komodo. Kalau sudah di sana, males turun lagi saking bagusnya panorama yang tampak di mata dan lensa. Matahari yang beranjak tinggi sajalah yang mampu membuatmu ingin kembali ke kapal.

Jika sudah puas, kamu bisa turun lewat jalur memutar namun landai. Bisa sih kamu naik trek yang kamu lalui saat naik, namun bisa lecet-lecet kayanya. Hehehe. Lebih baik jalur memutar saja asal aman dan nyaman. Kalau sudah kembali ke kapal, biasanya kapal akan segera kembali ke Labuan Bajo setelah ke Pulau Kanawa terlebih dahulu.

Sudah ke sana belum? Kalau belum segera agendakan tahun ini ya mampir ke Gili Lawa. Hehehe.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya