5 Jenis Tes Kesehatan Pranikah. Sadari Pentingnya Sebelum Menyesal di Kemudian Hari

jenis tes kesehatan pra nikah

Menikah itu persoalan yang cukup rumit. Menikah itu bukan hanya masalah persiapan mental dan finansial. Ada satu hal yang sering kali luput dari perhatian setiap anak manusia yang akan menuju pelaminan. Satu hal yang sebenarnya sangat penting tapi kerap diabaikan. Adalah tes kesehatan pranikah. Ini selalu diabaikan dan tak jarang sering kali dilupakan.

Nah, daripada nantinya kamu menyesal karena tidak sempat memeriksakan kesehatan kamu dan pasanganmu, ada baiknya kalian selalu upayakan untuk mengingat betapa pentingnya tes kesehatan pranikah. Dan, dirangkum dari berbagai sumber, inilah tes kesehatan yang sebenarnya wajib kamu lakukan sebelum menikah dari Hipwee Wedding!

ADVERTISEMENTS

Sebelum melakukan tes yang lebih kompleks, lakukanlah pemeriksaan darah perifer lengkap (DPL). Ini menyangkut golongan darah dan rhesus demi buah hatimu nanti

Hamdallah, bayinya sehat.

Hamdallah, bayinya sehat. via www.kidspot.com.au

Pemeriksaan DPL ini meliputi Hb, hematokrit, leukosit, trombis, eritrosit, dan laju endap darah (LED). Tes ini berlaku untuk kedua mempelai loh. Bagi wanita, tes DPL ini sangat penting, karena tes ini dapat mengetahui keadaan Hb-mu. Selain itu, cek darah juga dapat mengetahui kondisi kadar kolesterol tinggi yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Cek gula darah juga bisa mengetahui ancaman Diabetes Melitus, sebab DM ini bisa berkembang menjadi intoleransi glukosa yang sangat berbahaya bagi janinmu.

Cek darah juga bisa mengetahui rhesus darah kamu dan pasanganmu. Kalau rhesus darahmu (-) dan suamimu (+), bahaya bisa menyertai kehamilan keduamu nantinya. Di kehamilanmu yang kedua ini, bisa menyebabkan kematian janin dalam rahum, atau kalau pun berhasil lahir, buah hatimu akan mengalami bengkak hati, penyakit kuning, gagal jantung, dan anemia.

Setelah tes darah, kamu juga perlu melakukan urinalisis lengkap. Supaya dapat diketahui adakah ISK (Infeksi Saluran Kemih). ISK ini juga menyebabkan risiko besar bagi kandungan dan tubuhmu. Sebaiknya kamu periksakan dulu sebelum menyesal.

ADVERTISEMENTS

Selain masalah rhesus, cek darah juga bisa mendeteksi kondisi penyakit hereditas atau turunan dari orangtua

Pengobatan penyakit kuning pada bayi. Kasihan... :(

Pengobatan penyakit kuning pada bayi. Kasihan… 🙁 via www.youtube.com

Kalau ternyata Hb-mu rendah, bisa saja kamu mengidap Thalassemia. Penyakit ini bisa berpengaruh pada tumbuh kembang janin dan kesehatan tubuhmu ketika hamil nanti. Selain itu, Thalassemia ini juga merupakan penyakit genetik yang bisa saja menurun kepada anak-anakmu kelak. Selain itu, penyakit turunan yang lainnya adalah hemofillia dan SCD (Sickle Cell Disease).

ADVERTISEMENTS

Setelah melakukan pemeriksaan darah perifer lengkap, lanjutkanlah dengan tes TORCH. Kuncinya: upayakan untuk tidak terlalu intim dengan kucing peliharaanmu

Jangan keseringan main sama kucing. :(

Jangan keseringan main sama kucing. 🙁 via www.naturesaidpets.com

TORCH merupakan penyakit yang disebabkan parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV), dan virus Herpes yang biasanya ditularkan oleh kucing. Akibat dari beberapa virus ini adalah gangguan pada kehamilanmu kelak, seperti kesuburan kandungan, keguguran, buah hatimu yang lahir prematur, atau bahkan kelainan bawaan pada bayimu. Makanya, cobalah untuk jaga jarak dengan kucing peliharaanmu.

ADVERTISEMENTS

Periksalah kesehatan organ reproduksimu dan pasangan. Ini menyangkut kesuburan kalian berdua loh!

Periksa berkala~

Periksa berkala~ via www.ultrasoundschoolsinfo.com

Bagi kedua calon mempelai, tes kesehatan yang meliputi organ reproduksi ini sangat penting. Karena memang beberapa orang menyebut regenerasi adalah orientasi dari sebuah pernikahan. Itulah kenapa kamu wajib hukumnya untuk memeriksakan kesehatan organ reproduksimu.

Bagi mempelai wanita, tes ini meliputi pemeriksaan USG untuk mengetahui kondisi rahim saluran, saluran telur, dan indung telur. Setelah itu ada pula tes lanjutan meliputi HSG (Hysterosalpingogram) untuk mengetahui kondisi tuba fallopi atau buluh rahim (saluran penghubung antara ovarium dan rahim). Serta beberapa pemeriksaan mengenai hormone-hormon pendukung organ reproduksi.

Sementara untuk mempelai pria, tes ini dilakukan terhadap kondisi penis, skrotum, prostat, dan hormone FSH dalam produksi sperma. Penting!

ADVERTISEMENTS

Tes yang kadar pentingnya luar biasa. Pemeriksaan beberapa penyakit yang dapat menular

Say no to drugs!

Say no to drugs! via www.digitaltrends.com

Sebelum menikah, kamu dan pasanganmu wajib banget buat melakukan tes penyakit menular. Kasus yang kerap menjadi ancaman adalah HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C. Karena dua penyakit ini yang paling bahaya bagi masa depan kalian berdua dan anak-anak kalian. Sebab, nggak jarang, banyak pasangan muda saat ini yang terancam terkena HIV atau Hepatitis B dan C karena pergaulan yang terlalu bebas. Sialnya lagi, virus ini tidak menimbulkan gejala apapun pada penderitanya. Sebaiknya kamu melakukan pemeriksaan ini deh, daripada menyesal di kemudian hari.

Nah, bagaimana sekarang? Sangat penting, bukan, melakukan tes kesehatan sebelum menikah? Jangan sia-siakan waktumu untuk tidak melakukan tes kesehatan pranikah, sebelum akhirnya kamu menyesal di akhir hari.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Senois.