Apa sih yang pertama kali kamu ucapkan ketika temanmu berbicara soal Pacitan? Sebuah kabupaten kecil yang hanya memiliki 12 kecamatan ini memang seolah di pandang sebelah mata oleh para traveler. Apalagi, kota kelahiran mantan presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini seperti terisolasi bagi orang-orang yang ingin menghabiskan masa liburannya. Padahal, Kabupaten Pacitan ini terkenal dengan sebutan Kota 1000 Goa loh!

Tapi, kali ini Hipwee Travel nggak akan bahas 1000 goa yang ada di Pacitan. Ada yang lebih unik dari kabupaten seluas kurang lebih 140.000 hektar ini. Karena letak geografisnya yang berada di pesisir, inilah destinasi wisata bahari paling cantik di Pacitan!

Menikmati bisik seruling alam di Pantai Klayar, menikmati suasana pantai alami yang masih segar~

Mancuuuur~ via www.instagram.com

Ini dia destinasi wisata Pacitan yang paling terkenal. Rasanya kurang afdol kalau kamu ke Pacitan tanpa mampir ke pantai ini. Di sini, kamu bisa menikmati sebuah ‘seruling’ alam yang lahir dari batu karang bercelah yang bersiul setiap dihantam deburan ombak. Rasanya nikmat sekali berjemur di atas hamparan pasir putih sembari mengulum suara seruling alam yang sangat syahdu~

Surga yang telah terungkap di sudut Pacitan. Pantai Srau yang masih begitu menawan meski sudah marak dikunjungi wisatawan

Srau~ via jejakku.co

Advertisement

Pantai ini terletak di Desa Desa Candi, Kecamatan Pringkuku atau sekitar 25 km dari Pacitan. Surga kecil dari Pacitan ini sudah cukup marak diketahui orang. Tapi tenang, pantai ini masih sangat asyik untuk dikunjungi. Sebab, pantai ini menyuguhkan tiga spot yang aduhai! Pertama, kamu bisa menikmati golden sunrise dari bagian timur pantai. Menikmati hamparan pasir putih dan ombak laut nan megah, duduklah di tengah pantai. Sementara untuk sunset, kamu cukup pergi ke bagian barat pantai ini. Perfecto!

Pengin menikmati ikan bakar di bibir pantai? Atau menjajal ombak dengan berselancar? Berarti Pantai Watu Karung adalah tujuanmu

Terletak di daerah Pringkukung, pantai ini nggak punya kemudahan bagi kamu yang ingin mengunjunginya. Sama halnya dengan pantai Buyutan, kamu butuh kerja keras untuk ke sini. Meski begitu, jerih payahmu akan terbayar lunas setelah sampai di bibir pantai. Hamparan pasir putih yang mengilau, air laut yang kehijauan, dan pepohonan rindang yang menyejukkan. Kamu juga bisa menikmati ikan bakar hasil tangkapan para nelayan setempat. Selain itu, di sinilah surganya para surfer di PacitanOmbak pantai ini cukup menantang loh. Ntap!

Pantai Banyu Tibo dan kesaksian air terjun di bibir pantai. Bertemunya air tawar dengan air laut di pesisir selatan Pacitan

Lucu, ‘kan? via jalankemana.com

Pantai Banyu Tibo ini merupakan salah satu pantai baru yang masih asri. Yang lebih mengagumkan lagi, di pantai ini terdapat sebuah air terjun yang langsung jatuh di bibir pantai. Keunikan inilah yang membuat pantai yang terletak di Desa Widoro, Donorojo ini disebut Pantai Banyu Tibo (dalam bahasa Jawa, air jatuh). Selain itu, pemandangan di sekitar jelas menjadi nilai tambah yang mempercantik pantai di pesisir selatan Pacitan ini.

