Tahun 2017 ini bisa dibilang jadi tahun yang jadi kebangkitan pariwisata. Banyak destinasi wisata baru yang muncul, banyak wisatawan yang traveling ke banyak tempat, dan yang paling penting perputaran uang di sektor pariwisata kian meningkat. Kesimpulan, banyak dampak positif yang muncul dengan adanya traveling. Bagi traveler-nya sendiri tentu bahagia dan menyegarkan pikiran. Sementara bagi yang didatangi pun ikut senang karena mereka mendapat penghasilan dari menyewakan homestay/ hotelnya, menjual makanannya, atau jadi pemandu wisata.

Namun siapa sangka banyak pula masalah yang ditimbulkan dari aktivitas ini. Tak jarang traveler juga punya perilaku yang buruk bahkan memalukan. Selama tahun 2017 ini, Hipwee Travel setidaknya merangkum 7 perilaku buruk traveler yang membuat banyak pihak mengecamnya. Jangan kamu contoh di tahun depan ya.

Advertisement

Apa saja perilaku buruk traveler di tahun 2017, yuk simak sama-sama ulasannya.

Pertama, turis asal Amerika nekat berfoto telanjang di Wat Arun, Bangkok, di mana jadi tempat suci umat Buddha di Thailand. Mereka ditangkap polisi Thailand ketika hendak kembali ke negaranya

wat arun, bangkok via www.bangkok.com

Polisi menangkap dua turis Amerika yang bernama Joseph dan Travis di bandara Don Mueng, Bangkok. Mereka ditangkap karena berpose seronok dengan menunjukkan pantat mereka ketika mengunjungi Wat Arun di Bangkok pada akhir November lalu. Konyolnya lagi mereka mengunggahnya di Instagram. Mereka dibawa ke pengadilan dan harus membayar denda sebesar 5000 baht. Setelah itu mereka dilarang masuk kembali ke Thailand. Wat Arun adalah tempat sakral yang bernilai sejarah sangat tinggi. Berpose telanjang tentu dianggap melecehkan tempat ini dan warga Thailand.

Di Spanyol, bayi lumba-lumba harus mati karena dipaksa berfoto selfie oleh beberapa turis. Norak banget sih…

bayi lumba-lumba mati gara-gara diajak selfie via www.thisisinsider.com

Beberapa turis di sebuah pantai di Spanyol harus bertanggungjawab atas kematian bayi lumba-lumba pada Agustus lalu. Mereka diketahui mengajak hewan itu berselfie ria dan juga mengeluarkannya dari dalam air. Petugas penyelamatan datang dan bayi lumba-lumba tersebut sudah mati.

Satu keluarga di Inggris melakukan kesalahan konyol dengan meletakkan bayi mereka di artefak kuno yang menyebabkan benda bersejarah tersebut jatuh dan rusak…

artefak kuno before dan after via www.thisisinsider.com

Advertisement

Mungkin sebuah perilaku bodoh dan tidak masuk akal yang dilakukan keluarga ini. Saat berkunjung di Biara Prittlewell di luar London, keluarga ini menaruh anaknya di atas artefak kuno berupa peti mati yang terbuat dari batu dan pasir berusia 800 tahun hanya untuk foto-foto. Parahnya lagi, artefak ini terjatuh dan mengalami kerusakan. Tentu hal ini sangat melecehkan benda peninggalan sejarah.

Seorang pria di China melakukan tindakan brutal dengan menendangi batuan stalagnit hingga rusak. Sebuah perilaku memalukan yang sebaiknya mendapatkan hukuman

Turis di China ini melakukan tindakan bodoh dengan menendang stalagmit sepanjang 20 inch hingga patah. Sebuah perilaku yang sangat tidak terdidik, bagaimana bisa ia dengan mudahnya merusak formasi batuan yang membutuhkan waktu ribuan tahun untuk terbentuk alami?

Dari Indonesia, masih ingat kasus Sisspai? Traveler yang hits di Instagram ini ternyata berhutang dengan banyak orang dan digunakan untuk berlibur.

akun IG Sispai via www.instagram.com

Pada pertengahan tahun ini, dunia traveling Indonesia dihebohkan dengan kasus Sisspai. Sisspai ini suka jalan-jalan ke luar negeri dan feed Instagramnya yang sangat berkelas dengan foto-foto liburan ini ternyata punya masalah di balik itu semua. Dia meminjam uang ke banyak teman atau kenalannya dan ketiga ditagih ia menghilang. Eh taunya dia jalan-jalan dari hasil berhutang tersebut. Kini kasusnya sudah selesai, tapi setidaknya kita bisa belajar dari kasus ini. Bahwa tak selamanya yang kamu lihat di Instagram itu seperti keadaan yang sebenarnya.

Masih di Indonesia, masih ingatkah kamu sama ibu-ibu pejabat yang menampar petugas bandara di Manado karena nggak mau melepas jam tangan?

menampar petugas bandara via www.hipwee.com

Fenomena pejabat yang sombong sudah jadi hal yang biasa di Indonesia. Salah satunya, Joice Onsay Warouw, salah seorang istri pejabat yang menampar petugas bandara di Manado hanya gara-gara enggan melepas jam tangan saat diperiksa. Kamu bisa baca kronologisnya di artikel ini. Sontak hal ini menyebabkan kemarahan warganet dan mengecam perilaku sewenang-wenang wanita tersebut. Semoga jadi pelajaran buat kita semua ya.

Terakhir, kamu pasti masih ingat sama para pendaki ndeso yang berfoto dengan bunga edelweiss yang dipetik dari Gunung Rinjani ‘kan? Kabarnya mereka dijadikan duta edelweiss lho…

pendaki ndeso via www.facebook.com

Para pendaki alay ini mungkin belum lama bisa naik gunung. Pasalnya, mereka tak paham tentang aturan dasar di gunung kalau tidak boleh mengambil atau memetik bunga sembarangan, apalagi edelweiss. Dengan bangganya mereka justru memetik edelweiss dan mempostingnya di sosial media. Alhasil, mereka pun tercyduk dan mendapatkan hukuman dari Taman Nasional Gunung Rinjani. Kabarnya sih mau dijadikan duta edelweiss juga. Hehehe.

Semoga di tahun 2018, Hipwee nggak bikin artikel lagi tentang perilaku buruk traveler ya. Mudah-mudahan sih udah nggak ada, jadi nggak perlu dibikin artikel. Hehehe. Jangan dicontoh ya perilakunya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya