Buat kamu yang suka naik pesawat, mungkin pernah mengalami tas atau koper yang masuk bagasi mengalami kerusakan, baik minor ataupun besar. Memang tak semua mengalami, tapi kejadian koper rusak maupun dibobol ini sudah banyak banget ternyata kasusnya. Mulai dari tas yang terlihat nggak rapi sampai koper yang telah dibobol kuncinya. Usut punya usut, ternyata ada oknum ground handling yang melakukan perusakan bahkan pencurian barang di dalam bagasi. Duh, bahaya banget ya. Memang sih itu hanya oknum, tapi maskapai pun pasti akan terkena imbasnya.

Contoh paling sahih adalah kejadian yang baru saja menimpa Air Asia. Tony Fernandes, Bos Air Asia ini memposting ulang video yang menunjukkan petugas ground handling membanting-banting koper dan tas berisi sepeda di Facebook. Waduh, seperti apa isi videonya? Yuk simak aja deh ulasan Hipwee Travel berikut.

Video yang diunggah Tony Fernandes, Bos Air Asia ini menunjukkan bahwa petugas ground handling melempar koper dan tas seenaknya sendiri

Advertisement

From an Airasia flight. We now have a joint venture Ground handling company called GTR. But We take full responsibility. After meeting all my ramp boys and girls I’m really disappointed. Riad Asmat our CEO is in charge ,himself a cyclist will be in touch and make sure no damage. And will make a statement to reassure all cyclists. We are a company that if we make a mistake we stand up and take the heat. We will get better. Apologises.

Posted by Tony Fernandes on Wednesday, March 21, 2018

Dalam video berdurasi 27 detik ini tampak dua orang petugas sedang memindahkan tas dan koper dari pesawat ke dalam kendaraan yang membawanya ke pengambilan bagasi. Tampak petugas tersebut melempar dengan sembarangan koper dan 2 tas yang ternyata berisi sepeda. Cara petugas yang seakan membanting tas dan koper tersebut tentu jadi kabar buruk untuk penumpang pesawat Air Asia tersebut. Ada satu penumpang yang sampai berteriak ‘Oh My God’ setelah melihat betapa seenaknya petugas melempar tas dan koper. Bos Air Asia pun meminta maaf secara langsung di media sosial Facebook sembari menautkan video tersebut. Ternyata video itu adalah milik Patricia Lim Poh Kam yang berasal dari Malaysia.

Bos Air Asia minta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali. Salut Bos!

tony fernandes via outoftownblog.com

Advertisement

From an Airasia flight. We now have a joint venture Ground handling company called GTR. But We take full responsibility. After meeting all my ramp boys and girls I’m really disappointed. Riad Asmat our CEO is in charge, himself a cyclist will be in touch and make sure no damage. And will make a statement to reassure all cyclists. We are a company that if we make a mistake we stand up and take the heat. We will get better. Apologises.

Tony Fernandes meminta maaf atas kejadian ini dan ia berjanji akan memperbaiki kesalahan tersebut. Tony menjelaskan bahwa AirAsia bekerjasama dengan perusahaan rekanan untuk ground handling, yaitu Ground Team Red Sdn Bhd (GTR). Petugasnya pun dari perusahaan rekanan tersebut. Akan tetapi, Tony akan bertanggung jawab atas adanya kejadian yang tidak menyenangkan tersebut. Ke depannya, Air Asia berjanji kejadian ini tidak terulang lagi, terutama terhadap barang seperti sepeda.

Lewat Facebook, Riad Asmat selaku CEO Digital, Transformation, Corporate Services AirAsia meminta maaf dan akan bertanggung jawab serta memastikan bahwa sepeda yang dimasukkan ke bagasi akan tetap aman

We are sorry. Bikes are for riding, not throwing. Here's our CEO's promise to you.

We are sorry. Bikes are for riding, not throwing. Here's our CEO's promise to you.

Posted by AirAsia on Thursday, March 22, 2018

Seperti disebutkan dalam video, Riad Asmat meminta maaf kepada penumpang dan mengaku akan mengambil tindakan serius perihal kejadian petugas yang melempar barang-barang penumpang dengan sembarangan. Ia juga berjanji, perusahannya akan terus memperbaiki diri agar hal seperti ini tidak terulang lagi. Ia menegaskan bahwa pesepeda tidak perlu takut membawa sepeda ke dalam bagasi.

“Kami akan mengambil tindakan, kami melihat ini sebagai hal serius terutama untuk melindungi para pelanggan. Atas kejadian ini, kami akan selalu memperbaiki diri,” papar Riad dalam video tersebut.

Semoga kejadian ini yang terakhir kalinya ya di Air Asia dan juga maskapai lainnya. Sudah banyak cerita seperti ini yang bikin orang was was menaruh barangnya di bagasi.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya