Nabila: Eh Vit kamu gak jadi pergi ke Myanmar bulan depan?

Vita: Enggak ah, takut habis teman-teman gak jadi pergi

Nabila: Yaelah masa gitu saja takut sih…

Pembicaraan standar kayak di atas mungkin sudah biasa kamu dengar di telinga. Bukan cuma teman kamu, bahkan mungkin kamu sendiri pernah juga membatalkan rencana perjalanan karena alasan tidak adanya teman ngetrip. Padahal ada banyak banget keuntungan dari solo traveling.

Advertisement

Nah buat kamu yang masih sering gagal menaklukan rasa takut jalan-jalan sendirian, dalam artikel ini Hipwee bakal beberkan 8 alasan mengapa kamu harus segera melawan kebimbangan yang satu ini:

1. Mereka yang khatam merancang perjalanan akan piawai pula membuat rencana kehidupan. Bukankah skill seperti ini kamu butuhkan di masa mendatang?

melatih membuat rencana hidup via grettafitzpatrick.com

Jika biasanya kamu membuat itenerary bersama teman perjalanan, saat traveling seorang diri kamu harus melakukannya tanpa bantuan orang lain. Di sinilah kemampuan manajemenmu sebagai individu akan terasah. Mulai dari menentukan destinasi, rute perjalanan, sampai dengan akomodasi dan transportasi dibuat oleh kamu sendiri.

Tanpa disadari seseorang yang terbiasa mendesain perjalanannya akan lebih mudah melakukan perencanaan dalam hidup. Kemampuan tersebut secara perlahan diasah dari satu petualangan ke petualangan lainnya. Karena itu, terus memelihara rasa takut menjalani petualangan solo hanya akan menghambatmu mempertajam skill yang satu ini

2. Keberanianmu mengambil resiko dilatih sepenuhnya saat melakukan pelesiran seorang diri. Dengan modal ini, kamu akan tumbuh jadi pribadi yang tangguh dan pemberani

jadi pribadi tangguh via www.pinterest.com

Advertisement

Biasanya orang yang berani berkeliaran di jalan tanpa teman adalah pribadi tangguh yang ogah tinggal di zona nyaman. Alih-alih tenggelam dalam ketakutannya, mereka justru pergi menantang rasa takut tersebut. Dalam kamus mereka, gak ada tuh istilah membatalkan liburan hanya karena takut kesasar atau ditipu orang.

Ya, mereka adalah pengambil resiko yang handal. Rasa gamang mereka tantang dan diubah jadi kekuatan demi mendapat pengalaman lebih berkesan. Bermental baja mungkin adalah sebutan yang paling pas menggambarkan mereka. Dengan segala keuntungan ini, kamu masih mau menunda pelesiran seorang diri?

3. Jalan sendirian membuka peluang mendapat teman baru menjadi lebih besar. Manfaatkan kesempatan ini memperluas jaringan perkenalan

memperluas jaringan pertemanan via www.elisawilliamsyoga.com

Meskipun memiliki kebaikannya sendiri, tidak dapat dipungkiri jalan-jalan bersama teman membuatmu kehilangan space untuk berbaur dengan orang lain. Diakui atau tidak, kamu pasti punya kecenderungan untuk mengobrol dan berinteraksi lebih banyak dengan teman satu tripmu.

Karena itu gak heran kalau kesempatan berkenalan dengan orang baru jadi lebih kecil. Hal berbeda akan terjadi jika kamu memutuskan jalan sendirian. Kamu yang “gak punya” teman jadi lebih terpacu untuk mencari teman baru. Di sinilah kesempatanmu memperluas jaringan pertemanan terbuka lebih lebar.

4. Vakansi tanpa teman membuatmu tidak hanya menjauhi tetapi meninggalkan zona nyaman seutuhnya. Inilah saat yang tepat menempa mentalmu menjadi lebih dewasa

jadi lebih dewasa via www.pinterest.com

Sebenarnya bervakansi bersama teman juga membuatmu menjauhi zona nyaman sehari-hari. Namun kalau kamu berani melakukannya seorang diri, itu adalah sebuah pertanda bahwa kamu benar-benar keluar darinya dan bukan hanya menjauh saja.