Tempat paling asyik menikmati senja dengan berkemah, datanglah ke Pantai Buyutan. Butuh pengorbanan untuk menuju surga kecil ini di Pacitan

Sunset~ via photobucket.com

Hanya di Pantai Buyutan inilah kamu dapat menikmati sunset dengan spot paling asyik di Pacitan. Tapi, kamu butuh pengorbanan yang nggak biasa untuk bisa sampai di sini. Karena pantai ini berada di balik pegunungan yang menjadi habitat para monyet. Tapi tenang, kawanan monyet ini nggak pernah mengganggu kok. Ya, asal kamu nggak ganggu mereka juga! Nah, di pantai ini juga terdapat camping ground dengan sumber air tawarnya. Kurang asyik apa coba, abis mandi di laut, langsung pulang ke tenda, sambil main gitar, dan ngobrol haha-hihi sama teman-teman!

Jangan harap dapat tiduran di pasir putih nan asri. Pantai Pidakan akan menyambutmu dengan hamparan kerikil yang bikin geli~

Hamparan kerikil~ via www.instagram.com

Mungkin kamu akan terheran-heran ketika kali pertama menginjakkan kaki di pantai ini. Sorry, kalau kamu mencari hamparan pasir putih nan cantik di pantai yang terletak di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan ini. Di sini, kamu hanya akan menemui hamparan batu-batu kecil yang menutupi hampir seluruh pesisir pantai. Dari sinilah pantai ini diberi nama Pantai Pidakan. Hamparan batu kecil atau kerikil ini jugalah yang mempercantik nuansa pantai.

Mengunjungi konservasi penyu dan terbang dalam flying fox. Kunjungilah Pantai Taman!

Flying~ via www.instagram.com

Pantai yang satu ini berada di sebelah barat Pantai Kunir, lebih tepatnya di Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan. Pantai ini memiliki bibir pantai yang begitu panjang dengan ombak yang cukup besar. Nah, yang menarik dari pantai ini bukan hanya bermain-main di pasir pantai dengan sebuah kelapa hijau muda di tangan kanan, sementara tangan kiri menggenggam ponsel untuk berfoto. Melainkan sebuah permainan yang perlu kamu coba! Adalah flying fox, yang konon katanya menjadi flying fox terpanjang yang ada di Indonesia. Selain itu, di sini juga terdapat penangkaran atau konservasi penyu terbesar di Pacitan. Menarik nggak tuh?

Pantai Kunir, sebuah pantai dengan muara sungai berair tenang yang dikelilingi pepohonan. Siapa sih yang bisa menolak berenang di sini?

Pantai ini terletak di Desa Pager Kidul, Kecamatan Sudimoro. Ya, kalau kamu kesusahan mencarinya, tanya saja sama penduduk sekitar. Sebab, pantai ini masih cukup ‘suci’ alias belum ramai pengunjung. Ya, karena tempatnya yang nyempil. Nah, yang unik dari pantai ini adalah adanya sebuah sungai yang bermuara ke bibir pantai, dan di muara ini ditumbuhi oleh pepohonan semacam hutan yang cukup lebat dengan air yang sangat tenang dan jernih. Nggak ayal, banyak dari pengunjung yang berenang di sekitar sini. Selain itu, ada juga sebuah tanah lapang dengan rumput hijau layaknya lapangan sepakbola. Dan nggak jarang para pengunjung mendirikan tenda di sini.

Berbicara soal sungai, Sungai Maron di Pacitan ini juga layak buat kamu kunjungi! Sungai berair tenang nan asri~

Jangan salah, Pacitan juga punya sungai seperti Cigenter, Ujung Kulon loh! Malah, jauh lebih adem dan asri. Inilah sungai yang biasa digunakan masyarakat setempat, khususnya Desa Dersono dan Desa Sendang. Karena sungai air tawar ini sangat jernih dan merupakan habitat ikan air tawar. Di sini kamu bisa menyusuri sungai dengan sebuah sampan kecil dengan pemandangan kanan-kiri, depan-belakang, dan atas-bawah yang menawan! Bahkan, setiap tahunnya, penduduk setempat mengadakan lomba dayung yang bisa kamu dan siapapun juga untuk mengikutinya. Tertarik?

Nah, itulah beberapa pantai terbaik dari seluruh pantai yang terlimpahkan di Pacitan. Masih ragu akan keindahan Kabupaten Pacitan? Mampirlah ke sini kalau kamu penasaran!