Karena sudah tidak ada lagi teman untuk bergantung, di sinilah kemampuan survival-mu diuji. Semua hal harus dipikirkan sendiri. Tidak ada lagi kesempatan bermanja-manja dan bergantung pada orang lain. Dengan berani melakukannya kamu dapat menjadi pribadi dewasa ke depannya.

5. Melancong sendirian membuatmu bebas menentukan tujuan. Kenikmatan ini tidak akan kamu rasakan saat traveling bersama teman

bebas menentukan tujuan via www.lifehack.org

Selama liburan sendirian silahkan hirup udara kebebasan sepuasnya. Karena kamulah satu-satunya ‘nahkoda’ dalam petualanganmu maka kamu bisa bebas menentukan acara. Mau bangun siang, pergi ke tempat-tempat tak biasa, atau sekadar santai di taman suatu kota boleh kamu lakukan tanpa perlu memikirkan kepentingan orang.

Ini adalah kenikmatan yang pantang dilewatkan. Kapan lagi kamu bisa melakukan berbagai hal sebebas-bebasnya kan?

6. Solo traveling akan membantumu mempertajam insting. Tidak hanya berguna saat berpetualang, insting juga berguna untukmu menyelesaikan berbagai masalah kehidupan

melatih insting via ohthepeopleyoumeet.com

Pada umumnya rasa takut yang kamu rasakan saat harus jalan sendirian disebabkan karena gak peka dalam mendeteksi keadaan sekitar. Kamu sulit membedakan mana orang yang berniat jahat dan yang sebenarnya baik. Akhirnya kamu jadi curiga dan takut sama banyak manusia di sekitarmu.

Jika hal ini terjadi itu berarti instingmu untuk mengenali hal-hal jahat di sekitar belum terasah. Padahal gak cuma saat jalan-jalan saja, instingmu itu juga akan berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi dalam hidup. Dengan insting ini kamu jadi lebih mudah mengenali niatan orang kepada dirimu.

7.  Tanpa sadar seringkali keseruan jalan bersama teman membuatmu melewatkan banyak hal penting yang terjadi di sekitar. Padahal bisa jadi ada banyak hal berharga yang terjadi di sana

melewatkan banyal hal seru via arounddeglobe.com

Mengobrol bersama teman seperjalanan memang mengasyikkan, tapi siapa tahu kalau karena keasyikannya tersebut kamu jadi melewatkan banyak hal menarik yang sebenarnya ada di sekitarmu. Kamu yang punya teman jadi gak aware sama lingkungan sekitar dan lebih memilih hanya berinteraksi dengan orang yang dikenal saja.

Misalnya karena terlalu asyik main sama teman, jadi melewatkan kesempatan mengobrol dengan teman satu hostel. Padahal siapa tahu kan kalau ternyata di sana ada travel fotografer terkenal yang pengalamannya pasti menarik banget untuk kamu dengar.

8. Traveler yang pergi sendiri punya peluang lebih besar mendapat gebetan di jalan. Kalau sudah begini masih takut pelesiran tanpa teman?

Salah satu kenikmatan jalan sendirian adalah kamu bisa dengan bebas bergerilya mencari pasangan. Berbeda dengan traveling bersama teman yang memberikan konsekuensi kamu kemana-mana sama dia, pergi seorang diri menambah pesar peluangmu bertemu dengan calon gebetan. Seseorang yang pelesiran tidak bersama teman juga biasanya lebih mudah mendapat kenalan daripada mereka yang pergi secara berkelompok.

Mulai sekarang kamu gak boleh lagi beralasan menunda pelesiran hanya karena alasan standar tidak adanya teman. Kepak barangmu sekarang juga dan temukan berbagai kejutan di setiap lekuk dunia yang kelak akan kamu tapaki.

Featured Image by: instagram.com

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya